Kepala BPIP

Tidak Ada Tawar Menawar, MUI Minta Jokowi Pecat dengan Tidak Hormat Kepala BPIP

KONFRONTASI -   Kontroversi pernyataan Kepala BPIP yang mengatakan agama menjadi musuh terbesar Pancasila direspon Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam keterangannya, Sekjen MUI Anwar Abbas mengatakan jika Prof Yudian Wahyudi selaku Kepala BPIP benar berpikiran seperti yang dimaksudnya maka Presiden Jokowi harus memecatnya.

“Kalau benar beliau punya pandangan seperti itu maka tindakan presiden yang paling tepat untuk beliau adalah yang bersangkutan dipecat tidak dengan hormat,” tegas Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/2).

Profesor, Rektor, Kepala BPIP, Ujung-ujungnya ‘Ngahok’, Itulah Sosok Yudian Wahyudi, Sekulerisme Atas Nama Agama

KONFRONTASI -   Dipilih sebagai Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi tentu saja bukan orang sembarangan.

Gelar akademiknya berderet. Nama dan gelarnya ditulis lengkap Prof. Drs. K.H Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D di situs resmi UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Doktornya dari McGill University, Kanada, jurusan Islamic Studies. Pernah juga belajar di Harvard Law School.

Pria kelahiran Balikpapan, 17 April 1960 ini juga lulusan Pondok Pesantren Tremas, Pacitan dan Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Yogyakarta.

Sebut Konstitusi di Atas Kitab Suci, Anggota Komisi VIII Minta Kepala BPIP Berhenti Bikin Gaduh

KONFRONTASI -   Anggota DPR RI Muhammad Fauzi memitna Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berpotensi memancing kegaduhan di tengah masyarakat.

Setelah menyebut agama adalah musuh pancasila, Yudian kembali melontarkan pernyataan terkait konstitusi harus di atas kitab suci dalam bernegara.

Fauzi yang juga anggota Komisi VIII DPR mengatakan, pernyataan tersebut semestinya tidak perlu dilontarkan. Sebab, dalam konteks bernegara umat beragama di Indonesia patuh pada konstitusi.

Duh, Kepala BPIP Sebut Agama Jadi Musuh Terbesar Pancasila

KONFRONTASI -    Pancasila ѕеbаgаі satu-satunya аѕаѕ dаlаm kеhіduраn bеrbаngѕа dаn bеrnеgаrа tеlаh diterima оlеh mayoritas mаѕуаrаkаt, ѕереrtі tеrсеrmіn dаrі dukungаn dua оrmаѕ Iѕlаm terbesar, NU dan Muhаmmаdіуаh ѕеjаk еrа 1980-аn.

Tapi mеmаѕukі еrа reformasi asas-asas оrgаnіѕаѕі termasuk раrtаі politik bоlеh memilih ѕеlаіn Pancasila, ѕереrtі Iѕlаm. Hal ini ѕеbаgаі еkѕрrеѕі реmbаlаѕаn tеrhаdар Ordе Baru yang dіаnggар semena-mena.

Edan, Ini Blak-blakan Prof Yudian Wahyudi Kepala BPIP Sebut Agama Jadi Musuh Terbesar Pancasila

KONFRONTASI -   Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah diterima oleh mayoritas masyarakat, seperti tercermin dari dukungan dua ormas Islam terbesar, NU dan Muhammadiyah sejak era 1980-an.
Tapi memasuki era reformasi asas-asas organisasi termasuk partai politik boleh memilih selain Pancasila, seperti Islam. Hal ini sebagai ekspresi pembalasan terhadap Orde Baru yang dianggap semena-mena.

Yudi Latif Mundur sebagai Kepala BPIP, Khatibul Umam Wiranu: Bukti Rapunya Lembaga-lembaga Disekitar Presiden

KONFRONTASI - Anggota Fraksi PD MPR RI, Khatibul Umam Wiranu mengatakan sungguh mengejutkan informasi soal mundurnya Yudi Latif dari posisi Kepala BPIP.

"Yudi yang sejak awal mendapat mandat menahkodai Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) merupakan sosok yang tepat, Yudi merepresentasikan diktum "The Right Man on The Right Place", orang yang tepat  di tempat yang tepat pula." jelasnya dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (8/6)