IHSG

Jelang Pelantikan Jokowi, Indeks BEI Menguat 6,56 Poin

KONFRONTASI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 6,56 poin pada pembukaan pasar Jumat, di tengah ekspektasi positif pelantikan Presiden-Wakil Presiden Terpilih pada 20 Oktober 2014.

IHSG BEI dibuka naik 6,56 poin atau 0,13 persen menjadi 4.958,17 dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 3,66 poin (0,44 persen) ke level 840,93.

"IHSG BEI bergerak menguat di tengah sentimen dalam negeri terutama momentum pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI," kata Head of Research Valbury Asia Securities, Alfiansyah.

162 Emiten Tahan Laju IHSG Sesi I

Konfrontasi – Pasar saham Asia mulai lepas dari tekanan negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat hanya turun 2,7 poin atau 0,05 persen menjadi 4.960,26 pada sesi pertama. Sebanyak 105 saham menguat, 162 saham melemah, dan 74 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp1,919 triliun dari 1,704 miliar lembar diperdagangkan.

161 Emiten Naik, IHSG Dekati Level 5.000

Konfrontasi – Catatan positif mulai diraih Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sesi pertama menempatkan IHSG di level 4.959 dengan penguatan 36,8 poin atau 0,75 persen. Sebanyak 161 saham menguat, 113 saham melemah, dan 74 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp 2,495 triliun dari 1,770 miliar lembar saham diperdagangkan.

WKSI: IHSG Diperkirakan Berada Pada Rentang Support 4880-4895

KONFRONTASI-Pada perdagangan hari ini, Selasa (14/10), IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4880-4895 dan resisten 4927-4965. Inverted hammer mendekati lower bollinger band (LBB ). MACD bergerak melemah dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali melanjutkan pelemahannya. Demikian analisa Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

178 Emiten Hancur, IHSG Merah

Konfrontasi – Posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terpuruk pada penutupan sesi pertama. IHSG kehilangan 32,31 poin atau 0,7 persen ke level 4.930,65. Sebanyak 74 saham naik, 178 saham melemah dan 79 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp 1,61 triliun dengan 1,47 miliar lembar saham diperdagangkan selama sesi perdagangan hari ini.

IHSG Diprediksi Berada di Rentang Support 4.900-4.945

KONFRONTASI-Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (13/10/2014), IHSG diprediksi berada pada rentang support 4.900-4.945 dan resisten 4.974-4.989. Inilah saham-saham pilihannya.

Pada perdagangan Jumat (10/10/2014) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 30,919 poin (0,619%) ke angka 4.962,96. Intraday tertinggi 4.993,879 dan terlemah 4.933,977.

“Baru sehari IHSG merasakan kenaikan langsung kembali dihajar sentimen negative,” kata Reza Priyambada, kepala riset Woori Korindo Securities Indonesia, Minggu (12/10/2014).

Politisi PDIP: Rupiah Turun Bukan Karena Gejolak Politik

KONFRONTASI-Pelemahan nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serika (AS) serta menurunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai tidak ada kaitannya dengan gejolak politik saat ini.

Menurut Politisi PDI-Perjuangan Arief Budimanta, tanpa gejolak politik yang terjadi pascahasil pemilihan pimpinan MPR dan DPR pun IHSG dan rupiah memang fluktuatif.

Dihantam Sentimen Global, Indeks BEI Tersungkur

KONFRONTASI - Dihantam sentimen negatif dari bursa saham global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka melemah sebesar 45,59 poin.

IHSG BEI dibuka melemah sebesar 45,59 poin (0,91 persen) ke posisi 4.948,28. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 11,42 poin (1,35 persen) ke posisi 832,97.

"Bursa Asia, termasuk indeks BEI pada pagi ini bergerak melemah mengikuti bursa saham di AS akibat kekhawatiran ekonomi di Eropa yang cenderung menurun," kata Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri di Jakarta, Jumat.

IHSG Diprediksi Bergerak di Rentang Support 4985-4990

KONFRONTASI-Pada perdagangan hari ini, Jumat (10/10), IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4985-4990 dan resisten 5007-5016. Gravestone doji bertahan di atas lower bollinger band (LBB ). MACD masih bergerak melemah dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali mencoba berbalik naik. Laju IHSG mampu melampaui kisaran target support (4978-5010) meski akhirnya kembali ke kisaran target tersebut. Demikian analisa Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pages