garam

Wow, Belum Pernah Nyoba Minum Ramuan Jus Pare dan Garam Setiap Hari?, Ini Reaksinya pada Tubuh, Manfaatnya Tak Terhitung!

KONFRONTASI -   Pare memang memiliki citarasa pahit.

Namun, siapa sangka, kebiasan mengonsumsi pare itu sehat lo!

Pare mengandung banyak vitamin A, B, C, dan E, potasium, seng, dan masih banyak nutrisi penting lainnya.

Pare adalah salah satu pembersih darah terkuat yang dapat memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa bagi tubuh seperti dikutip dari Sajian Sedap.

Jusnya memiliki sifat antioksidan dan antimikroba yang dapat membantu menghilangkan racun dari darah dan memurnikannya.

Tangkal COVID-19 dengan Semprot Garam ke Mulut, 46 Jemaat Gereja di Korsel Terinfeksi

KONFRONTASI -  Krisis pandemi COVID-19 yang kini menjalar hingga lebih dari 100 negara ini menimbulkan kepanikan warga dunia. Karena kecemasan ini, banyak orang yang lantas percaya begitu saja dengan berbagai rumor, seperti teori konspirasi, hingga teknik penyembuhan COVID-19 yang belum terbukti kebenarannya.

Jokowi: Jangan Ada yang Hambat Impor, Garam sampai Gula

KONFRONTASI -    Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan di Istana Negara, Rabu (4/2/2020).

Jokowi menyebutkan keadaan saat ini tidak normal. Ia mengatakan, ada penurunan aktivitas ekonomi di Indonesia akibat dunia yang melemah. Sektor yang terganggu yakni pariwisata, perdagangan dan investasi.

Untuk itu, Jokowi meminta seluruh pihak untuk terus bekerja dan mencari solusi. Salah satunya impor.

6 Alasan Kenapa Air Kelapa Penting untuk Penderita Diabetes

Konfrontasi - Terdapat beberapa alasan air kelapa penting bagi penderita diabetes. Seperti yang kita ketahui bahwa buah kelapa juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan.

Manfaat air kelapa yang paling umum adalah dapat membersihkan racun yang masuk ke dalam tubuh sehingga tubuh menjadi netral dan normal kembali.

Tak Hanya Lintah, Ternyata Garam Bisa Bunuh Manusia

Konfrontasi - Cara paling pas untuk membunuh lintah adalah dengan menaburinya dengan garam. Dengan itu, lintah akan seketika meninggal.

Tak sekadar meninggal, tentu jika Anda pernah membasmi lintah dengan cara ini, hal ini cukup sadis. Sang lintah terlihat tidak mampu bertahan dengan tiap butiran garam dan mati dalam keadaan 'menyusut.'

Mengapa garam begitu kejam membunuh lintah dan gastropoda seperti siput? Jawabannya ternyata adalah osmosis.

Osmosis

Dijual Rp 300 per Kilo, Garam Masih Sulit Diserap Pasar

Konfrontasi - Asosiasi Petambak Garam Nusantara (Aspegnu) meminta pemerintah bertindak tegas menyusul kesulitan yang sedang dialami para petambak garam lokal saat ini. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aspegnu Achmad Solehan mengatakan harga garam lokal saat ini sangat rendah yakni hanya sebesar Rp 300 per kilogram (kg).

Nilai ini atau jauh dibandingkan sebelum terjadinya gejolak harga, di mana harga garam bisa mencapai Rp 1.000 per kg.

Luhut Panjaitan: Impor Garam Bikin Kacau

KONFRONTASI - Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan menyoroti polemik harga garam petani lokal yang jatuh. Oleh karena itu, Luhut meminta Presiden Joko Widodo untuk menghentikan impor garam.

Menurut Luhut, garam impor membuat harga garam turun apalagi jika impor dilakukan saat waktu panen.

"Jadi sekarang ini saya sarankan presiden, eloknya tidak usah lagi ada impor-impor. Itu bikin kacau," kata Luhut, Selasa, (23/7). 

Produsen Mamin Kekurangan Garam Industri

KONFRONTASI-Industri makanan dan minuman (mamin) sedang mengalami kekurangan pasokan garam industri, sedangkan stok saat ini untuk kebutuhan kurang dari satu bulan, kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman. 

"Total itu ada 30 ribuan ton (tersisa, red.). Itu nggak sampai sebulan, kan bahaya," ujar dia dalam suatu forum diskusi di Hotel Millenial, Jakarta, Rabu.

Kemarau Dongkrak Produksi Garam di Probolinggo

KONFRONTASI-Produksi garam di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, meningkat hingga dua kali lipat selama musim kemarau 2019 ini dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

"Meningkatnya hasil produksi petambak garam kali ini bisa tembus dua kali lipat dibandingkan produksi garam tahun sebelumnya," kata Ketua Kelompok Garam Kalibuntu Sejahtera 1 Suparyono di Kabupaten Probolinggo, Jatim, Minggu.

Menurutnya, para petambak di kelompoknya telah memanen garam sebanyak 15 kali sejak Februari hingga Juni 2019 karena cuaca kemarau yang cukup bagus.

Pemerintah Berencana Tetapkan Harga Penjualan Garam di Petambak Tradisional

Konfrontasi - Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman mulai mengkaji Harga Pokok Penjualan (HPP) garam yang dapat dijadikan sebagai acuan harga garam petambak tradisional. Ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk stabilisasi harga garam yang belakangan merosot.

Pages