IHSG

IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 5.127-5.157

KONFRONTASI-Pada awal pekan ini, Senin (1/12/14), indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak di kisaran 5.127-5.157, dengan resistance (batas atas) selanjutnya di 5.169.
 
Adapun beberapa rilis data ekonomi penting dari dalam negeri, seperti inflasi bulan November, data ekpor dan impor maupun neraca perdagangan bulan Oktober, akan mewarnai laju indeks saham sepanjang pekan ini.

IHSG Ditutup Menguat 4,57 Poin

KONFRONTASI-Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/11), ditutup naik 4,57 poin atau 0,09 persen ke posisi 5.149,88. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 0,50 poin atau 0,06 persen ke posisi 886,33.

"Indeks BEI berbalik arah ke area positif, setelah dalam sepanjang perdagangan bergerak melemah. Indeks BEI masih mendapat sentimen positif dari pelaku pasar asing, yang masih melakukan aksi beli," kata Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya di Jakarta, Jumat.

Asia Terkoreksi, IHSG Raih 5 Poin

Konfrontasi – Tren pelemahan pasar Asia tidak terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG mendapat kenaikan tipis 4,6 poin atau 0,1 persen ke 5.137. sebanyak 152 saham menguat, 115 saham melemah da 89 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp1,679 triliun dari 2,580 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Terkoreksi Tipis 9 Poin

Konfrontasi – Koreksi yang terjadi di lantai bursa menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 8,5 poin atau 0,17 persen menjadi 5.110. sebanyak 119 saham menguat, 168 saham melemah, dan 80 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp 1,822 triliun dari 2,751 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Sesi I Turun 15 Poin

Konfrontasi – Bursa saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kehilangan 15,92 poin saat sesi pertama ditutup. IHSG anjlok 0,3 persen menjadi 5.125,84. Sebanyak 122 saham naik, 150 saham melemah dan 94 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp1,883 triliun dengan 2,974 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Hijau, 201 Emiten Menguat

Konfrontasi – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan sangat baik. IHSG naik 28,99 poin atau 0,6 persen ke 5.141,03. Sebanyak 201 saham menguat, 105 saham melemah, dan 64 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp2,4 triliun dari 3,42 miliar lembar saham diperdagangkan.

45 Saham Menguat, IHSG Naik 18,47Poin

KONFRONTASI-Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/11), ditutup naik sebesar 18,47 poin atau 0,36 persen ke posisi 5.112,04. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 3,40 poin atau 0,39 persen ke posisi 878,55.

"Tren kenaikan IHSG masih relatif ada, walaupun pada sesi I perdagangan tadi pagi sempat terimbas aksi jual. Kembali menguatnya bursa saham regional, mendorong indeks BEI berbalik arah," kata Chief Investment Strategist PT Astronacci International, Gema Goeyardi di Jakarta, Jumat.

IHSG Terkoreksi, 190 Saham Merah

Konfrontasi – Tren pelemahan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlangsung selama sesi pertama. IHSG kehilangan 54,02 atau 1,1 persen dan bertahan pada 5.073,91. Sebanyak 103 saham menguat, 190 saham melemah, dan 61 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp2,07 triliun dari 2,29 miliar lembar saham diperdagangkan.

208 Emiten Hijau Berkat BI Rate

Konfrontasi – Keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 7,75 persen mendukung kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sebanyak 208 saham menguat, 85 saham melemah, dan 81 saham stagnan. IHSG mencatat transaksi sebesar Rp2,64 triliun dari 2,73 miliar lembar saham diperdagangkan.

BBM Jadi Sentimen Positif IHSG

Konfrontasi - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) terus mengambil keuntungan dari kenaikan Bahan bakar Minyak (BBM). IHSG melesat 20,30 poin atau 0,4 persen ke 5.074,24.

Sebanyak 181 saham menguat, 116 saham melemah, dan 78 saham stagnan. Jumlah transaksi perdagangan sebesar Rp2,47 triliun dari 2,44 miliar lembar saham diperdagangkan.

Pages