15 June 2021

Hoax

Ketua Satgas Vaksin BUMN Himbau Masyarakat Tak Tertipu Hoax

Konfrontasi - Ketua Satgas Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Arya Sinulingga meminta agar masyarakat tidak terpancing untuk memberikan data pribadi ke tautan pendaftaran palsu yang banyak beredar.

Dia mengatakan, tautan dengan platform googleform tersebut selain memberikan informasi yang tidak valid, juga bertujuan untuk mencuri data pribadi pendaftar.

Polisi Selidiki Hoaks yang Catut Nama Kapolda Metro

KONFRONTASI-Penyidik kepolisian kini tengah mengusut penyebaran hoaks yang mencatut nama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan media daring detik.com.

"Beredar di media sosial bahwa ada salah satu media yang menuliskan tentang viral hacker yang membocorkan percakapan Pak Kapolda Metro Jaya medianya adalah media detik.com, ini saya jelaskan bahwa ini adalah berita tidak benar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu.

Benarkah Indonesia Tawarkan AS Bangun Pangkalan di Natuna?

KONFRONTASI-Media daring kontenislam.com, dalam salah satu konten mereka, menyatakan Indonesia menawarkan pangkalan di Kepulauan Natuna kepada Amerika Serikat.

Konten itu berjudul "Saling Klaim dengan China, Indonesia Tawarkan 'Pangkalan' di Kepulauan Natuna kepada AS" dan diunggah pada 31 Oktober 2020.

Dalam konten Indonesia disebut menawarkan pangkalan kepada AS agar dapat membangun kekuatan militer besar di Natuna sehingga dapat melawan China yang menginginkan Natuna. 

Polisi Tangkap Penyebar Video Laundry Baju Tentara China

KONFRONTASI-Tim Cyber Crime Polres Metro Jakarta Utara menangkap pelaku penyebar rekaman video "Laundry Baju Tentara China" yang sempat viral di jagat media sosial. Tersangka AC (35) dianggap telah menyebarkan informasi yang tidak benar.

"Tersangka AC ditangkap di kediamannya di Kramat Jati, Jakarta Timur," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, Rabu (29/7/2020).

Hoax, MUI Keluarkan Surat Edaran Tolak Rapid Tes Alat PKI

KONFRONTASI-Heboh, selebaran surat kaleng mengatasnamakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta para Ulama, Kiai, dan Ustadz di seluruh Indonesia untuk berhati-hati dan waspada dengan rapid test Covid-19.

Isi selebaran itu menyebut rapid test Covid-19 adalah modus operandi dari Partai Komunis Indonesia (PKI) atas perintah negara komunis China untuk membabat habis para toko agama Islam baik di Indonesia maupun di negara Muslim yang lain. Bahkan, para ulama akan disuntik mati setelah rapid test dan dinyatakan positif Covid-19.

Polda Metro: Hoaks Meningkat Selama PSBB

KONFRONTASI-Penyidik Polda Metro Jaya mencatat ada peningkatan temuan maupun laporan mengenai beredarnya berita bohong (hoaks) selama masa penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyebutkan ada pergeseran dalam jenis kejahatan yang banyak terjadi di tengah masyarakarat, yakni meningkatkan jumlah hoaks terkait dengan COVID-19.

Pemuda di Majene Dicokok Polisi Gara-gara Sebar Hoax Pasien Corona Meninggal

KONFRONTASI-Polisi menangkap seorang pemuda di Majene, Sulawesi Barat, berinisial AR (19) karena diduga menyebarkan hoax tentang meninggalnya salah satu pasien positif virus Corona. Hoax terkait kematian pasien Corona di RS Regional Provinsi Sulbar di Mamuju itu viral di media sosial.

Jakarta Lockdown, Pemprov: Itu Hoax

Konfrontasi - Beredar pesan informasi bahwa Jakarta akan menerapkan karantina wilayah atau lockdown. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan informasi tersebut tidak benar atau hoax.

Dilansir detikcom, Jumat (27/3/2020), informasi yang beredar menyebut sedang ada pembahasan lockdown di Jakarta dan keputusan akan disampaikan malam ini.

Sebar Hoax Seputar Corona, Pria di Semarang Dicokok Polisi

KONFRONTASI-Satuan Reskrim Polrestabes Semarang mengamankan pelaku yang diduga menyebarkan berita hoax terkait virus corona lewat media sosial facebook.

Dilansir RMOL.id, pelaku pria berinsial YI (32) diamankan polisi pada Senin malam (23/3).

Setelah diunggah berita hoax tersebut disebarkan ke beberapa akun grup di media sosial hingga akhirnya menyebar luas.

Pages