India

Banjir Paksa Lebih dari Satu Juta Warga India Mengungsi

KONFRONTASI- Banjir hebat menerjang negara bagian Assam, India bagian timur laut, yang membuat lebih dari satu juta orang terpaksa untuk mengungsi, meninggalkan rumah mereka.

Banjir dipicu oleh hujan yang disebabkan angin monsun dalam beberapa hari terakhir. Salah satu sungai terbesar di dunia yang mengalir dari Tibet ke India dan Bangladesh, Sungai Brahmaputra meluap. Akibatnya, lebih dari 2.000 desa tergenang.

Melansir Reuters, banjir belum tampak turun karena hujan masih turun pada Senin (29/6).

Konflik dengan India, China Kerahkan Lebih dari 10.000 Tentara dengan Artileri Berat ke Wilayah Sengketa

KONFRONTASI-Militer China memulai pembangunannya di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) di sektor Ladakh Timur, wilayah yang disengketakan dengan India. Di sepanjang LAC itulah Beijing mengerahkan lebih dari 10.000 tentara, artileri berat, resimen lapis baja dan bateri sistem pertahanan rudal.

Pembangunan di wilayah sengketa, termasuk area Finger, sudah dimulai Beijing sejak 4 Mei 2020.

Licik, Lawan India Hanya Kedok, China Sedang Terpuruk dan Butuh Konten Sangarkan Negaranya, Pamer Militer Ogah Laporkan Korban

KONFRONTASI -  China memang menjadi sorotan kembali semenjak wabah virus corona mencuat.

Bahkan setelah kini semua sudah memasuki masa transisi, China kembali membuat ulah di beberapa wilayah.

Salah satunya adalah di Lembah Galwan area perbatasan negaranya dengan India.

Aksi China di Lembah Galwan seolah menunjukkan keputusasaan China.

Mereka terlihat dengan sengaja menyiapkan pertempuran di wilayah Pegunungan Ladakh.

Terjadi Boikot produk Tingkok di Seantero negeri, India bukan tandingan China dalam perang dagang

KONFRONTASI -  Terjadinya pertempuran dengan tangan kosong di perbatasan yang menewaskan 20 tentara India memicu kemarahan publik di negara itu. Seruan boikot produk China semakin nyaring di seantero negeri.

Dilansir dari Indian Express, Minggu (21/6/2020), pemerintah India tengah berupaya menekan Beijing dengan mendorong warganya melakukan boikot pada barang-barang buatan dari China. Wacana memulai perang dagang dengan China juga mulai disuarakan publik India.

Ketegangan dengan India Belum Reda, China Sudah Berani Klaim Lembah Galwan

KONFRONTASI-Ketegangan antara China dan India belum lagi reda pasca bentrokan yang melibatkan militer kedua negara, Beijing sudah berani mengklaim Lembah Galwan sebagai wilayahnya. Klaim China ini muncul di saat raksasa Asia itu terus menggunakan saluran militer dan diplomatik untuk mengurangi ketegangan.

Adalah juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian yang mengeluarkan pernyataan jika Lembah Galwan berada dalam wilayah negara itu.

Rusia Sambut Baik Rencana Pertemuan India-China

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pihaknya menyambut baik rencana pertemuan China dan India pasca insiden bentrokan di perbatasan yang menewaskan tentara pada Senin (15/6).

"Sudah diumumkan bahwa perwakilan militer China dan India telah menjalin hubungan. Mereka sedang mendiskusikan situasi, membahas langkah-langkah penurunan (konflik). Kami menyambut baik hal itu," ujar Pavrov dalam konferensi pers, Rabu (17/6) seperti mengutip AFP.

Sebuah Laporan Sebut 40 Tentara China Tumbang Dalam Bentrokan dengan Tentara India di Perbatasan Ladakh

KONFRONTASI-Setelah publik dibuat bertanya-tanya mengapa China belum juga mengumumkan jumlah korban dari pihaknya akibat pertempuran yang terjadi pada Senin, sebuah laporan muncul dari kantor berita ANI, bahwa ada 40 tentara China yang menjadi korban. Namun belum dikonfirmasi secara jelas apakah jumlah 40 itu luka-luka atau tewas.

Ini adalah konflik paling serius yang dialami tentara India dan China di perbatasan sepanjang lima dekade terakhir, seperti dikutip dari NDTV

Bentrokan Militer China-India Pecah di Perbatasan Ladakh

KONFRONTASI-Bentrokan antara militer India dan China di perbatasan Ladakh meledak lagi di tengah ketegangan antara kedua negara dalam beberapa minggu ini. Tiga tentara India tewas dalam bentrokan itu.

China telah mengingatkan India agar tidak mengambil tindakan sepihak atau tindakan yang menimbulkan masalah. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menjelaskan bahwa tentara India telah melintasi perbatasan.

Pages