IHSG

IHSG Melesat Pasca Tarif Baru BBM Subsidi

Konfrontasi – Keputusan Presiden Joko Widodo untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi berdampak pada kinerja pasar saham. Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) langsung menguat 23,16 poin atau 0,5 persen ke 5.077,1 saat pembukaan Selasa (18/11).

Indeks LQ45 naik 6,32 poin atau 0,7 persen ke 873,54, Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,01 poin atau 0,6 persen ke 672,52, indeks IDX30 menguat 3,21 poin atau 0,7 persen ke 446,11, dan indeks MNC36 melaju 1,98 poin atau 0,7 persen ke 271,94. Sektor keuangan mencatat kenaikan tertinggi 0,7 persen.

Sesi I, Catatan IHSG Terbaik Se-Asia

Konfrontasi – Kinerja sesi pertama perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbaik di zona Asia. IHSG mampu naik 10,51 poin atau 0,2 persen ke 5.060. Sebanyak 145 saham menguat, 117 saham melemah, dan 88 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi sebesar Rp1,698 triliun dari 1,908 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Masih Terganjal Isu BBM

Konfrontasi – Tarik ulur kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus menghambat kinerja pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia diperkirakan masih lemah karena investor memilih aksi wait and see.

Pada Senin (17/11), IHSG diprediksi bergerak dikisaran  5.001-5.095. berbagai sentimen negatif seperti pasar luar negeri juga mendorong investor untuk ambil untung.  Analis BNI Securities, Thendra Chrisnanda mengatakan pelaku pasar sebaiknya melirik saham lapis kedua untuk menjaga potensi perubahan tren pasar.

136 Saham Diwarnai Aksi Jual, IHSG Anjlok 4,7 Poin

KONFRONTASI-Mengakhiri perdagangan sesi I hari ini, Jumat (14/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terjerembab ke zona merah. Data RTI menunjukkan, pada pukul 11.30 WIB, indeks tercatat turun 4,7 poin menjadi 5.043,9.

Penurunan indeks akibat aksi jual melanda 136 saham. Sementara, jumlah saham yang naik sebanyak 106 saham dan ada 93 saham stagnan. Volume transaksi siang ini melibatkan 1,9 miliar dengan nilai mencapai Rp 2,24 triliun. 

Rupiah Jeblok, Indeks BEI Turun 1,03 Poin

KONFRONTASI - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah sebesar lima poin menjadi Rp12.205 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.200 per dolar AS.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka turun 1,03 poin atau 0,02 persen menjadi 5.047,63, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 0,25 poin (0,03 persen) ke level 864,29.[ant/ian]

140 Emiten Merah, IHSG Tertahan

Konfrontasi – Tren pelemahan kembali menghambat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG kehilangan 12,42 poin atau 0,2 persen dan tertahan di 5.036,42. Sebanyak 111 saham menguat, 140 saham melemah, dan 89 stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp1,43 triliun dengan volume 1,69 miliar lembar saham.

Indeks LQ45 turun 2,2 poin ke 861, indeks JII turun 2,28 poin ke 661,64, IDX30 turun 1,17 ke 442,22, dan MNC36 turun 0,77 poin ke 269,74. Sektor perdagangan naik 0,1 persen sedangkan sektor pertambangan dan perkebunan melemah terendah 0,6 persen.

Indeks BEI Melemah 2,34 Poin Imbas Pidato Jokowi di Forum APEC

KONFRONTASI - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis dibuka melemah tipis sebesar 2,34 poin di tengah antisipasi data ekonomi Tiongkok.

IHSG BEI dibuka melemah sebesar 2,34 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.046,49. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 0,58 poin atau 0,07 persen ke posisi 862,60.

Didorong Setimen Dalam Negeri, Indeks BEI Menguat 16,55 Poin

KONFRONTASI - Didorong sentimen positif dari dalam negeri, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, ditutup melanjutkan penguatan sebesar 16,55 poin.

IHSG ditutup menguat sebesar 16,55 poin atau 0,33 persen ke posisi 5.048,84. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 4,15 poin atau 0,48 persen ke posisi 863,19.

"Faktor positif dari dalam negeri mendukung IHSG BEI untuk kembali menguat," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah.

I84 Emiten Dongkrak IHSG

Konfrontasi – Kinerja pasar saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membaik. IHSG sukses meraih 27,01 poin atau 0,5 persen ke level 5.059,29. Sesi pertama mencatat transaksi sebesar Rp 1,95 triliun dengan 1,71 miliar saham diperdagangkan.

Sebanyak 184 saham naik, 95 saham melemah dan 81 saham stagnan. Sektor aneka industri naik 2 persen. Sedangkan sektor perdagangan melemah 0,41 persen.

IHSG Rebut 64 Poin Tembus Level 5.000

Konfrontasi – Kinerja sesi pertama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat raihan positif. IHSG sukses masuk level 5.000 dengan kenaikan 64,55 poin. IHSG berakhir di level 5.029,94 saat jeda sesi pertama Selasa (11/11).

Sebanyak 212 saham naik, 74 saham melemah dan 69 saham stagnan. Jumlah transaksi tercatat sebesar Rp2,71 triliun dengan 2,84 miliar saham diperdagangkan. Sektor aneka industri melonjak 2,71 persen dan perkebunan naik 2,20 persen.

Pages