Kami

Apa ‘Ndak’ Lebih Baik Gatot Nurmantyo Fokus untuk Keluarin Tokoh KAMI dari tahanan? kata Rizal Ramli

KONFRONTASI- Tokoh Nasional Rizal Ramli berharap, agar Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo fokus pada pembebasan para tokoh KAMI yang ditangkap.

Seperti diketahui, hingga saat ini ada sejumah aktivis KAMI yang ditangkap polisi di antaranya. Mereka sendiri juga merupakan petinggi KAMI yakni Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Anton Permana.

Permintaan RR begitu ia disapa sendiri didasari oleh pernyataan Gatot Nurmantyo yang justru memuji omnibus law UU Cipta Kerja.

Soal Tokoh KAMI, Prof Jimly Asshiddiqie: Ditahan Saja Tidak Pantas Apalagi Diborgol

KONFRONTASI -– Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Jimly Asshiddiqie geram melihat perlakukan rezim ini kepada tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan.
Jumhur dan Syahganda ditangkap karena dianggap menyebarkan informasi provokatif dan haox di media sosial terkait UU Cipta Kerja (Ciptaker).
Jumhur dan Syahganda serta sejumlah aktivis KAMI ditampilkan dalam rilis kasus di Bareskrim Polri, Kamis (15/10).

 

Apakah Tersangka kasus Joko Chandra juga di borgol dan di pamerkan dengan jaket tahanan kayak Syahganda dan Jumhur?

KONFRONTASI- Kepolisian menuai kritik publik akibat memborgol  aktivis Syahganda Nainggolan dan M Jumhur Hidayat di depan publik. '' Oh ya apakah Jenderal Jenderal polisi yang jadi Tersangka kasus Joko Chandra juga di borgol dan di pamerkan dengan jaket tahanan??? Mungkin ada yg tahu? Supaya adil !'' kata mantan Menkeu Fuad Bawazier yang juga Pembina Gerindra.

Terkait demo Omnibus Law, Gatot Nurmantyo, Pimpinan KAMI Terkesan Chicken Out atau Takut terkena Koersi?

KONFRONTASI- Tuduhan terkait demo Omnibus Law UU Cipta Kerja ditanggapi oleh Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo. “Sebenarnya hal ini tidak perlu repot-repot, ada BIN, ada Polisi yang sudah teruji, kan tinggal cari saja. Sangat mudah sekali. Yang membakar pos, CCTV kan ada.

Gatot Nurmantyo: KAMI Sudah Siap dengan Segala Resiko, Tak Perlu Dikasihani

KONFRONTASI-Kader dan simpatisan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tidak perlu meributkan soal penangkapan delapan petinggi KAMI karena diduga terkait kericuhan di demo omnibus law UU Cipta Kerja.

Deklarator KAMI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa delapan orang yang ditangkap itu merupakan tokoh-tokoh pejuang.

Petinggi KAMI Ditangkap, Brigjen Awi: Kalau Membaca Wa nya Ngeri

KONFRONTASI -   Penangkapan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI oleh polisi duga ada percakapan provokatif. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiono menjelasakan ditemukan skema ujaran kebencian SARA dalam penangkapan Organisasi yang dibentuk Gatot Nurmantyo tersebut. 

Gatot Nurmantyo Akhirnya Buka Suara: Mereka Semua Pejuang, KAMI Bukan Karbitan

KONFRONTASI -   Setelah dinantikan publik, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (purn) Gatot Nurmantyo akhirnya buka suara dan merespons penangkapan beberapa tokoh KAMI oleh Bareskrim Polri.

Mereka ditangkap terkait dengan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Setidaknya ada 8 aktivis KAMI yang ditangkap.

Gatot menyebut mereka adalah pejuang. Oleh karena itu tidak perlu diributkan apalagi dikasihani.

Total 8 Orang Petinggi-Anggota KAMI Ditangkap, Ini Daftarnya

KONFRONTASI  -    Bareskrim Polri menangkap petinggi dan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Total ada 8 anggota KAMI Medan dan Jakarta yang ditangkap.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono merinci identitas 8 orang tersebut. Awi menyebut 4 orang berasal dari KAMI Medan dan 4 orang dari KAMI Jakarta.

"Medan KAMI: Juliana, Devi, Khairi Amri, Wahyu Rasari Putri. Jakarta: Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur, Kingkin," kata Awi saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).

Pages