Harga Minyak

Harga Minyak Makin Tak Bernilai, Negara Paling Berbahaya di Dunia Ini Terpaksa Bongkar Brankas Emas, Harta Terakhir?

KONFRONTASI -   Negara ini dulu sangat kaya, tapi sekarang benar-benar terpuruk setelah harga minyak anjlok seperti saat ini, bahkan sampai pernah mendapat predikat negara paling berbahaya di dunia.

Ya, pada 2018, berdasarkan survei Gallup, Venezuela berada di peringkat pertama dalam daftar negara paling berbahaya di dunia.

Di negara yang memiliki cadangan terbesar di dunia tersebut, 42 persen warganya menjadi korban pencurian dan 25 persen warganya pernah menjadi korban penyerangan.

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

KONFRONTASI - Harga minyak mentah dunia naik dalam perdagangan yang fluktuatif pada akhir transaksi Rabu (Kamis pagi WIB), dengan patokan AS menetap 19 persen lebih tinggi.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni naik 2,21 dolar AS atau 19,1 persen, menjadi menetap di 13,78 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sebelumnya di sesi tersebut, patokan minyak AS telah diperdagangkan serendah 10,26 dolar AS per barel, sebelum melonjak sekitar 40 persen hingga mencapai tertinggi sesi di posisi 16,20 dolar AS.

Harga Minyak Ambrol Pekan Ini, Terendah Sejak Awal 2000-an

KONFRONTASI -   Harga minyak dunia ambles sepanjang pekan ini. Harga si emas hitam sudah berada di bawah US$ 30/barel.

Sepanjang minggu ini, harga minyak jenis Brent dan Light Sweet (WTI) masing-masing ambrol 21,14% dan 38,3%.

Setidaknya ada dua hal yang menyebabkan kejatuhan harga minyak. Pertama adalah penyebaran virus corona yang semakin masif.

Rusia-Saudi Terus Kelahi, Harga Minyak Bakal Makin Jatuh

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah berpotensi terus mengalami penurunan hingga ke level US$18 per barel seiring memanasnya tarif harga antara Rusia, Arab Saudi, bahkan Iran.

Berdasarkan data Bloomberg, harga kontrak minyak mentah di bursa NYMEX pada Mei 2020 terkoreksi 11,06 persen menjadi US$22,43 per barel. Harga itu menjadi yang terendah sejak 2003. Sementara kontrak di bursa ICE melorot 5,23 persen atau 1,49 poin ke level US$26,98 per barel.
Baca Juga : Waduh, Harga Minyak Bisa Sentuh Level US$5 per Barel?

Biang Kerok Harga Minyak Anjlok ke Level Terendah dalam 18 Tahun

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) sempat turun 26 persen ke level 20,06 dollar AS per barrel. Harga ini merupakan yang terendah sejak tahun 2002. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, anjloknya harga minyak mentah dunia diakibatkan oleh dua hal utama, yakni perang harga antara Arab Saudi dengan Rusia dan pandemi virus corona. Gagalnya perundingan pembatasan produksi minyak antara Arab Saudi dan Rusia justru mendorong kedua negara untuk meningkatkan produksi mereka.

Harga Minyak Diobral Murah Gara-Gara OPEC+ Gagal

KONFRONTASI -   Organisasi Negara Eksportir Minyak dan aliansinya (OPEC+) gagal capai kata sepakat untuk melakukan ekstra pemangkasan produksi minyak mereka untuk menstabilkan harga minyak yang drop akibat menyebarnya wabah virus corona ke berbagai penjuru dunia.

Data terbaru John Hopkins University CSSE menunjukkan jumlah kasus infeksi virus corona secara kumulatif sampai hari ini sudah mencapai 107 ribu kasus. Kasus infeksi baru yang dilaporkan di China mulai mengalami penurunan.

Harga Minyak Jatuh 3,4 Persen, Prospek Permintaan Tertekan

KONFRONTASI -  Harga minyak global jatuh seiring dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap penularan virus corona dan dampaknya terhadap perekonomian.

Pada penutupan perdagangan Kamis (27/2/2020) harga minyak WTI kontrak April 2020 turun 3,37 persen atau 1,64 poin menjadi US$47,09 per barel. Kini, pada Jumat (28/2/2020) pukul 6:23 WIB, harga kembali koreksi 0,76 persen atau 0,36 poin menjadi US$46,73 per barel.

Janji stimulus fiskal membuat harga minyak tetap stabil

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah tetap stabil dengan kecenderungan melemah.

Selasa (18/2), pukul 07.50 WIB harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Maret 2020 tergelincir menjadi US$ 51,91 per barel. Artinya, minyak WTI turun 0,27% dari harga penutupan Jumat (14/2) di US$ 52,05 per barel.

Asal tahu saja, kemarin, pasar keuangan Amerika Serikat (AS) libur. Sehingga minyak WTI tidak menyelesaikan harga.

Pages