IHSG

IHSG Waspada Fase Konsolidasi

Konfrontasi – Tren positif yang diraih Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan kedua bulan September diperkirakan terus berlanjut. IHSG diprediksi mampu menembus level 5.187 pada perdagangan awal pekan Senin ini (15/9).

Sementara itu, IHSG akan menghadapi resistance untuk kembali break high 5.251 dengan level support saat ini 5.125-5.065.

IHSG Kandas 9,95 Poin di Sesi Penutupan

KONFRONTASI-Pada perdagangan Kamis (11/9) sore, Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), kembali melanjutkan pelemahan sebesar 9,95 poin setelah sempat berada di area positif.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 9,95 poin atau 0,19 persen ke posisi 513,03, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 4,40 poin (0,50 persen) ke level 869,03.

IHSG Nikmati Sentimen Positif Bursa Asia

Konfrontasi – Penguatan bursa saham Asia memberika sentimen positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG mampu bangkit sebanyak 13,61 poin pada awal perdagangan Kamis (11/9).

IHSG berhasil naik 13,61 poin atau 0,3 persen ke level  5.156,60. Sebanyak 21 saham menguat, 7 saham melemah, dan 17 saham stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 221,609 miliar dari 238,268 juta lembar saham diperdagangkan.

IHSG Terpangkas 54,12 Poin di Sesi Penutupan

Konfrontasi-Indeks Harga Saham Gabungan mengakhiri perdagangan sore hari ini, Rabu (10/9/2014), dengan bertengger di zona merah. Penguatan dollar AS terhadap mata uang kawasan serta memerahnya Wall Street pada penutupan dini hari tadi menjadi salah satu faktur yang menyebabkan indeks melemah. Selain itu, aksi jual oleh investor juga ikut menenggelamkan IHSG sepanjang hari ini.

Bursa Asia Takut Aksi The Fed, IHSG Anjlok 24 Poin

Konfrontasi – Pelemahan bursa saham Asia berdampak pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG tercatat turun 24,17 poin atau 0,5 persen menjadi 5.172,95 pada awal perdagangan Rabu (10/9). Sebanyak 9 saham menguat, 38 saham melemah, dan 29 saham stagnan. Jumlah perdagangan awal sebesar Rp 221,609 miliar dari 238,268 juta lembar saham diperdagangkan.

IHSG Tergerus 49,36 Poin di Sesi Penutupan

Konfrontasi-Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (9/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 49,36 poin atau 0,94 persen dan berada pada level 5.197,12. Sedangkan, bursa LQ45 negatif 1,06 persen pada 883,66 poin.

Rupiah pada kurs tengah BI turun 32 poin pada Rp 11.754 per Dolar AS.

Menurut Analis Equity Ascend Agus Susanto, IHSG terkoreksi sejak awal perdagangan setelah diwarnai aksi profit taking yang terjadi pada semua sektor. "Penurunan perdagangan ini didominasi sektor industri, tambang dan perdagangan," katanya, Jakarta, Selasa (9/9)

IHSG Masih Bisa Bertahan di Zona Hijau

KONFRONTASI-Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus melaju dalam tiga hari beruntun. Pada penutupan perdagangan kemarin IHSG naik 24,999 poin (0,484 persen) ke 5.190,167. Sedangkan indeks LQ45 menanjak 5,80 poin (0,66 persen) ke level 886,50.
        
Head of Technical Research PT Trust Securities Reza Priyambada menyatakan, jelang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini (21/8), IHSG masih mampu menguat.

IHSG ditutup naik 23,45 poin

KONFRONTASI-Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ditutup naik sebesar 23,45 poin 23,45 poin atau 0,48 persen ke posisi 4.908,27.

Sementara itu, indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 6,39 poin (0,78 persen) ke level 831,13.

"Data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia yang telah dirilis Badan pusat Statistik (BPS) masih menjadi sentimen positif bagi pasar saham domestik sehingga indeks BEI kembali menguat," kata Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta, Rabu.

Pages