19 December 2018

Jepang

Nissan Tarik 150 Ribu Unit di Jepang

Konfrontasi - Nissan Motor Co mengatakan akan menarik kembali (recall) lebih dari 150 ribu kendaraan di Jepang, lantaran adanya proses inspeksi akhir yang tidak sesuai, sebelum mobil-mobil itu dikirim dari dua pabrik manufaktur di negeri matahari terbit itu.

“Nissan baru saja menemukan beberapa ketidaksesuaian yang mungkin menyebabkan hasil pengujian yang gagal,” kata produsen mobil dalam siaran pers, seperti dilansir Reuters, Jumat (7/12/2018).

Jepang Perpanjang Daftar Negara Boikot Produk Huawei

Konfrontasi - Setelah Amerika Serikat, Australia, sampai Selandia Baru, kabarnya giliran Jepang akan memberlakukan larangan membeli perangkat telekomunikasi buatan Huawei serta ZTE, khususnya untuk kalangan pemerintah. 

Dikutip dari Japan Today, Sabtu (8/12/2018), perusahaan asal China seperti Huawei makin mendapat pengawasan ketat. Perusahaan ini dicurigai kepanjangan pemerintah China dan mungkin dimanfaatkan untuk memata-matai. 

Mantan Juara Maraton Dunia Ini Dipenjara Gara-gara Curi Makanan

KONFRONTASI-Mantan juara dunia maraton asal Jepang, Yumiko Hara, divonis satu tahun penjara karena mencuri makanan. Selain itu Hara juga diskors selama 4 tahun dengan pengawasan.

Dikutip dari Japan Today, Rabu (5/12/2018), Hara yang kini telah pensiun diketahui menderita bulimia atau kelainan berupa mengkonsumsi makanan kemudian mengeluarkannya.

Selain kasus ini, Hara juga pernah dihukum percobaan saat ketahui mencuri satu kantor permen seharga 382 Yen (sekitar Rp 48.000) di Prefektur Gunma pada 9 Februari 2018 lalu.

250 Remaja di Jepang Bunuh Diri Selama 2018

KONFRONTASI-Angka bunuh diri di Jepang masih tinggi. Yang menyedihkan, korbannya makin muda. Kementerian Pendidikan melaporkan bahwa tahun ini jumlah remaja yang bunuh diri mencatatkan rekor tertinggi dalam tiga dekade terakhir.

"Tingginya angka bunuh diri siswa menjadi masalah yang sangat mengkhawatirkan dan harus segera diatasi," tegas Noriaki Kitazaki, pejabat Kementerian Pendidikan Jepang, kepada Reuters kemarin (5/11).

Sampai akhir Maret lalu, ada 250 remaja yang mengakhiri hidupnya dengan tragis. Seluruhnya berumur di bawah 18 tahun.

Menggiurkan, Gaji Perawat Indonesia yang Bekerja di Jepang Capai Rp35 Juta

KONFRONTASI-Kerjasama pemerintah Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan sangat menjanjikan. Selain program pemagangan, pekerja migran Indonesia yang bekerja di Jepang pun memperoleh pendapatan yang besar.

“Pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai perawat apabila mereka telah lulus ujian perawat bisa memperoleh pendapatan bulanan sekitar 280 ribu yen (setara 35 juta),” ungkap Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Roostiawati, pada Kunjungan Kerja Tim Pengawas Pekerja Migran Indonesia di Tokyo, Jepang, Senin (5/11).

Roostiawati menjelaskan, perawat yang telah lulus ujian nasional Jepang (registered nurse Jepang) bisa bekerja di Jepang sampai dengan pensiun dan diijinkan membawa keluarganya.

“Skema ini merupakan kerjasama antar pemerintah sehingga resiko kerja amat minim. Kerjasama yang tertuang dalam Economic Partnership Agreement (IJ-EPA) telah berlangsung selama 10 tahun,” ujar Roostiawati.

Pemerintah Jepang, lanjut Direktur Roostiawati, membutuhkan setidaknya sekitar 500 orang Caregiver (atau di Jepang disebut Kaigofukushishi) setiap tahunnya.

Kebutuhan itu sulit dipenuhi dari pasar tenaga kerja di dalam negeri Jepang sendiri dengan populasi lanjut usia di sana yang sangat besar (penduduk usia diatas 100 tahun jumlahnya sdh mencapai 15.000).

Tak Lagi Dilayani Istri, Pria Ini Akhirnya Jatuh Cinta Pada Boneka

KONFRONTASI- Jatuh cinta pada boneka? Bagi kebanyakan orang itu mungkin sesuatu yang aneh. Namun tidak ndemikian bagi Masayuki Ozaki. Pria berusia 45 tahun ini mulai merasakan getar-getar cinta  cinta dengan boneka silikon, boneka ukuran manusia yang diberi nama Mayu. Dia meletakkan boneka di tempat tidur, seatap dengan istri dan anak perempuannya di Tokyo. Akhirnya menyulut konflik.

Bersumpah, ini cinta dalam pembelaan

Saat Menghadapi Jepang, Indra Syafri Ungkap: Jika Tuhan Berkehendak Tidak Ada yang Tidak Mungkin

KONFRONTASI -  Timnas Indonesia dipastikan bakal mengadapi Jepang pada babak prempatfinal Piala Asia (AFC) U-19, Minggu (28/10) pukul 19:30 WIB. Meski demikian, pelatih Indra Sjafri menolak gentar menghadapi Jepang yang berlabel sebagai juara bertahan dalam turnamen sepakbola di bawah usia 19 tersebut, tahun ini.

PM Jepang Lega Warganya Dibebaskan dari Penyanderaan

KONFRONTASI-Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Rabu mengatakan merasa lega setelah mendapat laporan bahwa sandera asal Jepang, yang diyakini ditangkap di Suriah tiga tahun lalu, dibebaskan.

Tetapi, dia menambahkan bahwa pemerintah masih memerlukan kepastian jati diri pria itu.

Jepang menerima kabar bahwa seorang pria diyakini bernama Jumpei Yasuda, wartawan lepas, dibebaskan, kata Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga pada Selasa malam, demikian Reuters melaporkan.

Tragis, Penjaga Kebun Binatang Tewas Diterkam Harimau Putih

KONFRONTASI-Tragis nasib yang dialami seorang penjaga kebun binatang di Jepang. Ia tewas setelah diterkam harimau putih yang langka. Pengawas kebun binatang mengatakan, petugas bernama Akira Furusho (40 tahun) itu ditemukan dalam kandang di Hirakawa Zoological Park di Kota Kagoshima.

Seperti dilansir dari New York Times pada Selasa (9/10), Kyodo News melaporkan, Furusho ditemukan dalam kondisi mengalami pendarahan di leher pada Senin (8/10) malam. Direktur kebun binatang Akinori Ishido mengatakan, tidak ada orang di sekitar saat kejadian itu.

Badai Trami Hantam Jepang, Jutaan Orang Dievakuasi

KONFRONTASI-Sekitar 3,7 juta penduduk di 19 prefektur di Jepang dievakuasi akibat badai trami yang menyapu Okinawa dan beberapa wilayah lainnya Sabtu (29/9).

Kemarin, Minggu (30/9) Trami bergerak menuju Pulau Honsu, pulau terbesar di Jepang. Japan Times melaporkan, 76 orang terluka. Belum ada laporan korban tewas.

Trami membawa angin dengan kekuatan tertinggi mencapai 222 kilometer per jam. Cukup untuk membalik sebuah mobil. Karena itulah, pemerintah Jepang mewanti-wanti penduduknya supaya tak keluar rumah.

Pages