Illegal Fishing

Kapal Negara Asing Kembali Berkeliaran di Natuna, Susi Pudjiastuti: Kalau Saja Pak Presiden...

Konfrontasi - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyampaikan informasi yang diperolehnya dari nelayan Natuna bahwa ada kapal asing masuk perairan Indonesia.

Setelah itu, Susi meretweeted akun @ikanLAUTAN_ID yang mem-posting video pidato Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

"Kalau saja Pak Presiden bicara lagi seperti dalam video ini," kata Susi di akun Twitter @susipudjiastuti, dilihat Jumat (3/7/2020).

Illegal Fishing Kembali Marak, Susi Pudjiastuti Minta Jokowi Tegas

KONFRONTASI-Permasalahan illegal fishing dan kembalinya kapal-kapal asing berkeliaran di laut Indonesia menjadi konsen mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Tidak hanya itu, Susi juga menyoroti penggunaan kembali alat tangkap ikan yang berpotensi merusak lingkungan.

Dalam kicauannya di akun Twitter pribadi, Susi Pudjiastuti menilai bahwa sebentar lagi kapal-kapal raksasa milik asing yang selama 5 tahun hanya bersandar di pelabuhan akan kembali melaut.

Mantan Meneri kelautan Susi Pudjiastuti: Saya Mohon, Pak Presiden, Berantas Pelaku Illegal Fishing

KONFRONTASI -  Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memohon kepada Presiden RI Joko Widodo untuk tegas memberantas pelaku illegal fishing dan kebijakan yang merugikan masyarakat. Kebijakan yang dimaksud Susi adalah kebijakan yang mengizinkan kapal ikan asing masuk ke wilayah Indonesia, legasilasi alat-alat tangkap yang merusak lingkungan, seperti cantrang, pukat hela (trawl), dan pukat cincin (purseiners).

15 Kapal Maling Ikan Kembali Ditenggelamkan Menteri Susi

Konfrontasi - Satgas 115 kembali melakukan penenggelaman 15 kapal pencuri ikan asal Vietnam dan Malaysia menyusul keputusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Penenggelaman kapal dipimpin langsung oleh Komandan Satgas 115 Susi Pudjiastuti setelah kapal-kapal itu diserahkan oleh Kejaksaan Agung. Hadir menyaksikan duta besar negara sahabat seperti dari Swedia, Armenia, dan Polandia.

Perlawanan terhadap Illegal Fishing Harus Tetap Digalakkan

Konfrontasi - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, pihaknya akan terus mengupayakan peningkatan produksi dan ekspor produk perikanan Indonesia.

"Untuk mewujudkannya, penegakan hukum dalam melawan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing harus tetap digalakan," tegasnya.

Susi menginginkan, meningkatnya produksi perikanan juga bisa sebanding dengan naiknya konsumsi ikan dalam negeri.

Pengamat: Tolak Penenggelaman Kapal Asing Pencuri Ikan, JK dan Luhut Lebih Pro ke Asing

Konfrontasi - Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Luhut Panjaitan melarang Menteri Kelautan dan Perikanan untuk melakukan penenggalaman kapal-kapal asing yang tertangkap melakukan aksi pencurian ikan.

Alasan mereka, dengan banyaknya aksi penenggelaman kapal asing ini justru membuat ekspor ikan berkurang. Sehingga hal jelas sangat disayangkan.

90 Kapal Maling Ikan Antre Ditenggelamkan Susi

Konfrontasi - Penenggelaman kapal merupakan salah satu kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah guna melawan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia.

Per Agustus tahun ini sudah ada 100 kapal yang ditenggelamkan. Untuk selanjutnya, ada 90 kapal maling ikan antre untuk ditenggelamkan.

"Tahun ini per Agustus sudah 100 kapal ditenggelamkan. Nanti akan ditenggelamkan lagi 90 kapal," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat ditemui di rumah dinasnya, Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan Secepatnya

KONFRONTASI-Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, Sumatera Utara minta kepada Lantamal I Belawan secepatnya menenggelamkan kapal nelayan asing yang kedapatan mencuri ikan di Perairan Laut Utara Belawan.

Wakil Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumut Nazli, di Medan, Rabu, mengatakan, kapal ikan asing ilegal dan tanpa memiliki bendera asal negara itu, tetap diproses secara hukum yang berlaku di negeri ini.

Kemudian, menurut dia, kapal tersebut, ditenggelamkan dengan cara ditembak di tengah laut, seperti yang dilakukan terhadap kapal-kapal nelayan asing sebelumnya.

"Menengelamkan kapal dari luar negeri itu, juga sekaligus membuktikan ketegasan Pemerintah Indonesia terhadap pelanggaran hukum di laut," ujar Nazli.

Ia mengatakan, barang bukti seberat 2 ton muatan ikan campuran yang disita Lantamal I Belawan, agar dilelang kepada masyarakat dan nelayan.

Sedangkan, 6 Anak Buah Kapal (ABK) terdiri dari 1 warga negara Thailand, dan 5 warga negara Kamboja tetap dilakukan penahanan, serta diproses hukum.

"Nelayan asing menangkap ikan tanpa memiliki izin dari pemerintah itu, perkaranya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan," ucapnya.

Menteri Susi Desak PBB Terbitkan Rights of Ocean

Konfrontasi - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendesak Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) menerbitkan Rights of Ocean atau aturan hukum yang melindungi potensi kelautan negara-negara di dunia. 

"Karena ilegal fishing sudah menjadi musuh global, tak cuma musuh kita saja," ujarnya saat menyampaikan orasi bertema Pembangunan Ekonomi Maritim dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-56 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga di Surabaya, Jumat (11/8).

Pages