Kapolda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya Berencana Legalkan Balapan Liar

KONFRONTASI - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian menyatakan rencana melegalkan balapan liar atau balapan di jalanan akan memilih lokasi yang tidak mengganggu kepentingan umum.

"Kita lihat dulu lokasinya kalau mengganggu masyarakat tidak dipilih tempat itu," kata Irjen Polisi Tito Karnavian di Jakarta, Rabu.

Kapolda: Pihak Kepolisian Terus Monitor Jaringan Teroris di Indonesia

Konfrontasi - Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian, mengatakan aksi terorisme di Indonesia, memang meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tetapi, bila melihat dari kapabilitas dan kemampuannya cenderung rendah.

"Nah sekarang kita lihat, niat kemungkinan ada, kesempatan mungkin ada. Tetapi, kapabilitas yang mungkin belum ada, atau rendah," jelas Tito, usai bertemu dengan para Duta Besar di Gedung Utama Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/11/2015).

Korban Bocah dalam Kardus Tak Diincar, Hanya Dipilih Acak

Konfrontasi - Tersangka pembunuhan bocah dalam kardus, Agus Dermawan (39) mengaku memilih korbannya secara acak. Hal ini terungkap dalam video rekaman pengakuannya dengan Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Khrisna Mukti yang mengintrograsinya di Mapolda Metro Jaya.

"Kenapa kamu pilih dia (korban PNF) sudah diincar sebelumnya?" tanya Kombes Khrisna kepada Agus sebagaimana rekaman video yang diterima wartawan, Minggu (11/10/2015).

"Nggak asal saja," ujar Agus singkat.

Awal September Buruh se-Jabodetabek Lakukan Demo di HI-Monas

Konfrontasi - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian menggelar rapat tertutup dengan puluhan anggota serikat buruh kerja di Biro Operasi Polda Metro Jaya, Sabtu (29/8/2015). Rapat tertutup tersebut terkait dengan rencana para buruh untuk melakukan demonstrasi pada Selasa (1/9/2015) mendatang.

Demonstrasi dilakukan karena mereka terancam PHK akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Polda Metro Siapkan Pasukan Patroli ke Rumah yang Ditinggalkan Pemudik

Konfrontasi - Polda Metro Jaya akan mengerahkan sebanyak 6.600 personil dalam Operasi Ketupat Jaya 2015, pada tanggal 10 sampai 25 Juli 2015.

"Kita kerahkan 6.600 personil," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Muhammad Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Minggu (5/7/2015).

Menurut Tito, Polda Metro Jaya akan melakukan patroli kewilayahan untuk menjaga rumah yang ditinggal pemiliknya saat mudik lebaran.

"Tentunya kita akan tingkatkan patroli di perumahan yang sedang ditinggalkan untuk mudik," ujar Kapolda.

Sebagai Kapolda Metro Jaya, Ini Tantangan Terbesar Tito Karnavian

KONFRONTASI - Irjen Tito Karnavian telah resmi menjabat Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Unggung Cahyono setelah dilantik di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Indonesia Police Watch (IPW) menilai prioritas utama Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian adalah mengurai masalah kemacetan di Jakarta yang bisa disebut tantangan terbesar Tito.

"Di era sejumlah Kapolda Metro Jaya sebelumnya bisa dikatakan gagal total menangani kemacetan lalu lintas Jakarta," kata Ketua Presidium IPW Neta S. Pane di Jakarta, Minggu.

Pages