Jokowi Kalah

Prabowo Menang, Jokowi Tumbang di Palembang

KONFRONTASI - Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno menguasai 17 kecamatan di Palembang, Sumatera Selatan, dari pesaingnya Joko Widodo- Ma'ruf Amin. Total selisih suara keduanya terbilang cukup jauh.

17 Kecamatan itu adalah Kecamatan Ilir Barat II, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Ilir Barat I, Ilir Timur II, Sukarami, Sako, Kemuning, Kalidoni, Bukit Kecil, Sako, Gandus, Kertapati, Plaju, Jakabaring, Sematang Borang, dan Ilir Timur III.

Kemenangan Prabowo di DKI Jakarta Merembet, Merembes dan Meluas ke Daerah-Daerah. Prabowo Tidak Terbendung lagi, kata Analis dan Aktivis ini

KONFRONTASI --  Kemenangan Prabowo Subianto tidak bisa dibendung lagi, sedangkan kekalahan Joko widodo di DKI Jakarta telah merembet, merembes dan meluas ke daerah-daerah Jabar, Jateng dan Jatim serta Banten seperti efek domino. Kemenangan Prabowo adalah kemenangan akal sehat mengalahkan akal dungu yang membebani rakyat dan kubu Jokowi sendiri. Demikian pandangan peneliti /dosen senior Universitas Paramadina Dr Herdi Sahrasad dan tokoh Persatuan Alumni GMNI dari Indonesia Timur Nehemia Lawalata atas Debat Capres Sabtu (31/3).

Senjakala dan Kekalahan Joko widodo sudah sangat Jelas

KONFRONTASI --  Tokoh nasional Dr Rizal Ramli (RR) mencatat bahwa  senjakala dan Kekalahan Joko widodo sudah sangat jelas dan cetho welo-welo.  Rakyat Indonesia dan dunia internasional melihat jelas bahwa kampanye Prabowo-Sandi di berbagai kota dan daerah disambut  sangat luar biasa, penuh antusiasme, dan membahana. Padahal  kota-kota dan daerah itu semula menjadi basis Jokowi.  Peta politik sudah berubah.  Situasi di lapangan membuktikan Prabowo berhasil merebut kantong-kantong suara Jokowi di seluruh Indonesia.

Detik-detik Jokowi Melawan Kekalahan

KINILAH saat tepat bagi publik menghitung detik-detik kekalahan calon presiden Joko Widodo. Detik pertama bisa dimulai dari pengumuman hasil survei Litbang Kompas yang mengungkap elektabilitas sang petahana sudah berada di bawah 50%. Lalu, disusul keluarnya telegram Kapolri, Tito Karnavian, untuk menarik pasukannya berada di tengah. Selanjutnya, Kapolri pun menghentikan sementara acara Millenial Road Safety Festifal (MRSF) 2019.

Secara Psikologis Capres Petahana Joko Widodo Menunjukkan Akan Kalah di Pilpres 2019

KONFRONTASI -  Budayawan Betawi Ridwan Saidi mengatakan psikologis Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan akan kalah di Pilpres 2019. Hal itu dikatakan terkait beberapa pengkritik pemerintah yang dijebloskan ke penjara.

"Yang kayak begini sebenarnya ini adalah psikologi orang yang sudah mengerti akan kalah. Apalagi Amien Rais, Pak Prabowo, diancam bakal ada penangkapan-penangkapan nah itu dia takut," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Ternyata Pengusaha Ketakutan Bila Jokowi Kalah di Pemilu 17 April 2019

KONFRONTASI -  

Ketua Umum Apindo Sofyan Wanandi, pada Senin (19/3/2019) malam mengumpulkan para pengusaha guna membicarakan persiapan deklarasi dukungan kepada capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Para pengusaha mulai takut bila Jokowi kalah pada Pilpres, 17 April mendatang.

Menurut keterangan sumber, selain Sofyan, hadir dalam pertemuan itu beberapa pengusaha papan atas. Yakni,
Adhi Lukman (GAPMMI), Franky Sibarani, Sudhamek, Sinta Kamdani, dan Haryadi Sukamdani.

Jika Prabowo Menang & Jokowi Kalah di 2019, Begini Pilpres 2024 Menurut Effendy Ghazali

KONFRONTASI -  Pengamat politik Effendy Gazhali memberikan komentar terkait gelaran pemilihan presiden (pilpres) dua kali berturut-turut yang diisi oleh nama calon presiden (capres) yang sama.

Hal ini dikemukakan Effendy dalam tayangan Indonesia Lawyers Club, TV One, Rabu (15/8/2018).

Perlu diketahui pilpres 2014 dan 2019 mendatang kembali mempertarungkan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Maaf, Jokowi Tak Kompeten dan Tak Usah Ngotot Menang Pilpres dengan segala cara. Rakyat Tidak akan Menerima. Pilpres harus Jurdil

KONFRONTASI- Kubu Joko Widodo khawatir dan cemas  bakal kalah karena kegagalan ekonomi dan Jokowi  tak penuhi janji kampanye 2014. Harusnya Jokowi tahu diri dan tidak usah ngotot menang Pilpres 2019 karena dia bakal kalah akibat kegagalan dan inkompetensi Jokowi yang tidak pantas jadi pemimpin negeri terbesar di Asia Tenggara ini. Hanya pemilu pilpres curang yang mungkin bikin Jokowi menang, dan itu akan jadi masalah dan beban untuk rakyat yang pasti tidak akan menerima. Bagaimana mungkin Jokowi menang kalau rakyat menderita dan makin susah di era kekuasaannya?

Nasir Djamil Yakin Jokowi Kalah Di Pilpres 2019

KONFRONTASI -   Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil berharap Joko Widodo tidak terpilih lagi menjadi Presiden RI untuk periode berikutnya. Pasalnya, semasa pemerintahan Jokowi, situasi politik di negeri ini kian gaduh. Hal itu menurutnya karena Jokowi bukanlah seorang presiden yang juga memimpin sebuah partai.

Pages