15 December 2019

kemendag

Kemendag Temukan Gula dan Minyak Goreng dengan Harga Melebihi HET

Konfrontasi - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengimbau agar seluruh toko ritel modern bergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Dengan demikian, pemerintah akan lebih mudah memantau distribusi barang kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana, saat melakukan sidak toko Atria di Solo, Minggu (7/5/2017). Atria merupakan salah satu toko ritel modern yang belum bergabung dalam Aprindo.

Mendag Enggar Kacaukan Dunia Usaha

Oleh: Muslim Arbi, Koordinator Indag Watch

Sudah sebulan Kementrian Perdagangan tidak keluarkan Persetujuan Impor (PI) TPT yang dimohonkan oleh 110 perusahaan. Padahal perusahaan-perusahaan itu ajukan persetujuan impor untuk mendapatkan bahan baku ekspor. Ini jelas merugikan dunia usaha dan memperlambat ekspor. Keluh sejumlah pengusaha yang di temui beberapa hari lalu.

Kalau dilihat dari mekanisme kerja di kemendag yang dipimpin Enggartiasto Lukito, itu ada beberapa hal yang perlu dibenahi.

Pemerintah Ubah Ketentuan Impor Ban

KONFRONTASI-Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 77/M-DAG/PER/11/2016 Tentang Ketentuan Impor Ban, yang ditujukan untuk mendukung ketersediaan dan pemenuhan kebutuhan di dalam negeri.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina mengatakan bahwa selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, aturan tersebut dibuat guna mendorong pembangunan industri dalam negeri dan menciptakan persaingan usaha yang sehat serta meningkatkan daya saing.

Kemendag Kembali Kenakan Bea Keluar CPO

Konfrontasi - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga referensi produk CPO untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode Mei 2016 sebesar USD754,1/MT.

Setelah memperhatikan berbagai rekomendasi, harga tersebut mengalami kenaikan sebesar USD71,78 atau 10,52 persen dari periode April 2016 yaitu USD682,32/MT.

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 29/MDAG/PER/4/2016 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

Kemendag Keluarkan Izin Impor 200.000 Sapi Bakalan

KONFRONTASI-Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan izin impor sapi bakalan untuk periode Oktober hingga Desember atau kuartal empat 2015 sebanyak 200.000 ekor. Jumlah tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan izin impor pada kuartal ketiga sebanyak 50.000 ekor.

"Sudah selesai (izin impornya)," kata Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih saat dihubungi, Selasa (6/10).

Wakil Ketua Komisi VI Ingatkan Kemendag Terkait Deregulasi Impor

Konfrontasi - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Heri Gunawan, meminta Kementerian Perdagangan waspada dan lebih berhati-hati ketika merevisi Permendag No. 08/2012 tentang Ketentuan Impor Besi atau Baja dan Permendag No. 28/2014 yang menghilangkan ketentuan wajib rekomendasi dari Kementerian Perindustrian dan verifikasi Surveyor untuk mempermudah impor.

"Bila tak hati-hati, ini bisa berbahaya bagi eksistensi industri besi-baja domestik," kata Heri di Jakarta, Minggu (20/9/2015).

Fahira Idris Pertanyakan Presiden Tentang Aturan Penjualan Miras

Konfrontasi - Wakil Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris meminta Presiden Joko Widodo mencabut aturan pelonggaran minuman keras dari paket kebijakan ekonomi yang diumumkan pekan lalu. Menurutnya, pelonggaran ini tidak akan berdampak signifikan dalam perbaikan ekonomi, daya saing industri, dan daya beli masyarakat.

“Aturan penjualan miras yang ada saat ini sudah cukup longgar karena masih boleh dijual di supermarket, bar, restoran, hotel, dan lokasi wisata,” kata Fahira melalui siaran pers, Kamis (17/9/2015).

Kemendag Batasi Impor Sapi, Mafia Daging Terpukul

KONFRONTASI-Pembatasan impor sapi yang dilakukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk melindungi produksi dalam negeri dinilai akan mampu memukul para mafia impor sapi.

“Mereka terpukul karena akan kehilangan potensi omzet triliunan rupiah akibat pembatasan tersebut. Akibatnya, para mafia mulai melakukan rekayasa sehingga harga daging sapi menjadi melonjak,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR, Heri Gunawan , Selasa (11/8/2015). Sebelumnya Mendag  Rachmat Gobel menduga adanya mafia daging sapi di balik meroketnya harga daging.

Impor Dibatasi, Mafia Daging Balas Dendam?

KONFRONTASI-Pimpinan Komisi VI DPR RI, Heri Gunawan mengingatkan pemerintah pusat untuk mewaspadai ulah mafia daging yang menyebabkan kenaikan tertinggi harga daging sapi dalam tiga dekade terakhir.

Kasus Dwelling Time, Polisi Kembali Geledah Kantor Kemendag

KONFRONTASI-Kantor Kementerian Perdagangan kembali digeledah polisi. Pemeriksaan ini masih terkait kasus korupsi pengurusan bongkar muat (Dwelling Time) barang di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pages