14 August 2018

hate speech

Ramadhan Bulan Suci, Jangan Dikotori dengan Ujaran Kebencian

KONFRONTASI- Akademisi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Zaki Mubarak mengajak semua pihak menahan diri dan tidak mengotori bulan Ramadhan dengan ujaran kebencian.

Dianggap Sebarkan 'Hate Speech', PNS Diciduk Polisi

KONFRONTASI-Polisi menangkap seorang PNS di lingkungan pemerintah Kota Lhokseumawe karena dianggap menyebar ujaran kebencian di media sosial.

PNS yang berinisial BS (48), ditangkap setelah diketahui bahwa pada akun media sosial facebook yang selanjutnya diketahui milik tersangka, mengandung unsur ujaran kebencian.

"Saat kami berpatroli siber di media sosial didapati ada tulisan di akun media sosial yang bersangkutan mengandung unsur ujaran kebencian," ungkap Kepala Polres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, Selasa malam.

Masyarakat Jangan Mudah Terjebak Dalam Perilaku Hate Speech

KONFRONTASI - Ujaran kebiecian atau hate speech dewasa ini semakin masif di masyarakat baik melkalui media sosial ataupun media lainnya. Adanya hate speech tentunya dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat yang berujung pada perpecahan bangsa.

Tebar Kebencian di Facebook, Abraham Ben Moses Diciduk Polisi

KONFRONTASI-Ujaran kebencian suku agama ras dan antar golongan (SARA) kembali ditemukan di media sosial Facebook. Meskipun telah banyak yang tertangkap akibat melakukan tindakan tersebut, namun hal itu belum memberikan efek jera bagi yang lainnya.

Satuan tugas (Satgas) Siber Bareskrim Polri kali ini menangkap seorang terduga penyebar ujaran kebencian berbau SARA melalui Facebook. Polisi menangkap pelaku bernama Abraham Ben Moses (52) di Tangerang, Banten, Selasa (5/12), sekitar pukul 22.00 WIB.

Pamer Uang di Siaran Langsung Facebook, Gay Ini Hina Ayu Ting Ting dan Presiden Jokowi

Konfrontasi - Pemilik akun Facebook Taufik Gani nekat buat sensasi berlebihan. Dia sengaja memamerkan uangnya dengan menantang para selebtriti dan Presiden Joko Widodo dalam sebuah tayangan video.

“Gue yang paling kaya sedunia di Facebook. Gue lawan artis-artis dan Jokowi, dasar kalian miskin,” tulis pria tersebut dalam keterangan videonya.

Bukti Polisi Semakin Tak Adil, Penanganan Kasus Viktor Laiskodat Berbading Terbalik dengan Emak-emak ini

Konfrontasi - Cara-cara Kepolisian dalam menegakkan hukum semakin mendapat sorotan. Karena aparat tidak adil dalam menangani kasus yang muncul di masyarakat.

Yang terbaru Polisi menangkap seorang ibu rumah tangga yang juga dikenal sebagai aktivis Aksi Bela Islam (ABI), bernama Asma Dewi Ali Hasjim.

Dia ditangkap dan ditahan kemarin dengan tuduhan dugaan melakukan tindak pidana menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) lewat media sosial.

Maki Polisi di Medsos Galak Banget, Giliran di Kantor Polres Kok Melempem

KONFRONTASI-Hendra memilih meminta maaf setelah sempat memaki polisi di akun Facebook miliknya.

Warga Pereges, Desa Seluas, Kecamatan Seluas, Bengkayang itu mendatangi Mapolres Bengkayang untuk meminta maaf, Selasa (6/6).

“Saya mengungkapkan kekesalan saya di status Facebook. Kata-kata kurang pantas itu ditujukan kepada salah seorang anggota Polsek Seluas. Saya kesal atas pelayanan diberikan saat akan membuat SKCK. Karena saya akan melamar pekerjaan di Kementerian Kesehatan,” kata Hendra.

MUI Himbau Masyarakat Hindari Hate Speech di Media Sosial Jelang Pilkada

Konfrontasi - Majelis agama di Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh kampanye di media sosial, terutama pernyataan yang mengandung kebencian (hate speech).

"Kami meminta masyarakat Indonesia jangan sampai terpengaruh isu hate speech dan isu-isu yang negatif," kata Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Henriette Lebang, di Aula Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Jumat (27/11/2015).

Henriette meminta agar masyarakat menggunakan hati nuraninya dalam menghadapi Pilkada serentak 2015.

Gara-gara Edaran Kapolri, Makian ke Jokowi Menurun

KONFRONTASI -  Jumlah kicauan yang menghina Presiden Jokowi di Twitter berkurang cukup signifikan setelah dikeluarkannya surat edaran Kaporlri terkait ujaran kebencian, kata lembaga analisis data.

Indonesia Indicator mengatakan jumlah kicauan yang menyiratkan penghinaan terkait Jokowi biasanya mencapai 6.540 per bulan.

Namun setelah surat edaran keluar, kicauan dengan kata-kata kasar terkait Jokowi rata-ratanya menurun hingga 3.114 per bulan atau berkurang sekitar 53 persen.

Bamsoet: SE Hate Speech Bisa Bikin Rakyat Takut Sampaikan Kritik

KONFRONTASI-Surat Edaran (SE) Kapolri tentang Penanganan Ujaran Kebencian atau hate speech dinilai anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bisa membangun rasa takut masyarakat untuk mengkritik pemerintah.

"SE dapat diterima, selama SE itu tidak disalahgunakan sebagai alat politik penguasa dan tidak mengekang kebebasan mengemukan pendapat, termasuk mengritik pemerintah," kata Bambang dalam rilisnya, Kamis (5/11).