Jiwasraya

Bacakan Pledoi, Heru Hidayat Bantah Nikamati Aliran Dana Jiwasraya Rp10 Triliun

KONFRONTASI-Tuduhan menikmati aliran dana hingga Rp 10 triliun dari PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dibantah Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat.

Hal tersebut disampaikan dalam nota pembelaan atau pledoi Heru Hidayat, yang dibacakan dalam lanjutan persidangan perkara Asuransi Jiwasraya, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).

Tuntut Benny Tjokro Seumur Hidup Penjara, Kejagung Diapresiasi

KONFRONTASI-Praktisi hukum Fahri Bachmid mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang menuntut Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro atas dugaan korupsi di korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan penjara seumur hidup.

Menurutnya, tuntutan itu sangat penting dalam praktik penerapan hukum tipikor di Indonesia saat ini.

MAKI: Skandal Jiwasraya Cetak Rekor Baru Vonis Seumur Hidup

KONFRONTASI- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memvonis empat terdakwa kasus korupsi Jiwasraya divonis hukuman penjara seumur hidup.

Mereka adalah mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan, dan Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

Kejagung Tetapkan Piter Rasiman Sebagai Tersangka Jiwasraya

KONFRONTASI-Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Piter Rasiman sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi sekaligus tindak pidana pencucian uang PT Asuransi Jiwasraya.

Piter merupakan direktur PT Himalaya Energi Perkasa yang diduga membuat delapan perusahaan fiktif untuk menampung uang PT Jiwasraya. "Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung menetapkan tersangka PR sebagai tersangka pihak swasta," kata Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono di Gedung Bundar, Senin (12/10/2020). 

Soal Suntikan Rp 22 Triliun ke Jiwasraya, Indef: Kejahatan Berjemaah

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati, dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/7/2017). (Kompas.com/Kurnia Sari Aziza)

 

KONFRONTASI -   Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance ( Indef) Enny Sri Hartati mengkritik langkah DPR RI dan pemerintah menyetujui penyuntikkan dana Rp 22 triliun ke PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melalui skema penyertaan modal negara ( PMN).

Perampokan Jiwasraya Dibantu Rp22 T, Pengamat: Pemerintah & DPR Menyakiti Rakyat

KONFRONTASI -   Pemerintah dan DPR menyakiti rakyat atas kesepakatan membantu perampokan Jiwasraya Rp22 triliun di bangsa Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19. “DPR dan Pemerintah sudah gila dan menyakiti rakyat atas kesepakatan membantu jiwasraya Rp22 triliun,” kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Sabtu (3/10/2020).

Eks Dirut Jiwasraya Dituntut 20 Tahun Penjara, MAKI Puas

KONFRONTASI-Sidang kasus PT Asuransi Jiwasraya memasuki babak baru. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung sudah mengajukan tuntutan kepada mantan para petinggi asuransi milik negara itu pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu malam (23/9).

Ketiganya adalah mantan Dirut Jiwasraya Hendrisman Rahim dengan tuntutan pidana 20 tahun penjara serta membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Jiwasraya Ambruk, Direksi Periode 2018-2023 Harus Bertanggung Jawab

KONFRONTASI-Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) periode 2018-2023 disebut sebagai pihak yang paling pantas dimintai pertanggungjawaban atas ambruknya kinerja asuransi tertua di Indonesia ini.

Dalam pledoi terdakwa Syahmirwan, PT AJS memikul beban insolvensi dengan gap antara aset dan kewajiban Jiwasraya negatif Rp 6,7 triliun ketika Direktur Utama dijabat Hendrisman Rahim dan Direktur Keuangan diabat Hary Prasetyo serta dirinya yang menjabat Kepala Divisi Investasi dan Keuangan dan General Manager Keuangan dan Produksi PT AJS.

Jaksa Tuntut Eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hukuman Seumur Hidup Penjara

KONFRONTASI-Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dengan pidana penjara seumur hidup. Ia dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama atas kasus dugaan rasuah di perusahaan pelat merah tersebut.

"Menuntut, supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menjatuhkan pidana penjara terhadap Terdakwa Hary Prasetyo selama seumur hidup," ucap Jaksa Yanuar Utomo saat membacakan amar tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/9).

Pages