Kabupaten Gowa

Diduga Akibat Beban Tugas Belajar Online yang Banyak, Siswi SMA Nekat Tenggak Racun Hingga Meninggal

Konfrontasi - Seorang siswi SMA berinisial MS, 16, warga Dusun Bontote’ne, Desa Bilalang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, nekat bunuh diri di rumahnya pada Sabtu (17/10/2020).

MS nekat mengakhiri hidupnya karena diduga depresi belajar online dengan beban tugas yang cukup banyak. Dia bunuh diri dengan cara minum racun. Jenazah MS ditemukan sekitar pukul 08.30 Wita.

Menolak Diisolasi Hingga Meninggal, Keluarga PDP Paling Ribet di Gowa "Dikepung" Brimob

Konfrontasi - Seorang Pasien Dalam Pengawasan Virus Corona atau COVID-19 warga Desa Julukanaya, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan meninggal dunia setelah menolak diisolasi.

PDP bernama Daeng Sari berusia 68 tahun telah dimakamkan di TPU Islam setempat, Minggu 12 April 2020.

Nonton Youtube di Plafon Asrama, Santri di Gowa Meninggal Tersengat Listrik

Konfrontasi - Santri di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Fati Rezky (14) tewas tersengat listrik. Saat kejadian, korban bersama dua orang rekannya menonton YouTube di atas plafon asrama putra.

"Iya, dia (korban) tersengat listrik saat menonton YouTube di atas plafon," ujar Kasubag Humas Gowa AKP Mangatas Tambunan saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/3/2020).

Pengakuan Pelaku Mahasiswa Pemasang Kamera di Toilet Kampus: Untuk Nafsu Seks

Konfrontasi - Polisi bergerak cepat mengungkap kasus kamera tersembunyi di dalam toilet perempuan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Polsek Somba Opu jajaran Polres Gowa menangkap AA (19), oknum mahasiswa semester lima yang diduga menaruh kamera tersebut dalam bilik atap plafon. Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepada polisi, AA mengakui perbuatannya. Dia memang secara sengaja menempatkan kamera tersembunyi untuk melihat aktivitas pengguna di dalam bilik toilet tersebut.

Polisi Tangkap Mahasiswa Cabul Pemasang Kamera CCTV di Toilet Kampus

Konfrontasi - Mahasiswa semester V Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin berinisial AA (19) diciduk anggota polisi Polsek Somba Opu di kamar kosnya, Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis malam, (7/11) pukul 20.00 wita.

Penangkapan ini menyusul laporan polisi pihak kampus dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin, atas temuan mini camera dan sebuah ponsel yang dipasang di toilet gedung fakultas tersebut. Mahasiswa itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Mahasiswa asal Kabupaten Sinjai ini ditetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan pelanggaran pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 huruf d dan atau Pasal 35 Jo Pasal 9 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman paling tinggi 12 tahun penjara," kata Kapolsek Somba Opu, Kompol Syafei saat merelease resmi pengungkapan kasus ini didampingi Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan di Mapolsek Somba Opu, Minggu, (10/11/2019).

Selain mahasiswa berinisial AA, polisi sempat memeriksa tiga orang mahasiswa lainnya sebagai saksi berinisial R alias An dan MA serta SL.

Kompol Syafei menuturkan, temuan mini camera di dalam toilet ini terjadi dua kali. Awalnya Mei lalu, pelaku memasang mini camera yang dilengkapi memori 8 GB pada bagian bawah pipa pembuangan air dan dihadapkan ke toilet yang berada di lantai 1 Fakultas Syari'ah.

Satu jam kemudian, pelaku mentransfer gambar tersebut ke ponsel. Selanjutnya dia pasang lagi di tempat semula. Dan saat kembali mau mengambil gambar dari mini camera itu, sudah tidak ada di tempat. Seorang mahasiswi mencurigai keberadaan kamera dan mengambilnya. Saat diperiksa, terlihat wajah pelaku.

