15 June 2021

Indosat

Badai PHK Sudah Tiba, dari Indosat hingga Krakatau Steel

KONFRONTASI -  

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) cukup marak di dunia usaha dalam setahun terakhir ini. Sederet perusahaan dari berbagai sektor sudah melakukannya. Mulai dari perusahaan baja, manufaktur, telekomunikasi hingga startup yang sudah menjadi unicorn.

detikcom merangkum berbagai perusahaan yang melakukan PHK belakangan ini. Apa saja? simak rangkumannya.

Indosat

Regulasi 5G Masih Dikaji, Indosat Fokus Kembangkan 4G

KONFRONTASI-Teknologi 5G belum resmi melenggang di Indonesia karena saat ini pemerintah makasih mengkajinya. Kondisi ini yang membuat Indosat Ooredoo lebih memilih fokus pada pengembangan 4G.

Indosat Ooredoo sendiri sebelumnya sudah melakukan pengujian terhadap teknologi jaringan generasi kelima tersebut. Dengan menggandeng Ericsson, Indosat Ooredoo menjajal dua demo, yaitu test bed untuk 5G dan 3D-AR (Augmented Reality).

Indosat Tunjuk Nokia untuk Tingkatkan Kualitas Jaringan

KONFRONTASI-Nokia dipastikan akan menangani peningkatan jaringan Internet Protocol/Multiprotocol Label Switching (IP/MPLS) Indosat Ooredoo, yang akan mendukung peningkatan pelayanan operator Indonesia itu untuk koneksi broadband dan mempersiapkan layanan 5G mendatang.

Nokia dipilih oleh Indosat Ooredoo (Indosat) untuk meningkatkan kualitas jaringan IP/MPLS-nya guna memenuhi permintaan pelanggan akan layanan broadband fixed dan mobile yang tumbuh cepat, kata Nokia dalam siaran persnya, Selasa.

Indosat Hadirkan IM3 Paket Unlimited Medsos

KONFRONTASI-Guna melayani kebutuhan bermedia sosial, Indosat Ooredoo meluncurkan IM3 paket unlimited yang diklaim memberikan kebebesan mengakses semua aplikasi media sosial, terutama Instagram, tanpa kuota.

Pelanggan dapat menikmati benefit terbaru dari Paket Unlimited yang membuat internetan lebih seru dengan leluasa mengakses semua aplikasi media sosial.

Indosat Perluas Jaringan 4G ke Sumut

KONFRONTASI-Indosat Ooredoo memperluas jaringan 4G Plus ke Sumatera Utara sebagai bentuk komitmen perusahaan yang telah melakukan ekspansi ke luar Pulau Jawa setelah Lampung, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara pada awal 2018.

"Perluasan dan penambahan jaringan di luar Pulau Jawa merupakan komitmen Indosat Ooredoo untuk menyatukan Indonesia menjadi bangsa digital," kata Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Haroon S. Hameed kepada pers di Jakarta, Selasa.

Jokowi oh Jokowi, Gagal Beli Indosat, Malah Jual Asset Pertamina

Salah satu janji kampanye Jokowi pada 2014 adalah buyback Indosat yang pernah dijual Ketua Umum PDIP Megawati saat menjabat Presiden RI. Ketika itu Jokowi dengan gagah mengatakan kita bisa melakukan apa saja karena uang tersedia, tinggal lagi kita mau bekerja atau tidak. Semangat “kerja” inilah yang ditumpangkan masyarakat Indonesia kepada Jokowi.

Registrasi Kartu Prabayar Bikin Indosat Rugi Rp500 Miliar

KONFRONTASI- Indosat mengungkapkan registrasi prabayar menjadi penyebab penyusutan pelanggan dan meruginya perusahaan itu pada kuartal satu sepanjang Januari hingga Maret 2019. Hal ini diungkap Direktur Utama Indosat Joy Wahjudi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

"Aturan registrasi yang menyebabkan penurunan di kuartal satu 2018," ujarnya saat ditemui setelah RUPST Indosat, Rabu (9/5).

Fitur Cek NIK di Semua Operator Sudah Bisa Diakses, Begini Caranya

Konfrontasi - Fitur pengecekan nomor induk kependudukan (NIK) terkait registrasi kartu SIM prabayar, sudah bisa diakses.

Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika bersama operator telekomunikasi telah menyiapkan fitur untuk memudahkan masyarakat mengetahui NIK yang digunakannya terdaftar di berapa nomor.

Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli menuturkan, melalui fitur tersebut, masyarakat bisa mengetahui nomor mana saja yang telah menggunakan NIK mereka untuk registrasi.

”Dengan adanya layanan ini, jika saat pengecekan ditemukan nomor yang tidak dikenal terdaftar dengan data NIK dan KK miliknya, masyarakat dapat langsung datang ke gerai untuk melakukan UNREG,” kata Ramli dikutip dari jpnn.com, Sabtu (25/11/2017).

Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys menambahkan, selain melakukan UNREG, pelanggan juga bisa meminta operator untuk memblokir nomor tersebut.

Dengan begitu, tidak ada lagi nomor-nomor tidak dikenal yang menggunakan NIK orang lain untuk melakukan registrasi.

Ramli menjelaskan, fitur cek NIK harus sudah bisa digunakan semua operator dan dalpat diakses pelanggan masing-masing paling lambat 27 November 2017.

Sedangkan fitur cek NIK bagi nonpelanggan akan dilaksanakan paling lambat pada 31 Desember 2017. Dari pihak operator, kata Merza, semuanya sudah siap.

Sebelumnya, pemerintah memberi deadline pada operator untuk menyiapkan fitur cek NIK pada 20 November. Saat ini, fitur cek NIK di semua operator sudah bisa diakses.

Namun, metode yang disediakan masing-masing operator berbeda. Ada yang pakai SMS, melalui web, atau via contact center. Mungkin, lanjut Merza, ada juga yang sudah siap menggunakan lebih dari satu cara.

”Yang penting, tiap operator punya minimal satu metode untuk pengecekan. Boleh web. Boleh SMS. Boleh UMB (USSD menu browser). Dan yang lainnya,” ungkap presiden direktur Smartfren Telecom itu.

Selain menyediakan fitur cek NIK, operator juga diminta melakukan moratorium (penangguhan) layanan fitur lima kali gagal.

Ramli menjelaskan, dengan moratorium tersebut, pelanggan yang telah lima kali gagal melakukan registrasi mandiri melalui SMS akan diarahkan untuk melakukan registrasi di gerai resmi operator.

”Atau gerai yang ditunjuk operator untuk registrasi, atau ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk status dan perbaikan NIK dan nomor KK,” tuturnya.

Antam Akan Jadi Kerdil, Nasibnya Bakal Seperti Indosat - Dijual ke Asing?

KONFRONTASI -  Rencana pembentukan induk usaha (holding) di sektor pertambangan segera terealisasi.

Hal ini ditandai dengan rencana penghapusan status persero pada PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam), PT Bukit Asam (Persero) Tbk dan PT Timah (Persero) Tbk yang sejati akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Rabu 29 November 2017.

Pages