kasus

KPK Tegaskan siap Usut Kasus Century meski tanpa Putusan Pengadilan

KONFRONTASI- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menegaskan, pihaknya akan tetap mengusut keterlibatan pihak lain dalam kasus kasus dugaan korupsi dana talangan (bailout) Bank Century, meskipun tanpa adanya putusan pengadilan. KPK, kata dia, tidak pernah menutup kasus yang menyeret nama mantan Wapres Boediono tersebut.

Impor Bermasalah, Harus Dituntaskan, BPK Temukan 9 Kesalahan dalam Impor Pangan

KONFRONTASI- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan tata niaga impor pangan selama periode tahun 2015 hingga semester I 2017.  Melalui Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II 2017, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menyatakan impor pangan bermasalah. Pasalnya, sistem pengendalian intern Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum efektif untuk memenuhi kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Abdul Basir Mencium Aroma Pencucian Uang di Kasus Setya Novanto

KONFRONTASI -  Jaksa KPK Abdul Basir menyebutkan ada aroma dugaan pencucian uang yang dilakukan mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Hal itu diungkapkan Basir ketika persidangan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto.

Ketika itu, Basir mencecar keterangan saksi yang menjelaskan adanya perputaran uang yang diduga berasal dari proyek bernilai triliunan rupiah tersebut.

Saksi tersebut adalah staf Setya Novanto, Abdullah yang bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (15/2).

Kasus Setya Novanto Menggerus Suara Partai Golkar, Sebut Akbar Tanjung

KONFRONTASI -  Efek skandal korupsi Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sangat menghawatirkan bagi masa depan partai beringin tersebut pada pemilihan umum legislatif. Bayangan paling buruk, partai mayoritas tunggal ini bisa saja tidak mencapai ambang batas perolehan suara parlemen karena nama baik partai terkena imbas skandal korupsi E-KTP.

Kasus Kerugian Sumber Waras Hingga Dana Operasional yang Tidak Diaudit

KONFRONTASI - Kasus kerugian pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW) hingga persoalan dana operasional ‎yang tak diaudit, disebut-sebut sebagai borok pemerintahan dimasa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saeful Hidayat sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno berjanji akan mengaudit seluruh dana operasional Ahok-Djarot.‎ Sandi mengatakan, telah mendapatkan informasi yang menyebutkan selama ini belum ada audit dana operasional Ahok-Djarot. Baginya, audit dana operasional wajib dilakukan.

Panggil Kapolri Terkait Hilangnya Barbuk Kasus Daging Sapi, Desak Julius Ibrani

KONFRONTASI -  Anggota Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Julius Ibrani mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap hilangnya barang bukti kasus impor daging sapi oleh penyidik dari kepolisian.

Ia mengatakan, KPK harus berani mengusut kasus ini agar dapat mengungkap sejumlah petinggi atau perwira kepolisian yang menerima uang haram tersebut.

Bahkan, sambung Julius, bila perlu KPK harus memanggil Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk meminta penjelasan kisruh penghilangan alat bukti tersebut.

Kasus Nikahsirri.com : Anda Tertarik?, Begini Proses Transaksinya

KONFRONTASI -  Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Adi Derian mengatakan, pemilik situs pernikahan nikahsirri.com, Agus Wahyudi, telah mengumpulkan uang Rp5 juta lewat proses transaksi penjualan koin.

Setiap klien situs pernikahan siri itu diwajibkan membeli sejumlah koin dengan harga Rp 100 ribu per koin.

Sangat Rumit, soal Reklamasi Pulau G. Ada 8 Alasan Kenapa Reklamasi Dibatalkan !

KONFRONTASI- Geger soal reklamasi meledak lagi. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengakui kajian terhadap izin reklamasi Pulau G dan analisis mengenai dampak lingkungannya rumit. Siti menunjuk banyak aspek yang harus diperhatikan oleh pengembang saat menguruk pulau buatan seluas 161 hektare tersebut.

Nani Sudarsono Terjerat Masalah, Duitnya Belum Dikembalikan Orang yang Ngutang

JAKARTA-Kalau Anda punya dana lebih dan ingin berbinis, berhati-hatilah dalam memilih mitra. Jangan sampai bernasib sama dengan Mantan Menteri Sosial era Soeharto, Nani Sudarsono.

Singkat cerita, Naryati Sudarsono atau lebih akrab disapa Nani Sudarsono, memberikan pinjaman senilai US$900 ribu kepada Efdjuno Tando pada 1992. Singkat cerita, Efdjuno dinilai masih berutang US$539.683 dan sekarang macet.

Pages