18 March 2019

gerindra

Pindahkan Markas ke Jawa Tengah, Gerindra Bisa Habiskan Suara PDIP di Sarangnya

KONFRONTASI -  Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana memindahkan markas perjuangannya ke Jawa Tengah.

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, melihat hal ini sebagai rencana brilian dari kubu oposisi.

Ia menegaskan merebut suara di Jawa Tengah yang notabene basis suara petahana memang hal penting.

 
Namun yang perlu dicermati, keberhasilan menjaga jarak dengan kubu Jokowi-Ma'ruf disebutnya akan berimbas positif.

Hashim: Prabowo Tak Mungkin Tinggalkan Pancasila dan Dirikan Negara Khilafah

KONFRONTASI-Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menegaskan kembali bahwa calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mustahil meninggalkan Pancasila apalagi sampai mendirikan negara khilafah.
 
"Prabowo menghabiskan lebih dari separuh usianya sebagai prajurit. Jadi, tidak mungkin meninggalkan Pancasila apalagi mendirikan negara khilafah," kata Hashim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

Gerindra: Keuntungan dari Lahan Prabowo Salah Satunya Digunakan untuk Biayai Kampanye Jokowi di Pilgub DKI

KONFRONTASI-Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menyesalkan sikap calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyinggung soal lahan yang dikuasai calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam debat kedua pilpres 2019.

Padahal, menurut Edhy, keuntungan usaha pada lahan seluas 220.000 hektar di Kalimantan Timur dan 120.000 hektar di Aceh Tengah itu salah satunya digunakan untuk membiayai kampanye Jokowi pada Pilgub DKI 2012.

Berhadiah Uang, Gerindra Ajak Netizen Berkarya dan Bersuara

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Partai Gerindra ke-11, Fraksi Gerindra di DPR RI akan menggelar lomba jurnalisme publik (citizen journalism) dengan tema besar "Memenangkan Indonesia".

Lomba tersebut akan dibagi dalam tiga kategori. Yakni, lomba karya tulis untuk pengguna akun Facebook, lomba karya foto untuk pengguna akun Instagram dan lomba nge-vlog untuk pengguna chanel Youtube.

Please, Jangan Hamburkan Duit Hasil Utang Demi Menangkan Pilpres 2019

KONFRONTASI-Politikus Partai Gerindra Heri Gunawan meminta rezim Joko widodo atau Jokowi menghentikan klaim bahwa utang luar negeri pemerintah selama ini digunakan untuk membiayai kegiatan produktif.

Pernyataan Heri merujuk pada kritik ekonom Faisal Basri yang menyebut utang luar negeri paling banyak digunakan untuk belanja pegawai, yakni sebesar Rp 336 triliun.

Di posisi kedua adalah belanja barang sebesar Rp 340 triliun. Sementara infrastruktur yang masuk dalam kategori capital berada di urutan ketiga yakni sebesar Rp 204 triliun.

Gerindra Masih Tunggu PKS soal Cawagub DKI Jakarta

KONFRONTASI - PKS masih belum melengkapi persyaratan pembentukan tim uji kelayakan dan kepatutan calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif menguraikan bahwa pihaknya masih belum menerima perlengkapan PKS itu dalam bentuk surat keputusan (SK).

Selama SK tim panitia seleksi (pansel) tersebut belum diserahkan, Gerindra enggan melanjutkan pembahasan ke tahap berikutnya.

Soal Kotak Suara, Gerindra Minta KPU Buat Terobosan

KONFRONTASI-Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membuat langkah terobosan terkait kotak suara yang akan digunakan di Pemilu 2019.

Gerindra Gugat Sebutan 'Kandang Banteng' untuk Jawa Tengah

KONFRONTASI -  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono membantah bila provinsi Jawa Tengah masih disebut basis PDI Perjuangan atau 'Kandang Banteng'. Pasalnya, Jawa Tengah pernah dikuasai partai lain.

Gerindra: PSI Mestinya Larang Perzinahan, Bukan Urusin Poligami

KONFRONTASI-Usulan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 1/1974 tentang Perkawinan, khususnya terkait dengan poligami menuai kritikan. Pasalnya, poligami sudah diatur dalam masing-masing agama dan tidak perlu diributkan.

Orang Gila Masuk DPT, Gerindra: Bagaimana Cara Mengajari Mereka Nyoblos?

KONFRONTASI-Keputusan KPU DKI Jakarta yang memasukkan ribuan penyandang masalah kejiwaan dan ingatan atau orang gila ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019 dipertanyakan oleh Partai Gerindra. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI juga diminta menjelaskan masuknya pemilih baru sebanyak 500 ribu dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Ke-2 (DPT-HP2).

Ketua DPD Gerindra DKI, Mohamad Taufik mengatakan, tim hukum Gerindra menemukan sejumlah data DPT-HP2 yang mencurigakan. 

Pages