Gus Dur

Jokowi Dimakzulkan, Karma Buat PDI Perjuangan yang Pernah Jatuhkan Gus Dur

KONFRONTASI - Pengamat politik, Rusmin Effendy menyebut ketakutan KIH tidak beralasan. Terlebih diketahui, hak menyatakan pendapat itu merupakan bagian dari hak-hak DPR yang sudah melekat dan tidak bisa dihapus.

"Aneh saja kalau ada fraksi yang ingin mendelegitimasi hak-hak anggota dewan karena alasan pemakzulan presiden," kritiknya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/11).

KIH Bikin Ulah, Titiek Soeharto: Benar Kata Gus Dur, DPR Taman Kanak-kanak

KONFRONTASI - Anggota DPR Fraksi Golkar Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) terkejut, saat mengetahui adanya pembentukan DPR tandingan yang dibentuk oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

"Saya terkejut dengan (DPR) tandingan. Apa kata Gus Dur (Abdurrahman Wahid) benar DPR taman kanak-kanak," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Ia heran fraksi yang tergabung di dalam KIH tak bisa menerima ketika keinginan mereka terkait perolehan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) tak terpenuhi.

Gus Dur Benar, Anggota Dewan seperti Anak-anak TK

KONFRONTASI - Fraksi koalisi pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di DPR membuat tandingan sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan di lembaga tersebut. Namun sikap ini menuai kritik dari beberapa kalangan.

Anggota DPR secara politik belum bisa dikatakan memiliki kedewasaan. Ini ditunjukan dengan lebih senangnya dua kubu berseteru ketimbang langsung bekerja untuk rakyat.

Ini Harapan Putri Gus Dur ke Jokowi

KONFRONTASI - Pada 20 Oktober 2014, Jokowi bersama Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla akan dilantik oleh MPR menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2014-2019. Puteri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau Yenny Wahid, berharap Joko Widodo meneruskan tradisi yang dimulai ayahnya.

“Yaitu membuka Istana untuk rakyat,” kata Yenny saat menghadiri persemian Museum Balai Kirti di Istana Bogor, Sabtu, 18 Oktober 2014.

Kata Megawati ke Gus Dur : "Sampeyan Enak, Saya Pusing"

KONFRONTASI-Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mencurahkan kenangannya bersama Presiden keempat Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur. Menurut Mega, Gus Dur yang telah wafat pada 30 Desember 2009, sekarang tenang di alamnya.

"Mas Dur, sampeyan sudah enak di sana. Saya masih pusing di sini memperbaiki yang harus waras. Mengembalikan lagi agar punya nurani, mata hari dan hidup untuk semua orang," ujar Megawati di Kebun Raya Cibodas, Kabupaten Bogor, Selasa, 30 September 2014.

IPW: Nasib Jokowi Bisa seperti Presiden Gus Dur

KONFRONTASI - Ketua Indonesia Police Watch Neta S Pane mengkritisi kinerja intelijen yang selama ini kedodoran. Neta mengingatkan Presiden Terpilih Joko Widodo agar tragedi penggulingan Gus Dur yang terjadi setelah konflik dengan elite politik di parlemen tidak terulang di masa pemerintahannya.

"Selama ini kinerja intelijen di negeri ini sangat kedodoran. Sebagai pemerintahan sipil, jika tidak memperkuat kinerja intelijennya, nasib Jokowi bisa seperti Presiden Gus Dur," kata Neta, Kamis (25/9/2014).

Soal Hapus Kementerian, Jokowi Tak Berani Seperti Gus Dur

KONFRONTASI - Presiden terpilih 2014-2019 Joko Widodo tidak ingin seperti Gus Dur yang menghapuskan dua kementerian saat dilantik sebagai presiden tahun 1999 lalu. 

Dari pandangan Jokowi, keputusan menghapus beberapa posisi menteri hanya akan menambah problematika pemerintahannya nanti. Memang sempat ada isu 27 menteri yang akan dimiliki oleh kabinet Jokowi-JK. Namun ia sendiri yang meminta agar jumlah menteri tidak perlu dikurangi. Bahkan, ia khawatir akan ada demo dari lembaga yang ia tak sebutkan secara rinci.

Terinspirasi Gus Dur, Buku Prabowo Subianto Diluncurkan

KONFRONTASI-Jelang Pilpres yang tinggal menghitung hari, sebuah buku tentang sosok calon presiden Prabowo Subianto diluncurkan di Taman Ismail Marzuki, Selasa (1/7).

Buku berjudul 'Prabowo Subianto Sang Pemimpin Sejati' itu ditulis oleh 3 orang, yakni Wahyu Triono KS, Sugiat Santoso, dan Robi Anugrah.

Buku ini terdiri 186 halaman. Pada sampulnya, tampak foto Prabowo sedang menunggangi kuda dengan alas duduk berlogo Garuda dan Bintang 3.

Ketua Umum PBNU: Prabowo Bukan Dalang Kerusuhan, Tapi Menjadi Korban

KONFRONTASI-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, Prabowo kerap bertemu Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pasca-kerusuhan Mei 1998. Saat itu, Aqil mengaku, bersama Muhaimin Iskandar dan Syaifullah Yusuf, sering menemani Prabowo berkunjung ke kediaman Gus Dur.

Pages