Kanker

Muhammad Sudjana PhD, Buah Kesemek dan Penanggulangan Diabetes

KONFRONTASI- Alumnus ITB dan UNPAD serta Universitas Seattle , Prof Muhammad Sudjana  PhD, seorang praktisi herbal, pakar diabetes serta pendiri Yayasan Rastura, mengatakan pada abad ke 21 mulai berkembang pengobatan melalui herbal atau rempah. Hal ini terjadi menurutnya karena pengobatan secara medicine akan berimbas pada penyakit baru.

Penelitian: Protein Malaria Bisa Sembuhkan Penyakit Kanker

Konfrontasi - Kanker adalah salah satu penyakit yang masih terus dikembangkan berbagai cara dan obat untuk menghilangkan dan mengendalikan selnya. Telah banyak cara mulai operasi, terapi dan obat anti kanker dicoba dan dikembangkan untuk menemukan metode yang tepat. Tetapi secara tidak sengaja, penemuan dari peneliti asal Denmark ini ternyata mampu mengobati kanker.

8 Rahasia Dibalik Rendaman Air Mentimun

Konfrontasi - Merendam mentimun ke dalam air minum ternyata menyimpan rahasia yang menyehatkan bagi tubuh anda. Dimana dengan menggunakan air rendaman mentimun ini, nantinya akan bisa menjadi obat alami dalam mengatasi berbagai macam penyakit yang ada, bahkan asupan gizi dalam tubuh pun bisa meningkat secara signifikan.

5 Khasiat Kesemek Bagi Tubuh

Konfrontasi - Pernah makan buah kesemek? Berasal dari Tiongkok, buah eksotis ini cukup mudah ditemukan di Indonesia. Nah, bagi Anda yang suka makan kesemek, berikut adalah lima manfaat buah berwarna oranye tersebut untuk tubuh, seperti dilansir organicfacts.net.

1. Mencegah kanker

Ilmuan Berhasil Ciptakan Implan untuk Cegah Penyebaran Sel Kanker

Konfrontasi - Para ilmuwan di Amerika Serikat telah membuat implan kecil yang mampu menarik dan menangkap sel-sel kanker yang menyebar ke seluruh tubuh.

Penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal ‘Nature Communications’, ini menemukan menangkap sel-sel itu bisa mencegah penyebaran mereka dan membantu menghentikan perkembangan kanker.

Salah satu peneliti, Profesor Lonnie Shea dari Universitas Michigan mengatakan penemuan ini bisa mengarah ke metode baru untuk mendiagnosa dan mengobati kanker.

Gawat, Kabut Asap di Sumatera Berpotensi Picu Kanker Paru-paru

KONFRONTASI-Kabut asap menyelimuti wilayah Sumatera akibat kebakaran hutan dan lahan. Kabut asap beresiko menimbulkan penyakit kanker paru-paru dalam jangka panjang.

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Bambang Supriyatno menyampaikan keprihatinannya dan berharap bencana kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatra tersebut segera tertangani.

Konsumsi Jus Wortel 1 Liter Setiap Hari Ann Sembuh Kanker Stadium Empat

Konfrontasi - Sungguh suatu kekuasaan Tuhan. Berkat meminum jus wortel sebanyak 1 liter setiap harinya wanita ini berhasil sembuh dari kanker ganas stadium 4.

Dilansir oleh laman healthmeup.com, pada tahun 2013, Ann Cameron didiagnosa terjangkit kanker usus stadium 4 yang sudah menjalar ke paru-parunya. Ann mendapat tawaran untuk menjalani perawatan kemoterapi, namun sebenarnya itu tak bisa menyembuhkan kankernya. Tim medis mengatakan bahwa harapan hidup Ann hanya tinggal 2-3 tahun lagi.

Kurangi Efek Samping Kemoterapi dengan Yoga

KONFRONTASI-Melakukan yoga bisa membantu mengurangi efek samping kemoterapi.

"Studi-studi dari Amerika dan Eropa menyimpulkan kalau yoga membantu mengurangi mual dan muntah selama kemoterapi. Yoga tak hanya meminimalkan rasa sakit dan cemas pasien, tetapi juga membantu mereka meningkatkan toleransi dan imunitasnya," kata onkolog dan pendiri All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), P.K. Jhulka.

Dia mengatakan, pasien kemoterapi umumnya mengalami trauma mental dan yoga bisa membantu menyeimbangkan kondisi fisik dan mental mereka.

Ini Kerusakan Tubuh yang Bisa Timbul Akibat Konsumsi Beras Plastik

KONFRONTASI-Mengkonsumsi beras plastik memiliki efek berbahaya bagi kesehatan, salah satunya dapat menimbulkan berbagai macam jenis kanker dalam tubuh.

Dokter Spesialis Gizi Klinis dr Samuel Oetoro, MS., Sp.GK mengatakan mengkonsumsi beras yang ada kandungan plastiknya dapat menimbulkan dampak jangka pendek dan dampak jangka panjang pada kesehatan seseorang.

"Dampak akut atau dampak yang segera terasa jika kita makan cuma satu piring adalah mual, pusing sampai diare," kata dokter yang berpraktik di Siloam Hospitals, Jakarta itu seperti dilansir ANTARA, Jumat.

Payudara Besar Ternyata Lebih Beresiko Terkena Kanker

KONFRONTASI-Banyak wanita yang ingin memiliki payudara besar. Tak mengherankan jika di antara mereka banyak yang melakukan operasi payudara untuk memperbesar ukurannya. Padahal, ukuran payudara sangat erat kaitannya dengan kanker lho!

Penelitian genetik yang mengamati 16.000 wanita menemukan adanya mutasi genetik pada ukuran payudara yang berkaitan dengan kanker. Para partisipan dalam penelitian ini diminta untuk memberikan ukuran bra mereka dalam skala 10, mulai AAA sampai DDD.

Pages