Kanker

Daging Merah Ternyata Juga Bisa Picu Kanker

KONFRONTASI-Berbagai mitos seputar kanker masih menyelimuti masyarakat akibat kurangnya pemahaman dan edukasi yang tepat mengenai penyakit tersebut.

Mitos-mitos yang beredar di antaranya, bahwa penggunaan MSG bisa menyebabkan kanker. Informasi keliru lainnya, yang juga sering disebut menyebabkan kanker, ialah ketika tanpa sengaja memakan serpihan arang pada saat membakar daging.

Anak Usia 5 Tahun Divonis Dokter Idap Kanker Stasium 4 (Akhir)? Koq Bisa?

KONFRONTASI -  Belakangan ini ada satu berita yang mengagetkan dari dunia kedokteran, pasalnya ada seseorang anak berumur 5 th. yang didiagnosa terkena penyakit kanker hati stadium akhir! Kok dapat ya? Sang dokter mengungkap kalau akhir-akhir ini banyak sekali anak kecil yang telah terjangkit penyakit mematikan. Hal semacam ini dikarenakan oleh sebagian faktor, salah satunya adalah kebiasaan konsumsi makanan yang tidak sehat.

Awas, Gigi Kotor Bisa Picu Kanker Rongga Mulut

KONFRONTASI-Kebersihan gigi dan mulut menjadi hal penting bagi kesehatan, termasuk mengenyahkan risiko terkena kanker rongga mulut.

"Kanker dalam rongga mulut bisa terjadi karena iritasi terus menerus, oral hygene yang buruk dan dibiarkan terus menerus," ujar spesialis gigi dari RSCM, drg. Djamilah Tohirah, Sp. Pros, MPH di Jakarta, Kamis.

Semakin sering terjadinya infeksi di bagian mulut misalnya akibat karies gigi, maka semakin memicu terjadinya kanker rongga mulut.

Hati-hati, Kerang Hijau di Teluk Jakarta Tercemar Merkuri, ‘Sebabkan Kanker’

KONFRONTASI - Pencemaran logam berat, khususnya merkuri, di Teluk Jakarta, telah sampai pada titik mengkhawatirkan. Seorang peneliti dari Institut Pertanian Bogor menyebut, kini berbahaya untuk mengonsumsi kerang hijau dari perairan itu.

Kaki Hasan, seorang nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara, menghentak-hentak membersihkan kerang hijau yang baru dibawanya dari Teluk Jakarta. Gerakannya seakan melambangkan kekecewaan terhadap hasil panennya belakangan ini.

Mahasiswa UGM Temukan Obat Kanker Kulit dari Labu Siam

Konfrontasi - Labu siam sering dikonsumsi orang sebagai menu makanan sehari-hari. Rupanya tanaman tersebut sangat baik untuk mencegah sekaligus obat alami penyakit kanker kulit.

Kanker kulit terjadi akibat paparan radiasi sinar ultraviolet yang tinggi. Sementara itu, masyarakat Indonesia sangat rentan dengan faktor risiko tersebut.

Pada 2016, diperkirakan ada sekira 76.380 orang terdeteksi kanker kulit di Amerika Serikat. Dengan rata-rata 46.870 pada pria dan 29.510 pada wanita.

6 Cara Cegah Kanker Payudara Kambuh, Konsumsi Teh Hijau

Konfrontasi - Para peneliti terus mempelajari kekambuhan kanker payudara. Mereka pun mendapatkan pemahaman tentang bagaimana kanker payudara dapat kambuh kembali.

Pengobatan kanker dapat menyembuhkan kanker primer, tapi apa yang disebut sel benih dapat keluar dari payudara ke bagian tubuh yang lain. Di mana pun benih itu berakhir, sel-sel kanker dapat tertidur bahkan terkadang hingga bertahun-tahun, sebelum memicu penyakit baru dan seringkali agresif.

Ini 7 Tanaman Herbal untuk Melawan Kanker

KONFRONTASI-Kanker menjadi salah satu musuh bagi manusia. Tak terhitung jumlah orang yang harus meregang nyawa akibat menderita kanker.

Mulai dari kanker usus, sel darah putih, payudara hingga kanker otak.

