India

Damai dengan India, China Mulai Tarik Pasukan dari Perbatasan

KONFRONTASI -   China mulai menarik mundur pasukannya dari perbatasan pada Senin (6/7/2020), menyusul perjanjian damai dengan India. Laporan yang diberitakan Reuters menunjukkan militer China membongkar kamp dan fasilitas-fasilitas lainnya di Lembah Galwan, yang berdekatan dengan lokasi bentrokan. Keterangan itu disampaikan oleh sumber-sumber pemerintahan di India, yang menolak disebut namanya karena tidak berwenang bicara ke media.

China Tarik Pasukan dari Lembah Galwan

KONFRONTASI-China dilaporkan mulai menarik mundur pasukannya dari sepanjang perbatasan yang disengketakan dengan India. Di mana pasukan kedua negara bertempur pada pertengahan Juni lalu.

Sumber-sumber pemerintah India mengungkap, pada Senin (6/7), militer China terlihat membongkar tenda dan bangunan di perbatasan mereka di Lembah Galwan, Himalaya barat daya, melansir Reuters.

Begini Cara Bos TikTok Meyakinkan Kepada Pemerintah India

Konfrontasi - Chief Executive Officer (CEO) TikTok Kevin Mayer mengatakan, pemerintah Tiongkok tidak pernah meminta data pengguna.

Jika mereka meminta data tersebut, TikTok pun tidak akan memberikannya.

"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa pemerintah China tidak pernah meminta kepada kami untuk data TikTok dari pengguna India," kata Mayer seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (4/7/2020).

Untuk menyakinkan mereka, Meyer mengatakan bahwa data untuk pengguna India tidak ada di China melainkan di Singapura.

Banjir Paksa Lebih dari Satu Juta Warga India Mengungsi

KONFRONTASI- Banjir hebat menerjang negara bagian Assam, India bagian timur laut, yang membuat lebih dari satu juta orang terpaksa untuk mengungsi, meninggalkan rumah mereka.

Banjir dipicu oleh hujan yang disebabkan angin monsun dalam beberapa hari terakhir. Salah satu sungai terbesar di dunia yang mengalir dari Tibet ke India dan Bangladesh, Sungai Brahmaputra meluap. Akibatnya, lebih dari 2.000 desa tergenang.

Melansir Reuters, banjir belum tampak turun karena hujan masih turun pada Senin (29/6).

Konflik dengan India, China Kerahkan Lebih dari 10.000 Tentara dengan Artileri Berat ke Wilayah Sengketa

KONFRONTASI-Militer China memulai pembangunannya di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) di sektor Ladakh Timur, wilayah yang disengketakan dengan India. Di sepanjang LAC itulah Beijing mengerahkan lebih dari 10.000 tentara, artileri berat, resimen lapis baja dan bateri sistem pertahanan rudal.

Pembangunan di wilayah sengketa, termasuk area Finger, sudah dimulai Beijing sejak 4 Mei 2020.

Licik, Lawan India Hanya Kedok, China Sedang Terpuruk dan Butuh Konten Sangarkan Negaranya, Pamer Militer Ogah Laporkan Korban

KONFRONTASI -  China memang menjadi sorotan kembali semenjak wabah virus corona mencuat.

Bahkan setelah kini semua sudah memasuki masa transisi, China kembali membuat ulah di beberapa wilayah.

Salah satunya adalah di Lembah Galwan area perbatasan negaranya dengan India.

Aksi China di Lembah Galwan seolah menunjukkan keputusasaan China.

Mereka terlihat dengan sengaja menyiapkan pertempuran di wilayah Pegunungan Ladakh.

Terjadi Boikot produk Tingkok di Seantero negeri, India bukan tandingan China dalam perang dagang

KONFRONTASI -  Terjadinya pertempuran dengan tangan kosong di perbatasan yang menewaskan 20 tentara India memicu kemarahan publik di negara itu. Seruan boikot produk China semakin nyaring di seantero negeri.

Dilansir dari Indian Express, Minggu (21/6/2020), pemerintah India tengah berupaya menekan Beijing dengan mendorong warganya melakukan boikot pada barang-barang buatan dari China. Wacana memulai perang dagang dengan China juga mulai disuarakan publik India.

Ketegangan dengan India Belum Reda, China Sudah Berani Klaim Lembah Galwan

KONFRONTASI-Ketegangan antara China dan India belum lagi reda pasca bentrokan yang melibatkan militer kedua negara, Beijing sudah berani mengklaim Lembah Galwan sebagai wilayahnya. Klaim China ini muncul di saat raksasa Asia itu terus menggunakan saluran militer dan diplomatik untuk mengurangi ketegangan.

Adalah juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian yang mengeluarkan pernyataan jika Lembah Galwan berada dalam wilayah negara itu.

Pages