Jokowi

Iwan Sumule: Patut Diduga Jokowi Gunakan Trio Century untuk Kosongkan Kas Negara

KONFRONTASI- Sri Mulyani, Wimboh Santoso dan Raden Pardede menempati posisi strategis di era pemerintahan Jokowi. Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule curiga dan menduga ketiganya bakal membuat kas negara kosong.

"Patut diduga presiden yang masih mau menggunakan mereka bukan untuk memenuhi brankas negara, melainkan mengosongkan brankas negara," kata Iwan Sumule di akun twitter @KetumProDEM, Sabtu 1 Agustus 2020.

Rocky Gerung: Presiden Dungu Adalah Tumor Ganas Bagi Tiap Republik

KONFRONTASI-– Pengamat Politik Rocky Gerung memberikan sindiran pedas terkait dugaan dinasti politik yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait majunya anggota keluarga dalam Pilkada 2020.

Menurut Rocky, fenomena tersebut merupakan upaya membangunkan kembali dinasti politik

“Presiden dungu adalah tumor ganas bagi tiap republik. Gejalanya adalah dinasti politik,” cuitnya dalam akun Twitternya, @rockygerung_rg, seperti dilihat, Senin (3/8/2020).

Iwan Sumule: Ngeluh Lagi, Ngeluh Lagi, Pak Jokowi Mundur Sajalah

KONFRONTASI-Sikap Presiden Joko Widodo yang dari rapat ke rapat hanya mengeluhkan kinerja anak buahnya dikritisi tajam oleh Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule.

“Ngeluh lagi. Ngeluh lagi,” begitu sindir Iwan Sumule yang kesal dengan sikap monoton dari Jokowi dalam menangani Covid-19, kepada redaksi, Senin (3/8).

Gagasan/Pesan Rizal Ramli kepada Cakra Buana PDIP, Rakyat Indonesia dan Pemerintah Jokowi

 KONFRONTASI- Gak usah mikirin pengusaha yang gede-gede,  sebab yang gede mah udah tahu jalannya sendiri. Yang penting, Presiden itu sebagai pemimpin harus jelas hatinya, harus berpihak ke rakyat kecil. ''Saya kadang2 bertanya tanya Pak Jokowi kan dari rakyat biasa, masa lihat rakyat susah gak ada hatinya?''.  ''Kan tinggal ngomong, cari jalan donk. pasti ada yang pinter yang tahu jalannya.'' 

Pertemuan Forum Kedaulatan NKRI dan Panglima TNI/ TNI-AD

KONFRONTASI- Kami Forum Kedaulatan NKRI, sebagai rangkaian kegiatan kami audiensi/ diskusi dengan Kapolri, MUI dan hari ini dengan Panglima TNI AD) mengingat sudah ada keputusan  Mahkamah Agung (MA/2020) yang membatalkan kemenangan Jokowi-Maruf dalam Pilpres 2019, yang implikasi sosial-politk dan ekonominya sangat serius di mata masyarakat, dunia internasional dan pasar global/kalangan investor. Bahwa:.

Diduga Trio Century (Skandal Bank Century) jadi Aktor Rekayasa Perppu/UU No. 1 Tahun 2020/UU No2/2020 yang Jerumuskan Jokowi ?

KONFRONTASI-Diduga “Trio Century'' yakni Sri Mulyani Indrawati (SMI), Wimboh & Raden Pardede -merupakan aktor yang mengusulkan Perppu/UU No. 1 Tahun 2020/UU No2/2020, yang menjerumuskan Presiden Jokowi ke jurang nista melanggar Konstitusi 1945. Trio Centurygate  '' Sri Mulyani Indrawati (SMI), Wimboh & Raden Pardede''  diduga sebagai para aktor intelektual atau dalang Perppu/UU No. 1 Tahun 2020/UU No2/2020 itu. Sebab, sebagai dampaknya,  Jokowi mungkin bisa dikenakan pemakzulan atas Perppu/UU No.

Dipimpin Jokowi, Kas Negara Kosong?

KONFRONTASI -   Rektor Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Darmajaya Lampung, Andi Desfiandi mengingatkan, kondisi ekonomi nasional saat ini memang sedang menghadapi masalah berat.
Dia menganalisis dan memperkirakan, kas negara saat ini bukan hanya kosong tapi minus akibat defisit keuangan terjadi dalam tiga tahun berturut turut.

Ia juga meyakini, untuk membayar kewajiban utang negara yang jatuh tempo, pemerintah akan meminjam lagi dengan mengeluarkan obligasi atau menarik pinjaman dari negara luar negeri.

Menyoal RUU HIP dan Pemakzulan Jokowi

OPINI-Isu RUU HIP Jadi top scor. Tertinggi ratingnya dan mengalahkan isu-isu lain. Kenapa? Karena isu ini menyentuh hal yang sangat sensitif. Dicurigai berkorelasi dengan kebangkitan PKI.

Sampai disini, umat Islam dan TNI, terutama Angkatan Darat (AD) kompak. Sebab, kedua kelompok ini yang paling besar jumlah korbannya saat PKI melakukan pemberontakan tahun 1948 dan 1965.

Tak Lagi Sakral, Istana Kini Dianggap Hanya Jadi Penyambung Kekuasaan Keluarga Jokowi

KONFRONTASI-Ada kesan pergeseran fungsi kepala negara yang sejatinya menjadi utusan rakyat.

Hal itu terlihat dalam lobi yang diduga dilakukan pihak istana kepada mantan politisi PDIP, Akhyar Nasution untuk mundur dari kontestasi Pilkada Medan dengan imbalan jabatan seperti yang disampaikan loyalis Akhyar, Ustaz Ade Darmawan.

"Jika benar demikian, maka Istana sudah tidak lagi sakral dan milik semua warga negara, tetapi tidak lebih sebagai penyambung kekuasaan keluarga," ujar Dedi Kurnia Syah dilansir RMOL, Kamis (30/7).

Pages