Hukuman mati

Sudah 9 Terpidana Mati Dipindahkan ke Nusakambangan

KONFRONTASI-Sudah sembilan terpidana mati yang dikabarkan berada di Lapas Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Jaksa eksekutor memang akan melakukan eksekusi secara serempak dengan mengumpulkan para narapidana yang masuk gelombang kedua di "pulau penjara" itu.

"Sudah sembilan orang di Nusakambangan," tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Tony Tribagus Spontana, Kamis (5/3).

Hanya satu narapidana yang belum dipindah ke Nusa Kambangan. Napi itu adalah Mary Jane Fiesta Veloso (30).

Jelang Eksekusi Mati, Keluarga Terpidana Datangi Nusakambangan

KONFRONTASI-Keluarga sejumlah terpidana mati mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, menjelang pelaksanaan eksekusi.

Dari pantauan di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Kamis, salah seorang sepupu terpidana mati Rodrigo Gularte, yakni Angelita Aparecida Muxfeldt tampak mendatangi tempat penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan itu dengan menumpang sebuah mobil.

Hikmahanto Imbau Tony Abbott Tak Bereaksi Berlebihan Pasca Hukuman Mati

Konfrontasi - Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana mengimbau Perdana Menteri Australia Tony Abbott tidak bereaksi berlebihan apabila hukuman mati terhadap warga negaranya yang terjerat kasus narkoba di Tanah Air dilaksanakan.

"Pemerintah Australia diharapkan tidak melakukan lebih dari pemanggilan duta besar untuk berkonsultasi, mengingat kepentingan dan ketergantungan kedua negara sangat besar," kata Hikmahanto di Jakarta, Rabu (4/3).

Persiapan Sudah Masuk Tahap Penyempurnaan, Terpidana Mati Segera Dieksekusi

KONFRONTASI-Persiapan eksekusi mati gelombang kedua sudah mencapai 95 persen. Saat ini berbagai persiapan tersebut sudah masuk tahap penyempurnaan. Demikian dikatakan Jaksa Agung HM Prasetyo.

"Sisa lima persen lagi, ya tentunya soal evakuasi dan sebagainya. Eksekusi akan dilakukan di Nusakambangan," kata Prasetyo, Selasa (3/3/2015) di Kejagung.

Dijelaskan Prasetyo, Jaksa eksekutor akan mengevakuasi para terpidana mati yang tersebar di beberapa wilayah untuk disatukan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Jangan Ragu Tegakkan Hukuman Mati Pada Para Gembong Narkoba

KONFRRONTASI- Ketua I Majelis Ulama Indonesia Maluku Dr Abidin Wakano mendukung penerapan hukuman mati terhadap pengedar/bandar narkoba, karena bangsa ini sudah dalam kondisi gawat, berupa hancurnya kehidupan manusia khususnya para pemakai.

"Setiap hari puluhan orang meninggal dunia karena mengonsumsi narkoba dan menjadi ancaman masa depan generasi muda di Indonesia," kata Ketua I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Abidin, di Ambon, Selasa (3/3).

Kata Jokowi, Hukuman Mati Cara Pemerintah Lindungi Warganya

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, hukuman mati merupakan cara pemerintah melindungi warga negaranya. Alasan pemerintah melakukan eksekusi mati itu disampaikan Jokowi kepada para siswa SMA Taruna Nusantara yang berkunjung ke Istana Negara, Senin (2/3).

Setiap hari, presiden menjelaskan, ada sekitar 50 generasi muda Indonesia yang meninggal karena narkoba. Artinya, dalam setahun ada sekitar 18 ribu nyawa yang hilang akibat narkoba.

"Bagaimana mau memberikan ampunan kalau 50 orang generasi muda kita meninggal tiap hari," ujar presiden.

Tak Hanya di Indonesia WN Australia Hadapi Hukuman Mati

KONFRONTASI-Duabelas warga Australia, termasuk dua wanita tua, menghadapi kemungkinan eksekuti hukuman mati di luar negeri, jauh lebih banyak dari yang diketahui sebelumnya.

The Sydney Morning Herald yang dikutip pada Kamis menyebutkan, jumlah ini di luar tiga warga Australia yang telah ditetapkan sebagai terpidana hukuman mati, yaitu Pham Trung Dung di Vietnam, serta Myuran Sukumaran dan Andrew Chan di Bali.

Jelang Eksekusi Mati, 2 WN Australia Gugat Jokowi ke PTUN

KONFRONTASI-Dua warga negara Australia Andrew Chan dan Myuran Sukumaran yang menjadi terpidana mati kasus narkoba mengambil langkah pamungkas untuk menghindari timah panas tim eksekutor setelah berbagai upaya yang ditempuhnya kandas. Keduanya menggugat Presiden Joko Widodo ke PTUN Jakarta karena menolak grasinya.

Cara Australia Protes Hukuman Mati Bisa Sulut Kemarahan Rakyat Indonesia

KONFRONTASI-Cara protes pemerintah Australia atas rencana eksekusi mati warganya yang terlibat kasus narkoba justru akan mempercepat pelaksanaan hukuman mati mereka. Padahal, yang diinginkan oleh pemerintah Australia adalah dilakukannya penundaan, bahkan dibatalkannya pelaksanaan hukuman mati. Demikian pendapat Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana

Menurutnya protes pemerintah Australia juga sudah sampai tahap melakukan intervensi. Bahkan melakukan upaya 'embargo ekonomi' terhadap Indonesia. Belum lagi upaya menekan Indonesia dengan tangan Sekjen PBB.

Pages