18 February 2020

Jokowi

Lumpuh-Layu, Jokowinomics Dikhawatirkan Bubar dan Hancur Berantakan, Krisis Kepemimpinan dan Ekonomi Bakal Meledak Tahun Ini

KONFRONTASI- Rezim Jokowi dikhawatirkan  tidak akan selamat, bahkan gagal, hancur berantakan karena terlalu pro-China RRC, dan menganut Neoliberalisme ala Menkeu Sri Mulyani yang sangat bertentangan dengan Trisakti  Presiden Soekarno. Kepemimpinan Jokowi  dikhawatirkan gagal dan sudah tidak dipercaya pasar dan  rakyat lagi serta dunia Barat/negara maju. Dikhawatirkan krisis ekonomi meledak tahun ini.

Rizal Ramli: Banyak Orang yang Tanya, Kok sekarang Cari Uang Susah Sekali? Ekonomi Nyungsep

KONFRONTASI- Berbagai kalangan masyarakat mengelur kepada tokoh bangsa Dr Rizal Ramli bahwa mencari uang sekarang susah sekali. Kehidupan sosial-ekonomi makin sulit, muram dan nyungsep, Bahkan pengap. Apa yang terjadi?

Janji Jokowi Bikin Sri Mulyani Sakit Perut, Gerindra Bereaksi

KONFRONTASI-Baru-baru ini Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (SMI) buka-bukaan mengenai keluh kesahnya merealisasikan janji kampanye Presiden Joko Widodo yang dijanjikan saat Pilpres 2019 lalu.

Bahkan wanita dengan predikat menteri terbaik se-Asia Pasifik ini tanpa sungkan mengeluarkan unek-uneknya.

Rizal Ramli: Pemerintah Terperangkap Ekonomi Neo-liberal Boros Utang Berbunga Tinggi. Demikian Penilaian RR atas 100 Hari Jokowi

KONFRONTASI-Tokoh nasional Rizal Ramli menangapi 100 kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf Amin yang akan jatuh pada akhir Januari ini. Ia menilai 100 hari kinerja Jokowi masih jauh dari harapan masyarakat Indonesia. Pemerintah Jokowi terperangkap ekonomi Neo-liberal boros Utang Berbunga Tinggi

100 Hari Jokowi-Maruf, Belum Ada Hal yang Menggembirakan

KONFRONTASI-Memasuki 100 hari kerja Pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin tidak menggembirakan, ada banyak catatan dan evaluasi yang perlu dibenahi.

Demikian disampaikan oleh Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi, dilansir RMOL, Rabu (29/1).

Menurutnya, dalam 100 hari pertama Jokowi-Maruf, terdapat tiga masalah utama yang perlu disoroti. 

Pertama terjadi penurunan daya beli masyarakat, lalu naiknya biaya pelayanan publik, dan terakhir masalah manajemen BUMN yang tersandung mega skandal korupsi.

Jokowi 100 Hari, Krisis Tanggung Jawab dan Krisis Multidimensi

KONFRONTASI- Jokowi 100 Hari, Krisis Tanggung Jawab dan Krisis Multidimensi

1. Skandal Korupsi Jiwasraya Rp 13 Triliun dan Dana Pemilu

Hari ini Jokowi memerintah 100 hari dalam rejim Jokowi jilid dua. Kemarin SBY menulis surat terbuka, tentang korupsi Jiwasraya, diantara kalimatnya, "kalau Jokowi tidak mau tanggung jawab, salahkan saja  masa lalu", kata SBY.  Menurut SBY pemimpin itu bukan "Kumaha engke, tapi engke kumaha", yang artinya "bukan bagaimana nanti, tapi nanti bagaimana".

Rizal Ramli: Mas SBY Boleh Baper, Tapi Jangan Dong Hilangkan Fakta (Skandal Century)

KONFRONTASI- Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan bahwa kasus PT. Asuransi Jiwasraya bukan masalah besar di zamannya memang benar. Kerugian yang sempat dialami perusahaan plat merah itu bahkan membaik di era SBY.

Begitulah ungkapan ekonom senior DR. Rizal Ramli saat berbincang dengan redaksi, Selasa (28/1).

SBY Dirundung Skandal Centurygate, Jokowi Dirundung Jiwasrayagate

KONFRONTASI- Mantan Presiden SB Yudhoyono ( SBY)  merasa sedih dan kecewa dengan kasus korupsi Jiwasraya yang hancur digarong oleh orang dalam dan oknum kleptokrat.  Nampaknya SBY benar dalam satu hal, yaitu Kasus Jiwasraya (Jiwasrayagate) yang di zaman SBY bukan masalah besar.  Di Era SBY itu, Jiwasraya memang membaik, tetapi justru di zaman Presiden Jokowi ( JKW-1) 2014-2019  Jiwasraya rusak berat dan dirampok, digarong. 

SBY: Jokowi Tak Ingin Negeri Ini Menyimpan Banyak Bom Waktu

KONFRONTASI -   Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku yakin bahwa Presiden Jokowi ingin kasus penyimpangan-penyimpangan di Jiwasraya bisa diungkap semuanya.

“Sehingga yang bersalah diberikan sanksi yang adil,” ujar SBY dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (27/1).

SBY juga memastikan Jokowi tidak ingin ada permasalahan serius terbiarkan dan terus berlangsung. Sehingga negeri ini menyimpan banyak ‘bom waktu’.

Minta Pencabutan Subsidi Gas Melon Dibatalkan, Pedagang Ingatkan Janji Jokowi Saat Makan Bakso Bersama

KONFRONTASI-Paguyuban Pedagang Mie dan Baso (Papmiso) Kota Tangerang Selatan mengaku keberatan dengan wacana pencabutan subsidi gas 3 kilogram oleh pemerintah.

"Tentu kami sangat keberatan dan menolak rencana pencabutan subsidi gas melon oleh pemerintah," kata Ketua Papmiso Tangsel Sutrisno, Selasa (21/1).

Diterangkan dia, saat ini ada sekitar 25 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang menggunakan gas tabung 3 kilogram sebagai sumber pendukung usaha masyarakat, termasuk para pedagang mi dan baso yang ada di Tanah Air.

Pages