15 December 2019

Jokowi

Rizal Ramli Ingatkan: Ketika Visi Tidak Nyambung Dengan Policy Dan Personalia, Buntutnya Tragedi!

KONFRONTASI- Tokoh nasional dan Ekonom senior Dr. Rizal Ramli kembali mengingatkan visi Presiden Joko Widodo di 2045 tidak akan tercapai kalau salah memilih menteri di sektor ekonomi. Dalam pidato perdanya usai pelantikan, Jokowi menargetkan agar rakyat Indonesia pada tahun 2045 pendapatannya Rp 27 juta per kapita per bulan.

Tito Karnavian Dianggap Pantas Jadi Mendagri

KONFRONTASI-DPR sudah menyetujui surat yang dikirimkan Presiden Jokowi perihal pemberhentian Tito Karnavian sebagai Kapolri. Sebelum surat dikirim ke DPR, Jokowi sudah memanggil Tito. Tito dikabarkan akan masuk kabinet kerja jilid II pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Pengamat Intelijen dan terorisme Stanislaus Riyanta, menilai tepat jika Tito menjadi narkoda di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Tito Karnavian sangat tepat untuk tugas Mendagri," ujar Stanislaus, Selasa (22/10/2019)

Prabowo Mau Jadi Menteri Jokowi, PAN Kaget

KONFRONTASI-Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengaku kaget dengan keputusan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mau menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Dia mengaku kaget karena Prabowo merupakan mantan kompetitor Jokowi di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 namun menjadi menteri di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf,

“Tentu kita kaget juga pak Prabowo mau jadi menteri ya,” kata Yandri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/10).

Apa yang Terjadi Ketika Sri Mulyani Lakukan Austerity Policy (Kebijakan Pengetatan) ?

Apa yang Terjadi Ketika Sri Mulyani Lakukan Austerity Policy (Kebijakan Pengetatan)

Oleh: Gede Sandra

Tiga tahun lalu. Saat Sri Mulyani baru memasuki Kabinet Jokowi pada Agustus 2016, dengan dalih untuk mengamankan defisit, ia memotong anggaran hingga Rp 137 triliun di APBN. Ini adalah kebijakan austerity (pengetatan anggaran) yang pertama.  

Syahril Yasin Limpo, Calon Menteri Jokowi di Kabinet Kerja Jilid II

JAKARTA-  Syahrul Yasin Limpo dipanggil Presiden Jokowi, Selasa (22/10/2019). Dia pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan hingga 8 April 2018.

Belum diketahui, posisi menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II yang diserahkan Jokowi kepadanya.

Mau Dihapus Jokowi, Jabatan 440 Ribu PNS Eselon III-IV Terancam Hilang

KONFRONTASI -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana menghilangkan jabatan struktural PNS untuk eselon III dan IV di periode kedua kepemimpinannya. Hal tersebut dilakukan agar jabatan fungsional lebih diperbanyak untuk menghargai keahlian.

Ketulusan Rizal Ramli untuk Bantu Pemerintah Pecahkan Masalah Ekonomi

Kritik Ekonom FE-UI untuk Luhut B Panjaitan Sebaiknya Direnungkan

Jika Nasdem Oposisi, Apa Resikonya Bagi Jokowi?

KONFRONTASI-Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komaruddin menilai kaolisi Jokowi-Ma'ruf Amin terlihat mulai tidak solid. Menurut Ujang, pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem menyiratkan hal tersebut.

"Iya, betul (koalisi Jokowi-Ma'ruf terlihat tidak solid," ujar Ujang Komaruddin di Jakarta, Senin (21/10/2019).

BEM UIN Jakarta Tuntut Jokowi Tuntaskan Janji Politiknya

KONFRONTASI-Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta atau UIN Jakarta turut menggelar aksi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI di depan Gedung Indosat, Jakarta Pusat, Senin (21/10).

Dalam aksinya, BEM UIN Jakarta menyoroti janji Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang belum dituntaskan di periode pertama memimpin Indonesia. Bahkan, BEM UIN Jakarta memberi rapot merah bagi kinerja Jokowi di periode pertama.

Pages