IMF

Mengingat Kembali Saat Rizal Ramli Dkk ''Bersikap Cerdas'' terhadap Bank Dunia yang Salah Prediksi soal Krisis Indonesia 1998

KONFRONTASI- Tokoh bangsa/Begawan ekonomi Rizal Ramli sudah sering mengeritik kinerja Bank Dunia yang terbukti gagal di berbagai belahan dunia. Dalam pertemuan para tokoh dengan Presiden Bank Dunia James D. Wolfenshon di Jakarta, 4 Februari 1998, Rizal Ramli mengeritik kinerja Bank Dunia di Indonesia.

Pertemuan tersebut dihadiri berbagai tokoh itu, termasuk Ali Sadikin, Emil Salim, Faisal Basri, Anggito Abimanyu, Bambang Widjojanto, Gunawan Muhammad dan sebagainya. Bukan hanya hadir, para tokoh juga menandatangani petisi kritik terhadap Bank Dunia.

Sri Mulyani Jangan Coba-coba Terima Tawaran Bantuan dari IMF, Bisa Tambah Hancur Ekonomi RI

KONFRONTASI-Anggota DPR Komisi XI, Kamrussamad mengingatkan, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati untuk tidak mengambil tawaran bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Saat ini beban negara dan rakyat sudah sungguh sangat besar, bisa dilihat melalui Utang Negara Hingga Januari 2020 menembus Rp.4.817,5 Triliun yang akan diwariskan ke Rakyat dimasa depan.

RI Minta Bantuan IMF hingga Bank Dunia Benahi APBN Kalau...

KONFRONTASI -   Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan melakukan APBN-Perubahan lantaran indikator makro ekonomi nasional banyak yang melebar dari target akibat penyebaran virus corona (COVID-19).

Salah satu indikator APBN-Perubahan juga melebarnya defisit anggaran dari batas yang telah ditetapkan dalam UU Keuangan Negara. Batas defisit anggaran sendiri sebesar 3% terhadap PDB, namun akibat COVID-19 diperkirakan berada di atas 3%.

Skenario Ekonomi Tumbuh 0% Hanya Alasan Sri Mulyani agar Bisa 'Ngutang' dari IMF

KONFRONTASI-Menteri Keuangan Sri Mulyani baru-baru melontarkan pernyataan yang mengejutkan terkait situasi ekonomi Indonesia pasca menyerebaknya wabah Corona atau Covid-19 di Tanah Air.

Dalam pernyataanya Sri Mulyani (SMI) mengungkapkan sebuah skenario terburuk pasca menyerebaknya wabah Virus Corona yakni pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di posisi 0%.

Menanggapi hal tersebut Analis Ekonomi dari Pergerakan Kedaulatan Rakyat

Alasan 'Corona Loan' dari IMF Harus Ditolak

KONFRONTASI-Awal bulan ini (4/3) IMF mengumumkan telah menyiapkan dana pinjaman sebesar USD 50 miliar khusus untuk membantu negara-negara berkembang dan berpendapatan kecil dalam menghadapi penyebaran virus Corona. Pinjaman ini bisa disebut sebagai “Corona Loan”.

Dari total USD 50 miliar tersebut, sebesar USD 40 miliar akan dialokasikan untuk negara-negara berkembang, yang diistilahkan sebagai Rapid Credit Facility (RCF) dengan bunga 1,5 persen dalam jangka waktu pengembalian 3-5 tahun.

IMF dan Bank Dunia Hubungi Presiden Jokowi, Ingatkan Kondisi Ekonomi

KONFRONTASI -   Presiden Joko Widodo menyatakan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini berada di kisaran 5,04-5,05%. Proyeksi itu di bawah target yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar 5,2%.

Menurutnya, kondisi perekonomian global belum pulih, baik pada tahun ini maupun pada tahun depan. Ia menilai, pertumbuhan ekonomi pada tahun depan juga bisa terpengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang belum membaik.

Pakistani businesses on strike over new IMF backed taxes

KONFRONTASI -   Hundreds of thousands of Pakistani businesses are on strike nationwide to protest a new sales tax, which opposition political parties say is being imposed as part of the International Monetary Fund's recent USD 6 billion bailout package for Islamabad. 

Saturday's strike is happening in shopping malls and wholesale commodity markets, small shops and electronics stores. 

IMF Anggap Perang Dagang AS-China Tak Picu Resesi Global

KONFRONTASI-Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde, mengatakan bahwa IMF untuk saat ini tidak melihat ancaman resesi global yang disebabkan oleh peningkatan perang dagang China-AS.

Ia juga tidak melihat ada potensi resesi dari penerapan tarif AS terhadap produk dan kendaraan Meksiko.

Lagarde mengatakan bahwa ancaman tarif semacam itu mampu melemahkan kepercayaan bisnis dan pasar, serta mampu memperlambat pertumbuhan saat ini, yang diperkirakan akan membaik tahun depan.

Rizal Ramli: Jika Ingin Ekonomi Tumbuh Dua Digit, Tinggalkan Ekonomi Neoliberal

KONFRONTASI- Jika Indonesia ingin tumbuh double-digit, jadi negara kuat dan hebat, segera tinggalkan model pembangunan ekonomi Neoliberal ala Bank Dunia dan IMF. “Tidak ada negara di dunia yang berhasil di dunia yang mengikuti model Bank Dunia, tidak di Latin Amerika, tidak di Asia dan apalagi Afrika,” ungkap DR Rizal Ramli, Menko Ekuin Era Presiden Gus Dur.

Menurut RR, dalam praktik bisnis, pinjam meminjam adalah hal yang biasa dilakukan agar satu usaha bisa berkembang dan mengoptimalkan leverage.

Rizal Ramli berpesan ke Jokowi: Begitu Kontrak Karya Freeport Habis, Wajib Dikembalikan ke Pemerintah Indonesia

KONFRONTASI-  DR Rizal Ramli (RR) , Menko Ekuin Presiden Gus Dur, mengemukakan bahwa setiap kontrak karya pertambangan yang habis berlakunya wajib dikembalikan ke pemerintah Indonesia. Pak Jokowi menerima pengembalian Blok Mahakam dari Total Prancis tahun 2015, dan Blok Rokan di Riau dari Chevron, perusahaan AS. Kemudian memberikan hak pengelolaanya kepada Pertamina.

Pages