GP Ansor

Gus Yaqut: Kita Butuh pemimpin yang Bergerak Cepat, Bukan Selalu Terlambat Seperti Sekarang

KONFRONTASI-Gerakan Pemuda (GP) Ansor menilai langkah pemerintah dalam menangani penyebaran dan dampak virus corona (Covid-19) terkesan belum maksimal.

Banyak kebijakan pemerintah yang lamban dalam menyikapi kondisi di lapangan dan bahkan tumpang tindih dengan kebijakan lainnya.

Tidak mengherankan, hingga kini, penanganan Covid-19 terus menyisakan persoalan seperti minimnya alat pelindung diri (APD), rumah sakit (RS) menolak pasien hingga tidak efektifnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

GP Ansor Instruksikan Banser Lindungi Seluruh Asrama Mahasiswa Papua

KONFRONTASI-Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Yaqut Cholil Qoumas, menginstruksikan seluruh kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk bersilaturahim dan menjaga asrama-asrama mahasiswa Papua di seluruh Indonesia. 

Gus Yaqut melihat, situasi yang terjadi saat ini merupakan situasi yang sudah didesain sebelumnya. "Silaturahim ke mereka dan kalau perlu menjaga asrama-asrama mereka kalau mereka membutuhkan. Saya sudah instruksikan itu per hari ini," ungkap Gus Yaqut saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8).  

GP Ansor DKI Jakarta Tegas Menolak Rencana Aksi People Power

KONFRONTASI -   Keluarga Besar Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyatakan, perhelatan pesta demokrasi Pemilu 2019 di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta berjalan dengan aman, damai dan tanpa kecurangan. Karenanya, GP Ansor DKI menolak rencana pelaksanaan aksi People Power jelang rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei nanti.

MUI Bantah Ingin Polisikan Ketum GP Ansor

KONFRONTASI-Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantah berencana melaporkan Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas ke pihak kepolisian.

Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI, Ikhsan Abdullah menegaskan komisinya sejalan dengan kebijakan pimpinan MUI telah disampaikan kepada publik melalui keterangan pers beberapa waktu yang lalu.

"Kami menyerahkan kasus pembakaran bendera berkalimat tauhid kepada aparat Kepolisian Negara RI sebagai aparat keamanan," tegasnya dalam keterangan pers, Sabtu (27/10).

GP Ansor Minta Aparat Akhiri "Drama" di Mako Brimob

KONFRONTASI - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada aparat segera bertindak tegas mengakhiri "drama` mencekam lebih dari 28 jam di Markas Komandoo Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"`Drama` ini harus diakhiri. Sudah lebih 28 jam para teroris menguasai Mako Brimob. Aparat harus ambil tindakan tegas sesegera mungkin," kata Yaqut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis dini hari.

Pages