Iklim

Amazon, Kongo, dan Indonesia Jadi Benteng Perubahan Iklim

KONFRONTASI -   Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB (UNEP) Inger Andersen menyebut, hutan Amazon, basin Kongo, dan hutan hujan Indonesia sebagai benteng alami pertahanan melawan perubahan iklim berdasarkan kemampuannya dalam mitigasi dan adaptasi.

Inger Andersen, dalam pernyataan di situs resmi UNEP, Jumat 23 Agustus 2019 menyebut, kebakaran yang terjadi di hutan hujan Amazon, Brasil adalah pengingat keras akan krisis lingkungan yang dihadapi dunia, baik dari isu iklim, keanekaragaman hayati, dan polusi.

Ribuan Orang Ikut dalam Protes Perubahan Iklim

Konfrontasi - Sebanyak 6.000 sampai 7.000 orang dalam satu demonstrasi yang diselenggarakan di Amsterdam pada Ahad (29/11) menuntut tindakan guna melindungi iklim, sehari sebelum pembukaan Konferensi Perubahan Iklim PBB di Paris.

Para peserta ikut dalam pawai damai dari Budang Museumplein melalui pusat kota dan kembali lagi, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang (30/11). Unjuk rasa tersebut diselenggarakan oleh organisasi lingkungan hidup, Greenpeace, Miliedefensie dan organisasi pembangunan, Oxfam Novib.

Kata Sarwono, INDC Indonesia sengaja dibuat sederhana

KONFRONTASI-Ketua Dewan Pengarah Perubahan Iklim tingkat nasional Sarwono Kusumaatmadja mengatakan draf dokumen kontribusi penurunan emisi karbon yang diniatkan (Intended Nationally-Determined Contribution/INDC) Indonesia sengaja dibuat sederhana agar mudah dilaksanakan.

"INDC itu memang bukan dokumen detil. Yang penting singkat dan jelas apa yang jadi niat kita untuk menurunkan emisi," kata Sarwono usai memaparkan isi draft INDC Indonesia ke sejumlah duta besar dan pihak swasta secara tertutup di Jakarta, Senin.

Perubahan Iklim: Gelombang Panas India Telan Ribuan Korban, Rumah Sakit Kewalahan

Berbagai rumah sakit di India, Kamis (28/5/2015), kewalahan menerima pasien korban gelombang udara panas yang selama sepekan terakhir sudah menewaskan 1.500 orang itu.

Setiap tahun ratusan orang, sebagian besar berasal dari kalangan masyarakat miskin, tewas di puncak musim panas di India. Namun, jumlah korban tewas tahun ini sudah terlalu besar.

Perubahan Iklim Ancam Kemajuan Afrika

KONFRONTASI-Ilmuwan dari Panel Antar-Pemerintah mengenai Perubahan Iklim (IPCC), yang berafiliasi ke PBB, pada Senin (23/2) menyatakan kejutan iklim tetap menjadi ancaman mematikan bagi kemajuan sosial-ekonomi di Afrika.

Para ilmuwan iklim tersebut yang bertemu di Nairobi dalam satu forum mengatakan kemunculan kembali lingkaran kemarau, banjir dan penyakit menular telah menjadi fenomena umum di Sub-Sahara Afrika akibat pemanasan global.