Kerusuhan

Kondisi Aceh Singkil Sudah Kondusif

Konfrontasi - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memastikan kondisi keamanan di Aceh Singkil, Aceh, telah kondusif pasca bentrok antarwarga Selasa pekan ini.

"(Kondisi) sudah cukup aman. Pasukan (yang berjaga) sudah ditambah dari TNI dan Brimob Polda Aceh. Saya harapkan bisa diselesaikan karena ada kesepakatan yang harus dibangun bersama," kata Badrodin di Jakarta, Jumat.

Kepala BIN Ungkap Kronologi Kerusuhan di Aceh Singkil

Konfrontasi - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso memaparkan penyebab terjadinya aksi massa di Aceh Singkil, Aceh, yang berujung pembakaran tempat ibadah, Selasa (13/10/2015) lalu.

Sutiyoso mengatakan, memang pembongkaran tempat ibadah tersebut sedang dalam proses. Yakni satu gereja dan undung-undung, rumah peribadatan berukuran kecil.

Intelijen, kata Sutiyoso, melalui Komite Intelijen Daerah sudah melakukan rapat dengan bupati setempat pada 12 Oktober 2015.

MUI: Ada yang Tidak Senang dengan Kerukunan Antarumat Beragama di Indonesia

KONFRONTASI-Majelis Ulama Indonesia menyatakan ada pihak yang tidak senang dengan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Hal ini merunut sejumlah konflik antarumat yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Menurut analisa kami ada saja orang yang tidak suka dengan kerukunan," ujar Ketua MUI Bidang Kerukunan Antarumat Beragama Yusnar Yusuf di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (14/10).

Cegah Bentrok Susulan di Aceh Singkil, Polisi Sekat Tiga Daerah

KONFRONTASI-Pasca terjadinya bentrok antar masyarakat di Aceh Singkil, Aceh, kemarin, kepolisian mulai meningkatkan pengamanan dengan memperketat penjagaan di wilayah perbatasan Aceh-Sumatera Utara guna mencegah bentrok terjadinya susulan .

Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengungkapkan, jajarannya mulai melakukan penyekatan di 3 daerah yakni, Tapanuli Tengah, Pakpak, dan Dairi. Hal tersebut Ini dilakukan untuk mencegah pergerakan kelompok dari 3 wilayah itu menuju Aceh Sangkil.

Rusuh Aceh Singkil: Ribuan warga Mengungsi ke Sumut

KONFRONTASI-Ribuan warga Aceh Singkil mengungsi ke Sumatera Utara setelah kerusuhan yang terjadi di wilayah tersebut yang diikuti pembakaran rumah ibadah. Berdasarkan data yang diperoleh, sekira 1.900 warga berduyun-duyun mencari tempat yang aman lantaran trauma dengan peristiwa tersebut. Terlebih ada satu korban tewas karena peristiwa itu.

Aceh Singkil Mencekam, Rumah Ibadah Dibakar

KONFRONTASI-Suasana Aceh Singkil mencekam. Wakil Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, pun mengimbau kepada warga baik yang beragama Islam maupun Kristen untuk sama-sama menahan diri. Hal itu agar terciptanya suasana damai paska aksi pembakaran rumah ibadah disusul bentrokan yang terjadi siang tadi.

"Kami mengimbau kepada semua masyarakat, baik agama Islam maupun agama Kristen tolonglah sama-sama menahan diri, sehingga tidak menimbulkan suasana yang merugikan daerah kita sendiri,” kata Dulmusrid dilansir Okezone, Selasa (13/10/2015).

Kerusuhan di Tolikara, Papua Dipicu Pengeras Suara

KONFRONTASI- Ini kerusuhan di bulan Lebaran. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai penyebab kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua pada Jumat (17/7) pagi tadi disebabkan oleh pengeras suara (speaker).

JK menjelaskan, di daerah tersebut ada dua acara yang letaknya berdekatan yang digelar dari dua umat agama berbeda, Islam dan Kristen Protestan.

"Ada acara Idul Fitri, ada pertemuan pemuka masyarakat gereja. Memang asal-muasal soal speaker itu," ujar JK dalam konferensi pers di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat.

Liga Yunani Diskors Menyusul Kerusuhan Penonton

KONFRONTASI-Pemerintah Yunani pada Rabu menskors semua pertandingan Liga Yunani menyusul perkelahian-perkelahian di antara para pendukung.

"Kekerasan di olahraga pada beberapa tahun terakhir tidak dapat diterima dan tidak dapat dibayangkan untuk menoleransinya," kata wakil menteri olahraga Stavros Kontonis setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Alexis Tsipras yang meminta skors tersebut dijatuhkan, lapor AFP.

Ganggu Ketertiban Umum, Pendukung The Jakmania Diamankan

Konfrontasi - Sebanyak 36 orang pendukung Persija ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Selatan karena melakukan kerusuhan di Jalan TB Simatupang pada Senin (2/2) malam.

"Ada 36 orang yang akan diproses (hukum)," kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat di Jakarta, Selasa (3/2).

Kombes Wahyu mengungkapkan polisi juga menyita 38 unit sepeda motor yang digunakan para pendukung tim sepak bola kesayangan Ibu kota Jakarta itu.

Pages