Terlebih lagi, hingga kini para ilmuwan belum juga bisa menemukan obat yang mampu menyembuhkan kanker.

Meski demikian, rupanya ada sederet tanaman herbal yang dipercaya mampu mencegah munculnya sel kanker, bahkan mengobatinya.

Berikut daftarnya, seperti dilansir laman Care2, Minggu (11/6).

1. Semanggi/Clover

Semanggi merah mengandung senyawa ampuh yang dikenal sebagai formononetin yang telah ditemukan membantu untuk melawan kanker payudara.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal medis Hormone and Metabolic Research, para ilmuwan menemukan bahwa senyawa yang ditemukan dalam semanggi merah mampu mencegah penyebaran sel kanker serta invasi kanker ke sel sehat.

2. Dandelion

Dari semua manfaat kesehatan dandelion yang menakjubkan, penelitian menemukan yang terbesar adalah kemampuannya melawan kanker.

Salah satu studi paling menarik tentang kemampuan anti-kanker dandelion diterbitkan dalam jurnal Bukti Berbasis Pelengkap dan Pengobatan Alternatif.

Ilmuwan Kanada menemukan bahwa setelah 48 jam terpapar ekstrak dandelion, sel kanker mulai mati.

Studi tersebut juga menemukan bahwa dandelion bahkan efektif pada sel kanker yang resisten terhadap kemoterapi.

Penelitian lain yang dipublikasikan di International Journal of Oncology menemukan bahwa teh yang terbuat dari daun dandelion bisa menurunkan pertumbuhan sel kanker payudara.

Selain itu, teh yang dibuat dari akar dandelion mampu memblok kemampuan sel kanker untuk menyerang jaringan payudara yang sehat dan jaringan prostat yang sehat.

Dalam studi lain yang dipublikasikan di jurnal medis online PLoS One, para peneliti menemukan bahwa ekstrak akar dandelion bisa membunuh sel kanker secara selektif dan efisien tanpa toksisitas pada sel sehat.

3. Ekor kuda

Penelitian di Journal of Medicinal Food menemukan bahwa ekor kuda mampu menghentikan proliferasi sel kanker.

Penelitian hewan tambahan menemukan bahwa campuran ramuan yang termasuk ekor kuda bersama dengan jamur chaga efektif untuk mengurangi limfoma (kanker kelenjar getah bening) dan tumor leukemia yang tentunya bisa meningkatkan tingkat ketahanan hidup hingga 33 persen.

Keluarga Jupe Bakal Urus Rumah Singgah Setelah 40 Hari Almarhum

Konfrontasi - Mendiang Julia Perez alias Jupe diketahui sudah mempersiapkan rumah singgah bagi para penderita kanker sejak dirinya divonis mengidap kanker. Kini, menurut sang ibunda, Sri Wulansih, rumah singgah tersebut belum sempat diurus kembali oleh pihak keluarga.

Ditemui pada saat bersamaan, aktor Bertrand Antolin juga mengatakan hal serupa.

Manfaat Kacang Almond untuk Kanker Usus

Konfrontasi - Di Indonesia, kanker usus tercatat sebagai jenis kanker paling banyak ketiga dengan prevalensi sekitar 1,8 kasus setiap 100 ribu penduduk. Namun, jenis kanker yang sering ditemukan pada usia 50 tahun ini kerap terdeteksi dalam kondisi stadium lanjut dengan peluang kesembuhan sangat rendah.

Bagi penderita kanker usus yang telah menginjak stadium tiga maupun empat, maka pengobatannya dilakukan melalui kemoterapi maupun operasi. Akan tetapi terdapat cara untuk memperpanjang kualitas hidup penderita kanker usus.

Naik Sepeda ke Kantor Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Jantung

Konfrontasi - Anda ingin hidup lebih lama? Ingin mengurangi risiko kanker dan juga gangguan jantung? Maka bersepedalah ke kantor, saran para ilmuwan.

Sebuah studi terlengkap sejauh ini mengaitkan bersepeda dengan menurunnya risiko kanker dan masalah jantung sampai hampir 50%.

Tim peneliti di Universitas Glasgow juga mengatakan bersepeda tidak membutuhkan sebuah kemauan keras jika sudah menjadi rutin, jadi berbeda dengan pergi ke pusat kebugaran.

Pages