Kejadian kedua pada Kamis (7/11). Seorang mahasiswi menemukan sebuah ponsel di atas plafon yang bolong mengarah ke toilet pada lantai 3 Fakultas Syari'ah. Gambar video yang terekam di ponsel ini selama 51 menit, 21 detik.

"Pihak kampus kemudian melaporkan kasus ini, sekaligus dua kasus tersebut, yang terjadi Mei lalu dan November baru-baru ini. Kasus tersebut didalami, data diolah, pemeriksaan saksi-saksi dan saat pelaku menelpon nomor yang ada pada ponsel yang disita polisi itu karena mencari keberadaan ponselnya, penyidik yang menyamar kemudian berkomunikasi dengan pelaku dan akhirnya meringkus pelaku tersebut di salah satu titik di sepanjang jalan bundaran Samata," kata Kompol Syafei.

Terlalu, Wanita Tunawicara Korban Pemerkosaan Sempat Diusir dari Desa

Konfrontasi - Nasib malang dialami wanita berinisial R yang menjadi korban pemerkosaan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Perempuan 19 tahun itu tunawicara, tak mampu menceritakan apa yang terjadi sebenarnya.

Bahkan, setelah diketahui hamil, ia sempat diusir dari dusunnya. Kepala desa setempat yang sebelumnya menampung korban mengusir wanita yatim piatu itu.

Korban yang tak bisa lagi tinggal di rumah kepala desa, mencoba pulang ke rumah neneknya. Namun, karena kehamilannya di luar nikah, ia juga tak diterima oleh keluarganya.

Ia pun mencoba mencari keadilan. Pada 18 Oktober 2018 lalu, ia melaporkan apa yang dialaminya ke Polres Kabupaten Gowa. Namun, polisi sulit untuk mendapatkan keterangan dari korban yang tunawicara. Ia tak mampu menyebut siapa pelaku yang memperkosanya. 

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Gowa, Aiptu Hasmawati menjelaskan, korban selama mengandung dirawat di shelter atau rumah aman di Kota Makassar. Unit PPA Polres Gowa dibantu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar merawat korban.

"Kepala desa dan nenek korban sudah tidak mau merawat karena kehamilannya," ujar Hasmawati dikutip dari VIVA, Minggu, 31 Maret 2019.

Empat bulan menjalani perawatan kehamilan, Februari 2019 lalu, bayi yang dikandung korban pun lahir dengan sehat. Kelahiran bayi tersebut membuat pihak Polres Gowa memulai langkah penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. 

Hasil tes DNA, pihak Kedokteran Forensik Polda Sulsel pun berhasil mengungkap ayah biologis dari bayi tersebut. Berdasarkan bukti tersebut, pelaku diduga bernama Makku Dg Tutu (38). Pelaku diketahui tinggal seatap dengan korban di rumah kepala desa. 

"Korban ini yatim piatu, sejak umur 9 tahun ditampung oleh kepala desa. Namun karena kehamilannya, dia diusir. Pelaku diketahui merupakan pengasuh korban dan memang tinggal serumah. Buktinya berdasarkan hasil tes DNA," ujar Hasmawati.

Tribun Penonton Roboh, Seorang Satpol PP Tewas Terimpah

Konfrontasi - Hujan disertai angin kencang merobohkan tribun penonton di Lapangan Syech Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 3 Februari 2017. Lapangan itu berada tepat di depan kantor Bupati Gowa

Satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gowa, Abdul Rahman, 38 tahun, tewas tertimpa material bangunan.

Menurut Kepala Kepolisian Resor Gowa, Ajun Komisaris Besar Polisi Ivan Setiadi, awal kejadian itu ketika Rahman berteduh usai latihan baris-berbaris bersama 40 anggota Satpol PP.

Kabupaten Gowa akan Disulap Jadi Kota Wisata

KONFRONTASI - Pemerintah berencana menjadikan Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan sebagai salah satu kota tujuan wisata. Kabupaten Gowa Malino dinilai memiliki beragam perkebunan yang bisa dijadikan sebagai pusat wisata untuk keluarga.

Wakil Presiden Jusuf Kalla membahas rencana tersebut bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.