Jokowi-Ma'ruf

Heboh Kabar Mahasiswa Bakal Demo Gede-gedean Lengserkan Jokowi-Ma'ruf

KONFRONTASI -  Koordinator Pusat Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia, Remy Hastian, membantah pihaknya akan menggelar demo besar-besaran untuk melengserkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Menurut dia, undangan yang tersebar dalam grup WhatsApp (WA) atas nama BEM SI tersebut tidak benar.

"Sangat jelas ini undangan bukan dari Aliansi BEM SI, ini hoax," ucapnya dilansir dari portal Pojoksatu.id di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

BPN Desak Diskualifikasi Pasangan Jokowi-Ma'ruf , Gelar Demo Damai 3 Hari Berturut-turut

KONFRONTASI -  Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Siti Hediati Hariyadi atau yang karib disapa Titiek Soeharto mengatakan pihaknya akan menggelar demonstrasi damai pada tanggal 20, 21, dan 22 Mei 2019.

Aksi unjuk rasa tersebut untuk memprotes penyelenggaraan Pemilu 2019 yang dinilai penuh kecurangan.

Bila Jokowi-Ma'ruf Kalah, CEO Cyrus Akan Pensiun dari Dunia Survei

KONFRONTASI -  CEO Cyrus Network Hasan Nasbi yakin pemenang Pilpres 2019 adalah pasangan Joko Widodo - Kh Maruf Amin. Dirinya berani bertaruh untuk kemenangan Jokowi, jika kalah dirinya siap mempertaruhkan nama besarnya dengan pensiun dari dunia survei nasional.

"Kami yakin Jokowi akan menangi pilpres 2019 nanti, selisihnya dengan Prabowo dua digit," Kata Hasan saat berbincang di Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

BPN Yakin Bulan Ini Elektabilitas Prabowo Salip Jokowi

Konfrontasi - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yakin elektabilias capresnya menyalip petahana bulan ini. BPN mengklaim elektabilitas capres-cawapresnya tak terbendung.

"Elektabilitas Prabowo-Sandi tak terbendung. Mohon doa dan dukungan semua pihak #2019GantiPresiden insyaallah terwujud dengan kemenangan Prabowo-Sandi," kata Juru bicara BPN Pipin Sopian saat dihubungi, Minggu (3/2/2019).

Kian Tipis, Elektabiltas Jokowi-Ma'ruf Hanya Selisih 2% dari Prabowo-Sandiaga

KONFRONTASI -  Selisih elektabilitas Capres dan Cawapres petahana Jokowi-Ma'ruf Amin dan paslon penantang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kian menipis.

Terbaru, elektabilitas paslon nomor urut 02 mulai menempel ketat paslon nomor 01 dengan tingkat elektabilitas keduanya hanya beda tipis.

Hal ini berdasakan survei internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, sebagaimana dinukil dari akun twitter pribadi Anggota BPN, Mardani Ali Sera, hari ini, Kamis (31/1/2019).

Analis Sosial Muda Saleh: Sebut Jaga Martabat Kedua Paslon, KPU Justru Jatuhkan Kredibilitas Jokowi

KONFRONTASI  -     Analis sosial Universitas Bung Karno (UBK) Muda Saleh mempertanyakan jawaban Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, yang menyatakan, bahwa bocoran pertanyaan untuk paslon karena demi menjaga martabat kedua paslon. Dimana Arief menyatakan hal tersebut seusai melantik komisioner KPUD se-Sumsel di Palembang, Senin (7/1/2019).

Arie Nurcahyo: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun, Prabowo-Sandi Naik

KONFRONTASI -     Direktur Eksekutif Para Syndcate Arie Nurcahyo menyebut tren elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengalami penurunan. Sementara tren pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno cenderung naik. Kenapa?

Awalnya, Arie menjelaskan kesimpulan tren elektabilitas ini diambil melalui beberapa lembaga survei yang dirilis sejak penetapan nama cawapres, yaitu pada Agustus hingga November yang kemarin dirilis. Menurutnya, pasangan Jokowi-Ma'ruf trennya menurun karena beberapa faktor.

Pages