16 December 2019

Kapolda Metro Jaya

Jamuan Itu Merusak Citra Polisi Jika Benar Terjadi

Oleh: Muslim Arbi 
Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi

Jumuan itu merusak polisi dan menyimpan sejumlah pertanyaan. Diantara nya, ada hubungan apa antara para pembacok dengan Kapolda Metro Jaya? Ini sesuatu yang tidak biasa. 

Kapolda Metro Jaya Bantah Berkas Buni Yani Terkatung-katung

KONFRONTASI - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochammad Iriawan, membantah jika pihaknya disebut telah menggantung kasus dugaan ujaran kebencian yang menjerat tersangka Buni Yani.

Menurutnya, berkas kasus tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Jabar).

"Sudah (dilimpahkan). Kata siapa terkatung-katung. Sudah beres," kata Kapolda yang akrab disapa Iwan Bule itu di Polda Metro Jaya, Kamis (2/3).

Kapolda Metro Jaya Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Firza Husein

KONFRONTASI - Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengaku tengah  mempertimbangkan permohonan penangguhan penahanan tersangka kasus makar, Firza Husein.

Soalnya, sebelumnya pengacara Firza mengklaim kondisi kesehatan kliennya menurun saat berada di Rutan Brimob Kelapa Dua, Depok.

"Nanti kita lihat, kalau nanti tangguhkan (dengan alasan) kemanusiaan, kita tangguhkan. Nanti lihat perkembangannya," ujar Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/2/2017).

Kapolda Metro Jaya Pastikan Aksi 212 Berjalan Kondusif

KONFRONTASI - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan menilai pelaksanaan aksi massa "212" di Gedung Parlemen sejauh ini berjalan kondusif meskipun massa aksi berjumlah ribuan orang.

"Situasi cukup kondusif, orasi dilakukan secara damai sebagaimana dilaporkan kepada kami. Tentunya ini yang kita inginkan massa tertib," kata Iriawan saat meninjau aksi massa di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa.

Kapolda Metro Jaya: Siapapun Gubernurnya, Yang Penting Jakarta Aman

KONFRONTASI - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan terus melakukan pengamanan jelang pencoblosan Pilgub DKI yang akan jatuh pada 15 Februari Pengamanan juga dilakukan terhadap berita hoax yang kerap muncul di dunia maya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat jangan mudah percaya dengan berita yang ada di medsos, karena kalau itu resmi pasti dijelaskan kepada publik secara resmi dan formal, kalau di medsos itu banyak sekali berita dibuat ingin mengadu domba," kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis 9 Februari 2017.

Progres 98: Pak Kapolda Metro Jaya, Jangan Sensi Dong Terhadap Ulama

Ceramah Habib Rizieq yang menyebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan sebagai "Jenderal berotak hansip", lucu bila dijadikan alasan untuk diperkarakan secara hukum.

Pihak yang ingin mempidanakan ucapan tersebut justru dikhawatirkan akan menstigmakan Irjen M Iriwan jauh lebih rendah kualitasnya dari Hansip atau Satpol PP dan Satpam.

Harus diingat, Hansip, Satpam dan Polri adalah kumpulan warga negara yang secara manusiawi memiliki kesataraan. Hanya berbeda secara organisasi, peran dan fungsi saja.

IPW Desak Kapolri Copot Kapolda Metro Jaya Terkait Penangkapan Putri Bung Karno

KONFRONTASI - Tokoh dan aktvis  ditangkap Polisi. Mereka  adalah Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, dan Kivlan Zein.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mendesak Kapolri segera mencopot Kapolda Metro Jaya karena telah melakukan penangkapan terhadap delapan tokoh masyarakat menjelang berlangsungnya aksi damai 212.

Pasukan Berani Mati Adili Ahok Minta Kapolda Metro Jaya Tangkap Kapolri Tito. Menyedihkan, Kapolri Delegitimasi, Dianggap Orangnya Para Taipan

KONFRONTASI - Koordinator Pusat Pasukan Berani Mati Adili Ahok, Gusrin Lessy  menilai pernyataan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian justru memancing radikalisasi massa menjadi kian militan. Pun demikian aksi Bela Islam III menjadi lebih besar gaungnya karena ditabuh sendiri 'gong'-nya oleh Kapolri.  ''Menyedihkan, Kapolri delegitimasi dan dianggap orangnya Taipan.  Dikabarkan dia dipelihara para taipan makanya jadi Kapolri,  sama dengan Jokowi  dan Ahok yang juga pelayan para taipan/pemodal.

Kapolda Metro Jaya Siap Temani "Tidur" Pendemo di Depan Istana

Konfrontasi - Hingga pukul 18.00 WIB, para pengunjuk rasa 'Aksi Bela Islam Jilid II', tak kunjung membubarkan diri dari depan Istana Negara. Meskipun begitu, pihak kepolisian tidak terlihat akan membubarkan paksa para demonstran yang berjumlah ribuan orang tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi M. Iriawan mengaku akan membiarkan para demonstran jika memang ingin bertahan di depan Istana Negara. Meskipun, hal tersebut bertentangan dengan Undang-undang No 9 tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum.

Kapolda Metro Jaya: Peserta Aksi 4 November Harus Bubar Jam 6 Sore

KONFRONTASI - Kapolda Irjen Pol M. Iriawan menjelaskan bahwa kedatangannya ke kantor Bareskrim Polri untuk ‎memastikan rute aksi 4 November kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Pasalnya, Habib Rizieq saat ini tengah menjadi saksi ahli agama untuk dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pages