IHSG

Jenuh Beli, IHSG Diprediksi Bakal Terkoreksi

KONFRONTASI-Selama sepekan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan dan telah memasuki jenuh beli. Akibatnya potensi kenaikan lebih lanjut terbatas dan dibutuhkan koreksi atau konsolidasi minor dalam fase sideways untuk meredakan keadaan tersebut.

Demikian terungkap dalam riset harian Yuganur Wijanarko Senior Research HD Capital, di Jakarta, Senin (8/12/2014). “Investor kami rekomendasikan akumulasi on weakness untuk kontinuasi tren berikutnya. Support 5.156-5.105-5.070, dan resistance 5.215-5.251,” ungkapnya.

IHSG Ditutup Menguat 10,83 Poin

KONFRONTASI-Menutup perdagangan akhir pekan ini, Jumat (5/12), Indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir positif dengan kenaikan 10,83 poin, atau 0,21 persen ke level 5.187,99.

Berdasarkan pengamatan dari Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan mencapai 6,01 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp4,81 triliun.

Ada pun penguatan indeks saham seiring dengan 141 saham naik, 152 saham turun, dan sebanyak 95 saham tidak mengalami perubahan, atau bergerak stagnan.

144 Saham Hijau, IHSG Naik 9 Poin

Konfrontasi – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus meningkat pada sesi pertama Kamis (4/12). IHSG menguat 9 poin atau 0,2 persen ke 5.175. Sebanyak 144 saham menguat, 143 saham melemah, dan 85 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp2,246 triliun dari 2,743 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Rawan Aksi Profit Taking

KONFRONTASI-Pada perdagangan hari ini, Kamis (4/12), laju indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih diwarnai berlanjutnya mood jualan di area rawan profit taking (ambil untung).

Kepala Riset PT MNC Securities, Edwin Sebayang, memprediksi, indeks saham di bursa akan bergerak di kisaran 5.145-5.200.

Edwin mengungkapkan bahwa dengan kembali bergejolaknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang pada perdagangan kemarin sempat menyentuh Rp12.335 per dolar AS, akan menjadi perhatian perhatian para pelaku pasar.

Saham Sektor Konstruksi Bergairah

Konfrontasi - Prospek emiten konstruksi pelat merah, semakin cerah. Potensi guyuran belanja infrastruktur pada tahun depan dan rencana pemerintah membebaskan setoran dividen BUMN konstruksi turut mengerek prospek saham.

Mulai tahun depan, pemerintah berniat menghapus setoran dividen BUMN sektor konstruksi, terutama yang mengerjakan proyek jalan tol. Kebijakan ini demi mengejar target pembangunan jalan tol sepanjang 1.562 km dalam tempo lima tahun.

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan

KONFRONTASI-Pada perdagangan hari ini, Rabu (3/12), Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan terus melanjutkan kenaikannya, meski terbatas.

Sentimen rilis data-data ekonomi yang masih mendapat sambutan positif para pelaku pasar mengindikasikan tingkat penguatan tetap terjaga.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities, Reza Priyambada mengungkapkan, indeks saham di bursa diperkirakan akan berada pada rentang support (batas bawah) di 5.155-5.169 dan resistance (batas atas) di 5.189-5.200.

Rupiah Gagal Susul Laju IHSG

Konfrontasi – Sesi pertama perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir positif. IHSG naik 22 poin atau 0,4 persen ke 5.186. Sebanyak 190 saham menguat, 98 saham melemah, dan 74 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp2,328 triliun dari 2,995 miliar lembar saham diperdagangkan.

Sementara itu, Bloomberg Dollar Index mencatat Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 14 poin atau 0,12 persen menjadi Rp12.295 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah, berada di kisaran Rp12.272-Rp12.298 per USD.

Saham Unggulan Menguat, IHSG Ditutup Naik 14,39 Poin

KONFRONTASI-Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/12), ditutup naik sebesar 14,39 poin atau 0,28 persen ke posisi 5.164,28. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 4,36 poin atau 0,49 persen ke posisi 890,69.

"Masih berlanjutnya aksi beli investor asing, meski tidak terlalu tinggi cukup menopang penguatan IHSG BEI," kata Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin.

124 Saham Hijau, IHSG Raih 6 Poin

Konfrontasi – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama cenderung baik. IHSG meraih 6,20 poin atau 0,1 persen ke 5.156. sebanyak 124 saham menguat, 158 saham melemah, dan 77 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi sebesar Rp2,395 triliun dari 2,688 miliar lembar saham diperdagangkan.

Pages