Kami

Para Tokoh KAMI Diintimidasi, Otoriter Gaya Baru Gunakan Teknologi Informasi Bertindak Represif

KONFRONTASI -    Dugaan intimidasi terhadap para tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) seperti yang disampaikan Din Syamsuddin merupakan bentuk otoritarianisme baru dari penguasa.

“Intimidasi terhadap tokoh-tokoh KAMI di tengah era masyarakat digital saat ini dalam perspektif politik dapat dinilai sebagai tindakan represif dari rezim dengan pola kekuasaan otoritarianisme baru atau new otoriterianism,” ujar analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, Minggu (16/8).

Gelar Deklarasi, KAMI akan Sampaikan 8 Tuntutan Pada Pemerintahan Jokowi

KONFRONTASI- Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bakal menggelar deklarasi di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat pada pukul 10.00 WIB, Selasa 18 Agustus 2020. Dalam deklarasi tersebut akan dibacakan maklumat dari KAMI yang telah disepakati oleh para deklarator.

"Insya Allah pada deklarasi itu hari Selasa 18 Agustus 2020, KAMI akan mengeluarkan maklumat yang diberi judul maklumat menyelamatkan Indonesia," ujar Din Syamsuddin dalam jumpa pers di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2020).

KAMI Adalah Gerakan Moral untuk Luruskan Kiblat Bernegara

KONFRONTASI-Salah satu inisiator berdirinya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin mengklaim gerakan yang dibentuknya merupakan sebuah gerakan moral. Gerakan moral yang dimaksudnya memiliki tujuan untuk meluruskan kiblat negara yang menurutnya telah keluar jalur dari cita-cita para pendiri bangsa.

Gerakan Moral: Komunitas Tionghoa Dukung Gerakan KAMI Selamatkan Indonesia

KONFRONTASI- Komunitas Masyarakat Tionghoa (Komit) berikan dukungan atas munculnya gerakan  moral ''Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).''

Lieus Sungkharisma menyebutkan, dukungan pada KAMI diberikan selama gerakan tersebut berjalans sesuai asas konstitusi dan perundang-undangan sbg gerakan moral.

KAMI Inginkan Kembali UUD 1945 Dan Pancasila Yang Asli

KONFRONTASI -   Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diisi oleh para tokoh dan akademisi nasional resmi dibentuk.Terbentuknya sebuah gerakan masyarakat untuk menyelamatkan Indonesia di tengah ketidakpastian yang terjadi saat ini.

Merupakan gerakan moral untuk mengembalikan arah perjalanan bangsa yang dianggap telah melenceng dari tujuannya sehingga menimbulkan berbagai kesulitan yang terjadi saat ini. Hal ini dikatakan oleh Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin yang hadir dalam deklarasi tersebut. (03/08)

Seluruh Rakyat Beri Dukungan Untuk KAMI

KONFERONTASI -   

Hari ahad tanggal 2 Agustus 2020 telah dideklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) oleh beberapa tokoh antara lain Din Syamsuddin, Ichsanuddin Noorsy, Said Didu, Rocky Gerung, Refly Harun, dan sejumlah tokoh lainnya. Pembentukan koalisi tokoh ini tentu berangkat dari keprihatinan atas kondisi bangsa Indonesia saat ini. Penyelenggaraan negara yang telah salah arah.

Kami Rakyat Indonesia Tak Pernah Takut Miskin, Asal Merdeka di Kaki Kami Sendiri.

Oleh: Dedi Sudrajat

 

Jika benar presiden cina mengajak perang ...!!
Akan banyaknya peluang Rakyat menjadi Militan.
Ancaman kalian akan memiskinkan Rakyat Indonesia ..
Kami Rakyat Indonesia tdk pernah takut miskin,asal merdeka dikaki kami sendiri..!!
Kami takkan mundur .!
.. kami terbiasa menghadapi Iblis..!!
Iblis komunis..
Iblis penghisap darah rakyat Indonesia..*****

Pages