Jokowi

Petisi 50: Jokowi dan PDI Perjuangan Mungkin Sudah Tak Paham Lagi Ajaran Bung Karno

KONFRONTASI - Aktivis Petisi 50, Chris Siner Keytimu, mengatakan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) merupakan kemenangan Kubu Pancasila.

"Kemenangan KMP (Koalisi Merah Putih) yang mendukung Pilkada melalui DPRD adalah kemenangan kubu Pancasila dan kembali pada UUD 45," kata Chris.

Jokowi Bikin Geger di Pesawat Garuda

KONFRONTASI-Penumpang pesawat Garuda Indonesia tujuan Bali-Jakarta hari ini, Minggu (28/9) sempat dibuat heboh. Kehebohan itu terjadi lantaran kehadiran Presiden terpilih, Joko Widodo yang menggunakan pesawat kelas ekonomi.

"Kelas ekonomi pesawat Garuda dari Bali ke Jakarta jam 18.15 tadi heboh. Baik waktu boarding maupun setelah landing. Heboh itu karena Pak Jokowi sebagai presiden terpilih naik pesawat tersebut di kelas ekonomi," ungkap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan melalui pesan singkatnya.

Jokowi dan Angkatan 1998: Dari Ancaman sampai Peran dalam Pemerintahan dengan klaim atas nama Rakyat

KONFRONTASI-Aktivis 98 tengah berkumpul di Bali. Mereka tengah menyolidkan barisan untuk mengawal pemerintahan Joko Widodo, presiden terpilih hasil pemilu lalu.

Pada kesempatan temu aktivis, Jokowi diancam akan diturunkan dari jabatan presiden jika mengkhianati kehendak rakyat.

 

Kiki seorang aktivis 98 asal Palembang menyampaikan dengan tegas hal itu. "Kami akan mengamati kinerja Anda. Jika Anda mengkhianati kehendak rakyat, maka Alhamdulillah kami akan turun ke jalan menurunkan Anda," kata Kiki pada sesi dialog dengan Jokowi, Sabtu (27/9).

 

Kata Pengamat, Jokowi Bakal Temui Dilema Jalankan Ajaran Trisaksi

KONFRONTASI-Peneliti Senior  Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, menilai calon presiden terpilih, Joko Widodo bakal menemui tiga paradoks dan dilema dalam menjalankan ajaran Bung Karno yang dikenal dengan istilah Trisakti.

 

Pada diskusi Membaca Arah Kabinet Jokowi-JK, Karyono mengatakan sebenarnya ajaran Trisakti yang ingin diterapkan Jokowi dapat menjadi penuntun ke arah pembangunan Indonesia yang lebih baik. 

 

Namun pada kenyataannya pelaksanaannya tidak semudah yang dibayangkan.

 

Adian Napitupulu, Poltak Sitanggang dan Jokowi soal Mafia Migas

KONFRONTASI, BALI- Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memastikan nama Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia Poltak Sitanggang masuk dalam bursa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).  Ada kabar, konon dia dikenal dekat dengan Adian Yunus Yusak Napitupulu, yang mendukungnya jadi menteri ESDM, bukan main.  Memang, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) Adian Napitupulu siap memimpin Satuan Tugas Anti Mafia Minyak dan Gas yang akan dibentuk Presiden terpilih Joko Widodo , dan Adian bersama kelompok Aktivis 1998 ajukan SItanggang jadi menteri ESDM.

FITRA Sebut Jokowi akan Tinggalkan Relawan

KONFRONTASI-Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi), disebut akan meninggalkan relawannya. Sebab, Jokowi akan lebih sering bergulan dengan elit partai politik saat di dalam pemerintahan, ketimbang relawan.

Pada Pilpres 2014 lalu, Jokowi termasuk yang punya banyak relawan. Faktor relawan ini juga, yang membuat Jokowi-JK bisa menang di pilpres.

Direktur Forum Transparasi Untuk Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi mengatakan itu, disela-sela diskusi "Membaca arah kabinet Jokowi-JK, Kabinet Trisakti atau Transaksi".

Parpol Pengusung Jokowi Minta Jatah Kursi Kabinet, Jokowi Disandera

KONFRONTASI- Presiden terpilih Joko Widodo diduga tersandera partai politik pengusungnya dalam membentuk kabinet. Hal tersebut terlihat dari diputuskannya 16 menteri berlatar belakang kader partai politik dan 18 menteri berlatar belakang profesional.

"Jokowi harus menghadapi desakan-desakan dari partai pengusungnya sendiri yang minta jatah menteri. Begitu tampaknya," ujar pengamat politik LIPI Pandu Yuhsina dalam diskusi bertajuk "Membaca Arah Kabinet Jokowi-JK" di Cikini, Jakarta Pusat, pada Minggu (28/9/2014).

Kata Uchok, Jokowi-JK menjadikan Relawan hanya sebagai Herder

KONFRONTASI-Pasangan presiden dan wapres terpilih periode 2014-2019, Joko Widodo dan Jusuf Kalla dianggap telah melupakan para relawan yang mendukung dalam Pilpres lalu. Hal itu ditandai dengan tidak dilibatkannya kelompok relawan dalam berbagai keputusan penting.

Pernyataan ini disampaikan Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi dalam acara diskusi bertajuk 'Membaca arah kabinet Jokowi-JK' di Cikini, Jakarta Pusat pada Minggu (28/9). Menurutnya pasangan Jokowi-JK hanya memanfaatkan kelompok relawan hanya untuk kepentingan pemenangan pilpres semata.

Jokowi Tersandera Kelompok Kepentingan, Kabinetnya Diduga Transaksional

KONFRONTASI- Banyak pihak menyoroti rencana komposisi di kabinet baru bentukan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Peneliti politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Pandu Yuhsina menilai Jokowi terngah tersandera dalam mencari sosok yang layak menjadi pembantunya di kabinet nanti.

Pages