Iran

Iran Perkenalkan Detektor Corona Jarak Jauh, Seperti Apa?

KONFRONTASI-Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) pada Rabu memperkenalkan sebuah perangkat yang mampu mendeteksi pengidap virus corona dari kejauhan, demikian dilaporkan Kantor Berita Tasnim.

Dengan menggunakan detektor pintar, diagnosis virus corona tidak lagi memerlukan tes darah sebab alat tersebut dari kejauhan mampu mengidentifikasi mereka yang tertular COVID-19, kata ketua komandan IRGC, Hossein Salami.

Sebuah Tradisi Turun-temurun: Puisi yang Digunakan orang Iran untuk Meramal Nasib

KONFRONTASI -  Tradisi meramal lewat puisi-puisi penyair terkenal Hafez (praktik yang dikenal dengan istilah fal-e Hafez) telah dipraktikkan di Iran - dan di tempat lain yang berbahasa Persia, seperti Afghanistan - selama berabad-abad.

Saya berjalan santai di kaki bukit di Teheran dengan teman saya Jamshid, dan Shirin, gadis yang sedang dia pacari.

Seorang teman Shirin baru saja didiagnosis mengidap kanker, dan Jamshid dan saya berusaha menghiburnya, mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja - tetapi tidak berhasil.

Iran "Kirim" Politikus untuk Berperang dengan Allah

Konfrontasi - Iran baru saja mengeksekusi mati narapidana kasus Moharebeh, bernama Mostafa Salami, Sabtu pagi 11 April 2020 waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari Human Rights Monitor Iran, politikus Kurdi berusia 53 tahun itu dieksekusi mati di dalam Penjara Saqqez.

Salimi merupakan narapidana kelas kakap. Dia dihukum mati setelah 17 tahun mendekam di penjara. Dia dijebloskan ke penjara setelah ditangkap di Kota Nahavand Provinsi Hamadan pada 6 April 2003.

Iran Anggap Sanksi AS di Tengah Pandemi Corona Sebagai Terorisme Medis

KONFRONTASI-Sanksi Amerika Serikat (AS) yang berlanjut terhadap Iran mewakili "terorisme medis" ketika Teheran melanjutkan pertempurannya dengan pandemi virus Corona COVID-19. Demikian pernyataan yang dikeluarkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Seyed Abbas Mousavi.

Mousavi mengatakan pemerintah Presiden Donald Trump tidak dalam posisi untuk mengkritik penangangan Iran terhadap krisis, mengingat kegagalannya untuk menahan pandemi.

Iran Bersiap Hadapi Gelombang Kedua Pandemi Corona

KONFRONTASI-Iran kemungkinan menghadapi gelombang kedua wabah virus corona dan pemerintah akan menerapkan langkah tegas saat jumlah kematian di negara itu meningkat menjadi 2.077.

Juru bicara pemerintah Ali Rabiei mengatakan, Rabu, Iran kemungkinan akan mengalami gelombang kedua virus corona karena tidak sedikit warga Iran yang tidak mematuhi anjuran otoritas kesehatan untuk menghentikan penyebaran virus di negara itu.

Ayatollah Khamenei Curiga Virus Corona Buatan Amerika

Konfrontasi - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei baru saja mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan tentang wabah Virus Corona atau COVID-19, Minggu 3 Maret 2020.

Khamenei mencurigai ada keterkaitan Amerika Serikat dengan serangan virus Corona yang kini telah menyebar ke 160 negara dunia dan telah menjangkiti 300 ribu lebih penduduk bumi.

Kecurigaan Khamenei itu didasari keanehan yang muncul pada diri Amerika. Yang pertama terkait janji-janji pemerintah Donald Trump itu untuk membantu Iran mengatasi serangan Corona.

Pernyataan Mengejutkan Ayatollah Khamenei, Corona Serangan Biologis

Konfrontasi - Pemimpin besar revolusi Iran, Ayatollah Khamenei baru saja menerbitkan surat kepada Kepala Staf umum Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Bagehri untuk untuk segera mempersiapkan diri perang terhadap wabah virus corona atau COVID-19.

Surat penting itu diungkapkan Khamenei melalui serangkaian twit di akun Twitter resminya, seperti dikutip dari VIVA.co.id, Sabtu 14 Maret 2020.

Menurut Khamenei, angkatan bersenjata terlibat langsung bersama membantu pemerintah dan departemen kesehatan untuk menanangi virus corona.

Hadapi Penyebaran Corona, Iran Resmi Ajukan Pinjaman ke IMF Setelah Puluhan Tahun

Konfrontasi - Untuk pertama kalinya selama puluhan tahun Iran meminta bantuan kepada IMF untuk menangani wabah virus corona. Iran adalah salah satu negara dengan kasus tertinggi virus corona di luar China.

Pengajuan pinjaman disampaikan pada Kamis (12/3/2020) waktu setempat, sebagai salah satu upaya melawan wabah mematikan itu. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammed Javad Zarif di Twitter.

Akibat Virus Corona, 125 Ribu Orang Terjangkit dan 4.630 Orang Meninggal

Konfrontasi - Sudah lebih dari 125 ribu orang positif virus Corona di lebih dari 123 negara dan wilayah yang berbeda. Jumlah korban meninggal telah melampaui 4.600 orang secara global.

Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (12/3/2020), jumlah total kasus virus Corona hingga Kamis (12/3) sore waktu setempat mencapai 125.972 kasus yang tersebar di berbagai negara.

Pages