Hukuman mati

Eksekusi Mati Ditunda, Marry Jane akan Buktikan Dirinya Tak Bersalah

KONFRONTASI-Setelah lolos dari hukuman mati tahap II, Mary Jane Veloso akan bekerja keras untuk membuktikan bahwa dirinya hanyalah seorang perantara kasus narkoba.

"Kita ingin membuktikan Mary Jane perantara," ujar kuasa hukum Mary Jane Veloso, Agus Salim, saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2015).

Agus mengaku kesulitan untuk melakukan upaya hukum lanjutan untuk mengajukan peninjauan kembali kasus Mary Jane. Pasalnya, ada perbedaan klasifikasi kategori pengajuan PK antara MK yang membolehkan lebih dari satu kali, sementara MA hanya boleh sekali.

Ryamizard: Pemerintah Tak Mau Diintervensi Terkait Eksekusi Mati

Konfrontasi - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, mengatakan, pemerintah tak mau diintervensi oleh pihak manapun terkait eksekusi mati terpidana kasus narkoba, terlebih intervensi dari pihak asing karena hal itu merupakan urusan pemerintah Indonesia.

"Kami tidak mau diintervensi oleh siapa pun. Apa keputusan Presiden sudah dipikirkan dengan matang, kemudian sudah dikoordinasikan. Itu menjadi keputusan yang terbaik,'' kata Ryamizard di sela-sela acara Forum Akuntabilitas Nasional Bidang Pertahanan di Balai Samudera, Jakarta Utara, Selasa (28/4).

Ketika TKI Dihukum Mati, Ban Ki-Moon Kok Tak Bersuara?

KONFRONTASI-Pernyataan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Ban Ki-Moon yang mengecam hukuman mati bagi terpidana narkoba, dinilai keluar dari tugas dan fungsi sebagai Sekjen PBB. 

 

Guru Besar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengatakan, Sekjen PBB bukanlah presiden dari negara-negara dunia yang dapat mengeluarkan perintah.

 

Dia berpendapat, jika Ban Ki-Moon mengkritik sikap Indonesia, maka sebaliknya rakyat Indonesia juga dapat mempertanyakan sikap Ban ketika TKI dihukum mati di Arab Saudi.

 

Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Kosisten dalam Pelaksanaan Hukuman Mati

KONFRONTASI-Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta pemerintah konsisten menjalankan hukuman mati terhadap 10 terpidana kasus narkoba. Jangan sampai ada pembatalan hanya karena ada tekanan dari negara Prancis.

Ini disampaikan Agus menyikapi kabar bahwa hanya  terpidana yang akan diseksekusi. Sedangkan satu lagi asal Prancis, Serge Areski Atlaoui dikabarkan batal menghadapi regu tembak.

Imbauan ke Jokowi, Batalkan Hukuman Mati Mary Jane

KONFRONTASI-Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta Presiden Joko Widodo untuk membebaskan Mary Jane Veloso dari hukuman mati. Mary jane disebut hanya sebagai korban dari sin dikat narkoba dan korban perdagangan manusia.

Permintaan Komnas Perempuan itu dilakukan dengan mengirim surat bernomor 04/KNAKTP-Pimpinan/IV/2015 pada Presiden Jokowi.

"Komnas Perempuan menengarai ada proses perdagangan manusia dalam kasus Mary Jane yang menempatkannya sebagai korban," kata Ketua Komnas Perempuan Azriana dalam suratnya.

228 TKI Menanti Eksekusi Mati di Luar Negeri

KONFRONTASI-Sebanyak 228 TKI di seluruh Indonesia yang bekerja di berbagai negara di dunia, kini menunggu eksekusi mati karena terlibat kasus kriminal, kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Moh Iqbal.

 "Dari jumlah itu sebanyak 37 orang TKI di antaranya adalah TKI yang berada di Arab Saudi," katanya saat berkunjung ke rumah keluarga TKI Siti Zaenab di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (15/4).

Menhan Tegaskan Dukung Hukuman Mati bagi Para Gembong Narkoba

KONFRONTASI-Peredaran narkoba memang menjadi masalah tersendiri yang harus disikapi dengan serius demi melindungi generasi bangsa. Menteri Pertahanan Jend TNI Purn Ryamizard Ryacudu bahkan dengan tegas menyebut narkoba sebagai salah satu ancaman negara. Sehingga, kata dia, narkoba masuk sebagai salah satu urusan di Kementerian Pertahanan.

"Soal hukuman mati, memang kita lihat kasihan, katanya melanggar HAM, tapi saya membela 240 juta orang Indonesia," kata Ryamizard di Medan, Rabu (18/3) malam.

Soal Hukuman Mati, Jaksa Agung: Tidak Mungkin Dibatalkan!

KONFRONTASI-Eksekusi terpidana mati gelombang kedua tetap akan terlaksana. Meski demikian, berdasarkan informasi eksekusi tak akan berlangsung pada Maret ini. Demikian ditegaskan Jaksa Agung HM Prasetyo.

"Tidak mungkin dibatalkan,' tegas Prasetyo di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (13/3)

Eksekusi terhadap 10 terpidana mati kasus narkoba belum bisa dilaksanakan Maret ini karena tiga diantaranya yakni Mary Jane Fiesta Veloso asal Filipina, Martin Anderson asal Ghana dan Serge Areski Atlaoui asal Prancis mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Jangan Tunda Eksekusi, Secara Hukum Prosesnya Sudah Final, Kata Jimly.

KONFRONTASI - Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie mengatakan, Pemerintah Indonesia seharusnya tak menunda pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana mati kasus narkoba. Menurut Jimly, tak ada alasan menunda eksekusi karena secara hukum prosesnya sudah final.

"Dari segi hukum, grasi dan PK (Peninjauan Kembali) ditolak, sehingga itu sudah final, jadi pelaksanaan eksekusi mati bisa dilaksanakan," kata Jimly kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (12/3/2015).

Soal Eksekusi Mati, Ini Saran Prabowo untuk Pemerintahan Jokowi

KONFRONTASI- Terkait pelaksanaan eksekusi mati terhadap para terpidana narkoba, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ikut memberikan dukungan pada pemerintahan Jokowi-JK . Meskipun banyak negara yang warganya masuk daftar terpidana mati jilid II berusaha menekan Indonesia.

Menurut Prabowo, Indonesia tak perlu takut dengan intervensi atau tekanan dari negara lain.‬

Pages