Guru

Tasya Kamila Senang Jadi Guru Geografi

Konfrontasi - Tasya Kamila menunjukkan kecintaannya pada dunia pendidikan dengan menjadi guru Geografi. Ia kini menjadi guru geografi untuk aplikasi berbasis teknologi pendidikan bernama Quipper.

"Salah satu hal yang ingin aku lakukan itu jadi pengajar. Aku senang disuruh mengajar tapi belum ada kesempatan untuk itu, baru terwujudnya sekarang," ujar Tasya dalam diskusi bersama Quipper, di Rabu (27/3/2019).

Tega, Guru Olahraga Cabuli Muridnya Selama 2 Tahun

Konfrontasi - Seorang guru tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Baros, Serang, Banten diduga mencabuli siswanya ditangkap Polsek Baros. Perbuatan asusila tersebut dilakukan berulang hingga korban duduk di kelas empat SD.

“Semenjak kelas dua korban diduga sering dicabuli oleh terlapor (EH) hingga korban duduk kelas empat,” kata Kapolsek Baros AKP Dedi Rudiman kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Polisi Ringkus Wartawan Abal-abal Tipu Guru di Malang

Konfrontasi - Tim Saber Pungli Polres Malang menangkap tangan tiga oknum wartawan abal-abal  yang memeras guru sekolah di wilayah Kecamatan Pakis. Ketiga pelaku itu Muh Suyuti (48), Yanto (31), dan Dahri (40).

Modus pelaku mengancam akan memuat berita tentang siswa yang tertusuk gunting atau pihak sekolah membayar uang sebesar Rp 7,5 juta.

Guru Asal Pemalang ke Jokowi: Tujuh Tahun Mengajar Honor Saya Rp 50 Ribu!

KONFRONTASI -  Presiden Joko Widodo dikagetkan oleh seorang guru bernama Megayanti asal Pemalang , Jawa Tengah, yang mengaku dibayar dengan honor Rp 50 ribu, dan sejak 2016 naik menjadi Rp.150 ribu. Hal ini ia ungkapkan pada saat menghadiri pertemuan dengan Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

“Tujuh tahun mengajar honor saya Rp 50 ribu Pak Presiden. Tiga tahun belakangan honor kami Rp 150 ribu,” ujar Megayanti, kemarin.

Komisi X DPR: Guru-guru PNS Perlakukan Honorer Seperti Babu

Konfrontasi - Anggota Komisi X DPR RI Toriq Hidayat mengaku prihatin melihat kondisi guru honorer di Indonesia. Sudah dibayar dengan gaji supermurah, tapi dipekerjakan layaknya pembantu.

"Saya melihat guru-guru PNS memperlakukan guru non PNS seperti babu. Mereka disuruh melakukan hal di luar bidang kompetensinya. Seperti disuruh membelikan makanan dan lainnya," ujar Toriq, Sabtu (15/12/2018).

Efisiensi Guru, Mendikbud Minta Guru Mampu Mengajar 2 Mapel

Konfrontasi - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengusulkan agar setiap guru bisa mengajar lebih dari dua mata pelajaran (mapel). Ini agar efisensi jumlah guru tercapai.

"Jumlah kekurangan guru mencapai 707.324. Kalau tiap tahun 100 ribuan diangkat maka butuh tujuh tahun untuk menyelesaikannya. Ini cukup lama makanya salah satu solusi guru yang ada dikaryakan dengan memegang lebih dari dua mapel," kata Muhadjir, Sabtu (15/12/2018).

Pages