Hotspot

Saat Indonesia Disebut Bisa Jadi Hotspot Virus Corona Dunia...

KONFRONTASI -    Saat sebagian besar negara di Asia Tenggara telah berhasil meratakan kurva tingkat infeksi virus corona, Indonesia disebut justru kewalahan dengan pertempuran melawan Covid-19. Perhatian dunia kini tengah difokuskan pada Amerika Serikat, India, Rusia, dan Brasil yang mencatat angkat infeksi harian hingga puluhan ribu. Sedangkan Indonesia terbang di bawah radar. Media luar negeri, Sydney Morning Herald (SMH), menilai Indonesia akan menjadi hotspot virus corona berikutnya di dunia.

Alhamdulillah, Jumlah Hotspot Mulai Berkurang Signifikan

Konfrontasi - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa jumlah "hotspot" atau titik api sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah menurun secara signifikan.

"Hotspot menurun secara signifikan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Sabtu (31/10/2015).

Dia menambahkan, jika sebelumnya jumlah titik api sering mencapai ribuan sekarang hanya ratusan.

Puluhan Titik Panas Kembali Terdeteksi di Riau

KONFRONTASI-Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan Satelit Modis melalui sensor Terra dan Aqua kembali merekam puluhan titik panas pada Sabtu petang setelah dalam tiga hari terakhir tidak ada titik panas yang terdeteksi.

"Data terbarui pada 14 Maret 2015 pukul 16.00 WIB, menunjukan secara keseluruhan di Pulau Sumatera terdapat 50 hotspot, dan yang terbanyak berada di Riau yakni berjumlah 46 titik," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin.