Imam Shamsi Ali

Being optimistic in the midst of Calamity

By. Imam Shamsi Ali* 

OPINION-Islam is the religion of optimism and hope. Having faith as a Muslim gives us hope. On the contrary, being in despair is a sign of being ungrateful to Allah's blessings. 

Islam teaches us to be grateful all the time. In fact, it is an important essence of our gratefulness of Allah is hope and optimism. That no matter how bitter the life is, how challenging and difficult the circumstance we live in, we are always being blessed abundantly by the Almighty Allah. 

Ketika orang-orang baik diam!

Oleh: Imam Shamsi Ali* 

Ada sebuah ungkapan Inggris mengatakan “enough for evil to thrive when the good people do nothing”. Arti dari ungkapan ini kira-kira: “cukuplah kejahatan itu akan merajalela ketika orang-orang baik tidak melakukan apa-apa”. 

Dalam Islam seruan kepada kebaikan dan larangan dari kejahatan atau keburukan menjadi salah satu fondasinya. Bahkan ada yang mengatakan seandainya ada rukun Islam yang keenam maka “amar ma’ruf dan nahi mungkar” adalah rukunnya yang keenam. 

Bahaya Penilaian Partisan

Oleh: Shamsi Ali* 

OPINI-Satu hal yang terkadang yang keliru dan disayangkan bahkan berbahaya dalam menyikapi permasalahan-permasalahan yang berkembang dalam kehidupan, khususnya dalam kehidupan publik, adalah menilai dan menyikapi segalanya dengan mata atau pandangan partisan (memihak). 

Membunuh Itu Keji!

Oleh: Shamsi Ali* 

OPINI-Hari-hari ini Indonesia kembali menjadi perhatian dunia. Perhatian yang sayangnya kurang mengenakkan. Bukan perhatian yang saya mimpikan. Bahwa suatu saat Indonesia akan jadi pusat perhatian dunia karena kekuatan, kemajuan, dan tentunya berbagai inovasinya di tengah kehidupan dunia globa saat ini. 

Ketauladanan Itu Penting

Oleh: Shamsi Ali* 

Salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia yang sekaligus menjadi perhatian besar agama Islam adalah aspek ketauladanan (al-Qudwah). Bahwa dalam hidupnya manusia secara alami (fitri) memerlukan ketauladanan itu. Manusia dalam hidupnya akan mencari ketauladanan itu untuk menjadi cerminan, sekaligus ukuran akan dirinya sendiri. 

Tolak Politik Uang untuk Pilkada yang Bermartabat!

Oleh: M. Shamsi Ali* 

Pilkada serentak di Indonesia semakin dekat dan tentunya semakin memanas. Kampanye para kandidat juga menjadi kampanye yang tertantang. Selain karena persaingan di antara kandidat, juga suasana Covid 19 menjadi beban tersendiri dalam kampanye kali ini. 

Pada sisi lain dengan tragedi Covid 19 dan segala permasalahan yang ditimbulkan, termasuk permasalahan ekonomi dan lapangan kerja, kampanye kali ini juga membuka ruang untuk terjadinya “pelecehan” demokrasi dan Pilkada yang bermartabat. 

Harapan Umat kepada Biden: Hentikan Muslim Ban dan Muslim Bom!

Oleh: Shamsi Ali* 

Minimal dalam dua puluh tahun terakhir ini Umat Islam di Amerika berada dalam putaran roda yang tidak menyenangkan. Sejak revolusi Iran, perang Afghanistan, hingga perang Irak pertama, Komunitas Muslim berada dalam situasi yang kurang menyenangkan. Bahkan pada tingkatan tertentu berada dalam sangkar kesulitan seolah tiada pelarian. 

Ujian Demokrasi itu bernama Trump!

OPINI-Dalam sejarahnya pilpres di Amerika memang seru dan sengit. Mungkin jika memakai kata negatif, sangat keji dan sadis. Kerap kali tidak mengenal batas-batas moralitas. Maklum di Amerika dengan sistim liberalisme, tidak ada undang-undang yang dapat mengkriminalkan lawan politik. 

Kemenangan Joe Biden dan Komunitas Muslim Amerika

OPINI-Saya tidak tahu akan memulai dari mana. Terlalu banyak hal yang perlu saya sampaikan, sekaligus saya respon. Banyak pertanyaan sekaligus keraguan atas dukungan Komunitas Muslim terhadap Joe Biden-Kamala Harris dalam pilpres US ini. 

Barangkali saya mulai dengan mengatakan bahwa dalam menentukan pilihan politik, bukan hanya satu dua aspek yang menjadi dasar. Bukan hanya aspek kebijakan luar negeri misalnya. Tapi juga bukan sekedar aspek domestic policy (kebijakan dalam negeri).

Alasan Biden Lebih Layak Ketimbang Trump

OPINI-Ini hanya catatan singkat. Rencananya akan di rincikan pada waktunya. Catatan ini juga tidak mengatakan jika Biden itu terbaik bahkan baik. Tapi dalam menilai sesuatu/seseorang Islam memakai penilain “afdholiyah” (terbaik). Di saat tidak ada yang terbaik maka Islam memakai metode “akhaffu ad-dhoraraen” (paling sedikit bahayanya). 

1. Keadilan sosial untuk semua (social justice for all). Ini menjadi perbedaan karakter kedua partai besar Amerika; Demokrat dan Republik.

Pages