India

India Bersiap Hadapi Hantaman Badai di Tengah Gurita Corona

KONFRONTASI-Di tengah pandemik Covid-19, India harus tetap menghadapi ancaman badai topan yang biasanya melanda dari April hingga Desember. Pekan ini, badai siklon super diperkirakan akan menghantam pantai timur India.

Menjelang hantaman badai yang diperkirakan akan terjadi pada Rabu (20/5), pemerintah India mulai melakukan evakuasi terhadap ribuan penduduk desa.

Pada Senin (18/5), tim manajemen bencana dikerahkan ke negara bagian Odisha dan Benggala Barat untuk memindahkan penduduk yang tinggal di rumah lumpur dan jerami ke tempat perlindungan.

Truk Pengangkut Pekerja Tabrak Truk yang Sedang Parkir, 23 Orang Tewas

KONFRONTASI-Truk yang membawa pekerja yang hendak mudik, menabrak truk lain yang sedang parkir di Auraiya, Uttar Pradesh, India, hingga menewaskan 23 orang dan melukai 35 orang lainnya.

Saat ini India masih menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona. “Kecelakaan itu terjadi sebelum fajar,” ungkap pejabat setempat Abhishek Singh Me.

“Operasi penyelamatan hampir selesai dan 23 orang tewas dalam kecelakaan itu,” kata Singh yang menambahkan 20 orang mengalami luka serius dan lainnya luka ringan.

Sebanyak 430 Warga Dalit di India Tinggalkan Hindu dan Masuk Islam

KONFRONTASI -   Warga dari komunitas Dalit di negara bagian Tamil Nadu, selatan India, ramai-ramai masuk Islam pascainsiden tragis di Mettupalayam, Coimbatore. Setidaknya, hampir 3.000 orang dari komunitas Dalit menyatakan mereka akan masuk Islam.

Sekretaris negara Tamil Puligal Katchi, Illavenil, mengatakan kepada India Today bahwa secara hukum sekitar 430 orang telah memeluk Islam dan banyak lagi yang lainnya tengah dalam proses menjadi mualaf.

122 Juta Warga India Jadi Pengangguran Gara-gara Lockdown

KONFRONTASI-Penguncian nasional alias lockdown yang diberlakukan oleh India sejak bulan lalu sebagai salah satu upaya mengerem penularan virus corona atau Covid-19, memiliki dampak yang tidak main-main.

Data terbaru yang dirilis oleh lembaga penelitian swasta, Pusat Pemantauan Ekonomi India (CMIE), menunjukkan, sekitar 122 juta orang di India kehilangan pekerjaan selama bulan April kemarin, sebagai imbas dari lockdown yang dilakukan.

USCIRF: India Harus Dimasukkan Dalam Daftar Hitam Kebebasan Beragama

KONFRONTASI-Komisi Kebebasan Beragama Internasional Amerika Serikat (USCIRF) mengatakan India harus dimasukkan dalam daftar hitam kebebasan beragama. Menurut komisi tersebut, kebebasan bergama di negara itu mengalami "penurunan drastis" di bawah kepemimpinan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi.

Dalam sebuah laporan tahunan yang diterbitkan Selasa, USCIRF menilai India sudah semestinya bergabung dengan negara-negara yang menjadi perhatian khusus yang akan dikenakan sanksi jika tidak memperbaiki catatan mereka tentang kebebasan beragama.

Will US-Taliban deal limit India's leverage in Afghanistan?

KONFRONTASI - A week after a US-led invasion overthrew the Taliban regime in November 2001, a plane carrying a small delegation of Indian diplomats landed in Bagram airbase, north of Kabul, the born-again capital of the newly-liberated country.

It marked New Delhi's re-entry in Afghanistan - five years after it was forced to escape the country - after Taliban assumed power in Kabul on September 26, 1996.

Rizal Ramli: Cara-cara Lama yang Gagal Sudah Waktunya Harus Ditinggalkan. Akan Muncul Kekuatan Super Ekonomi Baru

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) mencatat bahwa Vietnam, India & Mexico diperkirakan akan jadi Economic Super-Power dalam 10-20 tahun ke depan.  ''Lantas, Kenapa RI tidak masuk sebagai  kekuatan adikuasa ekonomi baru? Krisis  Corona ini diam-diam menciptakan Kekuatan Super Ekonomi Baru,'' kata RR. 

''Bukankah Pak Jokowi sudah 6 tahun pidato-pidato: “Please invest in my country!” ujar RR, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur.

India Rencanakan Persempit Lockdown Hanya di Zona Merah

KONFRONTASI-Pemerintah India sedang mempertimbangkan menutup wilayah-wilayah sebaran virus corona di New Delhi, Mumbai serta beberapa daerah di selatan.

Pada saat yang sama, pemerintah akan melonggarkan pembatasan di berbagai kawasan lainnya sebagai salah satu cara menghadapi lockdown (karantina wilayah) tiga minggu yang telah menimbulkan tekanan ekonomi yang berat, kata beberapa pejabat, Rabu.

Langkah tegas, yang diterapkan di negara berpenduduk 1,3 miliar orang itu dalam upaya mencegah wabah COVID-19, akan berakhir berakhir pada 14 April.

Masya Allah, Bayi Kembar Asal India Diberi Nama Corona dan Covid, Ini Maknanya...

KONFRONTASI -  Kabar bahagia datang dari pasangan suami istri di India. Di tengah virus corona, mereka diberikan sepasang bayi kembar. Diketahui bahwa anak kembar mereka berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Hal unik yang terjadi, pasalnya kedua pasangan ini memberi nama anak kembar mereka Corona dan Covid. Melansir Hindustan Times (4/4/2020) bayi kembar itu itu lahir pada Jumat (27/3/2020) lalu di B.R. Ambedkar Memorial Hospital, Raipur, India.

Lahir di Tengah Pandemi, Bayi Kembar Ini Diberi Nama "Corona" dan "Covid"

KONFRONTASI-Ketika virus corona dan Covid-19 erat kaitannya dengan bencana kemanusiaan yang masif dan mematikan, sepasang suami-istri justru menggunakan kata-kata tersebut sebagai nama anak mereka. Ya, anak kembar mereka yang baru lahir itu bernama Corona dan Covid.

Kengerian dari Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona justru menjadi inspirasi nama anak kembar buah cinta pasangan dari Raipur, India, ini.

Pages