Kami

Terkait demo Omnibus Law, Gatot Nurmantyo, Pimpinan KAMI Terkesan Chicken Out atau Takut terkena Koersi?

KONFRONTASI- Tuduhan terkait demo Omnibus Law UU Cipta Kerja ditanggapi oleh Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo. “Sebenarnya hal ini tidak perlu repot-repot, ada BIN, ada Polisi yang sudah teruji, kan tinggal cari saja. Sangat mudah sekali. Yang membakar pos, CCTV kan ada.

Gatot Nurmantyo: KAMI Sudah Siap dengan Segala Resiko, Tak Perlu Dikasihani

KONFRONTASI-Kader dan simpatisan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tidak perlu meributkan soal penangkapan delapan petinggi KAMI karena diduga terkait kericuhan di demo omnibus law UU Cipta Kerja.

Deklarator KAMI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa delapan orang yang ditangkap itu merupakan tokoh-tokoh pejuang.

Petinggi KAMI Ditangkap, Brigjen Awi: Kalau Membaca Wa nya Ngeri

KONFRONTASI -   Penangkapan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI oleh polisi duga ada percakapan provokatif. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiono menjelasakan ditemukan skema ujaran kebencian SARA dalam penangkapan Organisasi yang dibentuk Gatot Nurmantyo tersebut. 

Gatot Nurmantyo Akhirnya Buka Suara: Mereka Semua Pejuang, KAMI Bukan Karbitan

KONFRONTASI -   Setelah dinantikan publik, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (purn) Gatot Nurmantyo akhirnya buka suara dan merespons penangkapan beberapa tokoh KAMI oleh Bareskrim Polri.

Mereka ditangkap terkait dengan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Setidaknya ada 8 aktivis KAMI yang ditangkap.

Gatot menyebut mereka adalah pejuang. Oleh karena itu tidak perlu diributkan apalagi dikasihani.

Total 8 Orang Petinggi-Anggota KAMI Ditangkap, Ini Daftarnya

KONFRONTASI  -    Bareskrim Polri menangkap petinggi dan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Total ada 8 anggota KAMI Medan dan Jakarta yang ditangkap.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono merinci identitas 8 orang tersebut. Awi menyebut 4 orang berasal dari KAMI Medan dan 4 orang dari KAMI Jakarta.

"Medan KAMI: Juliana, Devi, Khairi Amri, Wahyu Rasari Putri. Jakarta: Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur, Kingkin," kata Awi saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).

Akankah Gatot Nurmantyo selaku Petinggi KAMI Merespon dan Bertanggung Jawab atas Penangkapan Syahganda, Jumhur dan Anton Permana?

KONFRONTASI- Para analis melihat penangkapan sejumlah tokoh KAMI oleh polisi adalah sinyal awal bagi Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo untuk merespon dan bertanggung jawab atas penindakan aparat itu. Ditunggu publik langkah Pak Gatot selaku petinggi KAMI terkait hal itu.

''Di era demokrasi ini, seyogianya para tokoh KAMI itu (Ganda, Jumhur,Anton dll) dibebaskan,'' kata Muslim Arbi, pemerhati politik dan mantan aktivis HMI ITB.

Prihatin dan Solidaritas Untuk KAMI, Ketum ProDEM Keluarkan Seruan Lawan Penangkapan Aktivis Pergerakan

KONFRONTASI- Aksi solidaritas ditujukan Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) atas penangkapan Sekretaris Komite Kerja Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan dan M Jumhur Hidayat serta Anton Permana, Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule  yang prihatin atas penangkapan itu, bahkan mengeluarkan sebuah maklumat kepada para aktivis ProDEM untuk menyikapi penangkapan tersebut.

Surat Terbuka KAMI Jawa Barat

No : 03/KAMI JABAR/10/20
Perihal : Pembubaran dan Perlakuan Tidak Adil dari Pihak berwenang 
 
Kepada yang terhormat,
Sdr. Prof. Dr. Mahfud MD
Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM RI
cc.
Yth. Bapak Presiden RI
Yth. Bapak Kapolri
 
Assalamualaikum warrohmatullohi wabarokatuh,
 

Pages