Iran

Lansia Usia 107 Tahun di Iran Sembuh dari Covid-19

Konfrontasi - Lansia adalah salah satu yang rentan terinfeksi virus corona dan disebut-sebut kecil kemungkinan untuk sembuh, apalagi bagi lansia yang memiliki penyakit bawaan. Namun beberapa lansia yang usianya di atas 100 tahun bisa sembuh dari penyakit Covid-19, yang disebabkan virus corona.

Kali ini berita baik kembali datang dari Iran. Seorang nenek berusia 107 tahun yang terinfeksi virus corona telah sembuh. Demikian dilaporkan kantor berita semi resmi Iran, Fars.

Iran Jatuhkan Hukuman 6 Tahun Penjara Pada Akademisi Prancis atas Tuduhan Mata-mata

KONFRONTASI-Iran memvonis akademisi berkewarganegaraan Prancis-Iran Fariba Adelkhah dengan hukuman penjara enam tahun dalam dakwaan terkait keamanan nasional.

“Pengadilan memvonis dia enam tahun,” ungkap pengacara Farida, Saeid Dehghan.

“Pengadilan Revolusioner Teheran Cabang ke-15 telah memvonis dia lima tahun penjara untuk mengumpulkan dan konspirasi melawan keamanan nasional Iran. Dia juga divonis satu tahun penjara untuk propaganda melawan Republik Islam,” papar Saeid Dehghan.

Rudal Hantam Kapal Perang Iran Saat Latihan, 19 Marinir Tewas

KONFRONTASI-Sedikitnya 19 Marinir Iran tewas dan 15 lainnya luka-luka setelah sebuah rudal Iran menghantam sebuah kapal perang saat ditembakkan selama latihan di Teluk Oman.

Insiden tersebut terjadi pada hari Minggu di dekat pelabuhan Jask, sekitar 1.270 kilometer (790 mil) tenggara Teheran di Teluk Oman, sebuah pernyataan di situs militer mengatakan pada hari Senin.

Telepon Jokowi, Presiden Iran Tegaskan Siap Kerja Sama Perangi Corona

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo melakukan panggilan telepon dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani pada Senin (27/4) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Selain mengucapkan selamat Ramdhan, Rouhani juga berharap Ramadhan tahun ini bisa membawa berkah terbaik bagi seluruh umat Islam di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19).

Iran Klaim Siap serang Ratusan Target Milik AS

KONFRONTASI-Pasukan Iran mengklaim pasukannya siap untuk menyerang ratusan target tambahan milik Amerika Serikat (AS) jika konflik meluas.

Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh membuat komentar itu ketika berbicara dengan wartawan tentang peluncuran satelit yang sukses awal pekan ini. Peluncuran ini dilakukan ketika Washington dan Teheran bertukar ancaman militer baru di Teluk Persia.

Iran Luncurkan Satelit Militer, AS Berang

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, menyerukan agar Iran bertanggung jawab atas peluncuran satelit militer. Ia menilai apa yang dilakukan oleh Iran telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

"Saya pikir setiap negara memiliki kewajiban untuk pergi ke PBB dan mengevaluasi apakah peluncuran rudal ini konsisten dengan resolusi Dewan Keamanan itu," kata Pompeo pada konferensi pers.

Iran Perkenalkan Detektor Corona Jarak Jauh, Seperti Apa?

KONFRONTASI-Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) pada Rabu memperkenalkan sebuah perangkat yang mampu mendeteksi pengidap virus corona dari kejauhan, demikian dilaporkan Kantor Berita Tasnim.

Dengan menggunakan detektor pintar, diagnosis virus corona tidak lagi memerlukan tes darah sebab alat tersebut dari kejauhan mampu mengidentifikasi mereka yang tertular COVID-19, kata ketua komandan IRGC, Hossein Salami.

Sebuah Tradisi Turun-temurun: Puisi yang Digunakan orang Iran untuk Meramal Nasib

KONFRONTASI -  Tradisi meramal lewat puisi-puisi penyair terkenal Hafez (praktik yang dikenal dengan istilah fal-e Hafez) telah dipraktikkan di Iran - dan di tempat lain yang berbahasa Persia, seperti Afghanistan - selama berabad-abad.

Saya berjalan santai di kaki bukit di Teheran dengan teman saya Jamshid, dan Shirin, gadis yang sedang dia pacari.

Seorang teman Shirin baru saja didiagnosis mengidap kanker, dan Jamshid dan saya berusaha menghiburnya, mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja - tetapi tidak berhasil.

Iran "Kirim" Politikus untuk Berperang dengan Allah

Konfrontasi - Iran baru saja mengeksekusi mati narapidana kasus Moharebeh, bernama Mostafa Salami, Sabtu pagi 11 April 2020 waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari Human Rights Monitor Iran, politikus Kurdi berusia 53 tahun itu dieksekusi mati di dalam Penjara Saqqez.

Salimi merupakan narapidana kelas kakap. Dia dihukum mati setelah 17 tahun mendekam di penjara. Dia dijebloskan ke penjara setelah ditangkap di Kota Nahavand Provinsi Hamadan pada 6 April 2003.

Iran Anggap Sanksi AS di Tengah Pandemi Corona Sebagai Terorisme Medis

KONFRONTASI-Sanksi Amerika Serikat (AS) yang berlanjut terhadap Iran mewakili "terorisme medis" ketika Teheran melanjutkan pertempurannya dengan pandemi virus Corona COVID-19. Demikian pernyataan yang dikeluarkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Seyed Abbas Mousavi.

Mousavi mengatakan pemerintah Presiden Donald Trump tidak dalam posisi untuk mengkritik penangangan Iran terhadap krisis, mengingat kegagalannya untuk menahan pandemi.

Pages