India

Kawasan Kumuh Mumbai Mulai Disengat Corona

KONFRONTASI- Pemerintah India melaporkan kasus virus corona pertama di kawasan kumuh Mumbai. Jutaan warga permukiman kumuh terbesar di Asia itu kini terancam.

"Tujuh anggota keluarga pasien tersebut telah dikarantina dan akan menjalani tes," kata Juru Bicara Municipal Corporation Mumbai, Rabu (1/4).

Area kumuh dan padat penduduk yang disebut Dharavi itu membentang seluas 613 hektare dan dihuni lebih dari 1,5 juta jiwa.

Pelaku perkosaan ramai-ramai di India dieksekusi mati, amankah India bagi perempuan?

KONFRONTASI - Peristiwa ini menimbulkan kemarahan besar dan memicu lahirnya undang-undag anti pemerkosaan di India.

Mahasiswi fisioterapi berumur 23 tahun ini dijuluki Nirbhaya - artinya tanpa takut - oleh media karena namanya tak boleh disebutkan menurut undang-undang di India.

Enam orang ditangkap karena pemerkosaan brutal itu dan salah satunya, Ram Singh, ditemukan tewas di dalam penjara Maret 2013 diduga bunuh diri.

Belanja Kebutuhan Pokok Selama Lockdown Corona, Nyawa Adik Hilang di Tangan Kakak

Konfrontasi - Semua orang berupaya melindungi diri agar tidak terinfeksi virus Corona. Namun kasus di India ini terbilang terlalu berlebihan

Seorang pria di Mumbai ditangkap polisi karena terlalu protektif soal Covid-19 terhadap keluarga. Dia membunuh adik kandung, Rabu (25/3/2020).

Pemicunya, sang kakak kesal karena adiknya keluar rumah padahal otoritas setempat di Kandivali, Kota Mumbai, melarang warga bepergian terkait lockdown virus corona.

Modi Putuskan Lockdown 3 Minggu, Warga India Serbu Pertokoan

KONFRONTASI-Warga India menyerbu toko bahan makanan dan kimia untuk membeli stok bahan kebutuhan pada Rabu (25/3). Kondisi itu terjadi setelah Perdana Menteri Narendra Modi memerintahkan isolasi wilayah yang akan menempatkan 1,3 miliar orang berada di dalam rumah untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Orang-orang di kota-kota utama Delhi, Mumbai, dan Bengaluru segera bersiap-siap setelah Modi menyelesaikan pidato yang disiarkan televisi secara nasional. Pengumuman itu dilakukan hampir empat jam sebelum mulai diberlakukan.

1,3 Miliar Orang Dikarantina 3 Pekan, India Lockdown Total karena Corona

KONFRONTASI -   Seluruh penduduk India mulai menjalani karantina wilayah atau lockdown selama tiga pekan penuh, di tengah lonjakan kasus virus corona di negara itu.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan kepada penduduk India yang berjumlah sebanyak 1,3 miliar jiwa, bahwa satu-satunya cara menyelamatkan mereka dari virus corona adalah untuk tidak bepergian.

"Akan ada larangan total untuk keluar dari rumah Anda," kata Modi dalam pidato yang disiarkan televisi, Selasa (24/03).

Karantina di India Bikin Warga Miskin Susah Cari Nafkah

KONFRONTASI-Shaikh Bahaduresha (31) yang tinggal di jalanan Mumbai selama dua bulan pada tahun lalu, tidak dapat memenuhi kebutuhannya dari hasil mengemudi taksi yang hanya kurang lebih 5 dolar AS sehari.

Setelah menikah pada Desember tahun lalu, istrinya menyewa satu apartemen kecil dan mereka pun pindah ke sana.

Namun, dengan sebagian besar wilayah India yang sekarang sedang dikarantina untuk melawan virus corona, stabilitas hidup baru yang dirasakan Bahaduresha bisa runtuh.

India locks down over 100 million people amid coronavirus fears

KONFRONTASI-Authorities in India have placed more than 80 cities and districts across the country under stringent lockdown after cases of coronavirus were detected there, as the world's second-most populous nation stepped up measures to halt the spread of the pandemic.

"State governments will issue orders allowing only essential services to operate in about 75 districts with confirmed COVID-19 cases or casualties," said a home ministry official in New Delhi on Sunday.

Sempat Ingin Kabur dari RS, 8 WNI di India Positif Corona

Konfrontasi - Delapan warga negara Indonesia (WNI) dinyatakan positif vius Corona di wilayah India. Mereka disebut sebagai bagian dari kelompok program keagamaan yang sempat bepergian dengan kereta api.

Seperti dilansir Times of India, Kamis (19/3/2020), otoritas India sebelumnya melacak pergerakan sebuah kelompok beranggotakan 10 orang dari Indonesia yang diketahui sempat tinggal di madrasah di Karimnagar, Telangana, India.

Ada-ada Saja, Di India Urine Sapi Diminum untuk Tangkal Corona

KONFRONTASI-Sebuah kelompok Hindu mengadakan pesta minum urine sapi pada Sabtu (14/3/2020), yang mereka yakini bisa untuk menangkal virus corona jenis baru, COVID-19. Komunitas Hindu di negara itu menganggap sapi sebagai hewan suci dan beberapa dari mereka percaya urine hewan tersebut memiliki khasiat obat.

Para ahli telah berulang kali menyatakan bahwa urine sapi tidak menyembuhkan penyakit seperti kanker dan tidak ada bukti bahwa itu dapat menangkal COVID-19.

Pages