Gmail

China blocks Google email service

KONFRONTASI-China has blocked access to Gmail, Google's email service, the founder of a Beijing-based firm says.

The world's biggest email service has been largely inaccessible inside China. Users, however, could still access the service by using third-party mail applications, rather than the webpage.

"But they have blocked those ways of accessing," said Jeremy Goldkorn, founder and director of Danwei, a company that tracks Chinese media and the Internet, on Monday, adding, "I think this is pretty confirmed. It is now already four, five days, so this is real."

Gmail Diblokir di Tiongkok

 Konfrontasi - Layanan surat elektronik (surel) Gmail diblokir di Tiongkok setelah berbulan-bulan mengalami gangguan, yang menurut organisasi pendukung anti-penyensoran, Great Firewall sebagai penyebabnya.

Menurut GreatFire.org, sejumlah alamat web Gmail di Tiongkok terputus pada Jumat. Sementara itu, pengguna mengatakan layanan tersebut masih tidak dapat digunakan pada hari Senin (29/12).

Tahun Baru, Kejutan Greeting Card Dari Gmail

Konfrontasi - Gmail menyambut momen Natal dan Tahun baru dengan merilis produk layanan kartu ucapan (greeting card) elektrik.

Dear Inbox adalah sebuah layanan kartu ucapan elektrik, yang dibangun oleh Gmail khusus untuk di Gmail, melalui sebuah ekstensi browser Chrome.

Huruf atau font yang ada di kartu ucapan elektrik ini mirip seperti tulisan tangan. Pengguna pun bisa melihat preview-nya di halaman akun Gmail mereka.

 

Inbox, Layanan Baru Google yang Berbeda dari Gmail

KONFRONTASI-Belum lama ini raksasa teknologi Google meluncurkan layanan terbarunya yang diberi nama Inbox. Layanan ini sudah dirancang bertahun-tahun untuk memberikan sesuatu yang baru dan pengalaman berbeda kepada pengguna.

"Bertahun-tahun dibuat, Inbox adalah oleh orang yang sama yang membawakan Anda Gmail, tapi ini bukan Gmail: itu jenis yang sama sekali berbeda dari kotak masuk (inbox), dirancang untuk fokus pada apa yang sebenarnya penting," kata Gmail dalam blog resminya baru-baru ini.

Awas, Gmail Gampang Dihack

KONFRONTASI - Sekelompok peneliti menemukan jika kesuksesan peretasan terhadap Gmail mencapai 92 persen. Penelitian yang dipimpin oleh asisten profesor di University of California, Riverside Bourns College of Engineering, berhasil mengidentifikasi kelemahan yang ada di aplikasi bawaan sistem operasi Android, Windows dan iOS. 

Kelemahan ini, menurut mereka, sangat potensial untuk digunakan mencuri informasi personal para penggunanya. Mereka pun mendemonstrasikan aksi hacking tersebut menggunakan ponsel Android.

Pages