The Fed

Darmin Pesimis Terhadap Keputusan The Fed

Konfrontasi - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menganggap keputusan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) yang membatalkan kenaikan suku bunga bukan merupakan kabar baik bagi Indonesia.

"Tidak jadinya kenaikan tingkat suku bunga di Amerika Serikat membawa dampak yang sebetulnya tidak terlalu baik," kata Darmin Nasution di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (18/9/2015).

Suku Bunga Nol Tetap Dipertahankan The Fed

KONFRONTASI-The Federal Reserve atau bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuannya di nol pada Kamis, menunjuk ke penurunan dalam ekonomi global sekalipun pertumbuhan Amerika Serikat tetap stabil.

Tetapi anggota pembuat kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS membuat jelas, dalam proyeksi yang menyertai pengumuman mereka Kamis, bahwa mereka masih mengharapkan kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini, lapor AFP.

Jelang Pertemuan The Fed, Dolar Menguat

KONFRONTASI - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada Selasa (Rabu pagi WIB, 16 September 2015), karena para investor sedang menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve yang dipantau cermat dimulai Rabu (16 September 2015).

Meskipun data ekonomi AS bervariasi dan pasar global bergejolak baru-baru ini telah menurunkan ekspektasi investor sehingga Fed menaikkan suku bunganya bulan ini, masih ada beberapa optimisme di pasar ketika pertemuan kebijakan semakin dekat.

Suku Bunga Fed Naik: Harga Emas Turun

KONFRONTASI - Karena Federal Reserve AS mengindikasikan bahwa suku bunga AS dapat dinaikkan sebelum akhir tahun, emas berjangka turun di divisi COMEX New York Mercantile Exchange pada Senin (Selasa pagi WIB).

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 1,5 dolar AS, atau 0,13 persen, menjadi menetap di 1.132,50 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Jumat Sore Rupiah Naik Tiga Point RP13.987 per Dolar

Konfrontasi - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (28/8/2015) sore bergerak naik tipis sebesar tiga poin menjadi Rp13.987 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.990 per dolar AS.

Analis pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, mengatakan bahwa nilai tukar rupiah bergerak menguat setelah mengalami fluktuasi di tengah antisipasi kenaikan suku bunga the Fed pada September tahun ini.

Rupiah Ditutup Melemah 54 Poin

Konfrontasi - Nilai tukar rupiah terhadap dollar pada penutupan transaksi antarbank di Jakarta, Jumat (27/3) sore, ditutup melemah sebesar 54 poin menjadi Rp13.044 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp12.990 per dolar AS.

Analis PT Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong di Jakarta mengatakan sentimen eksternal mengenai kenaikan suku bunga The Fed masih mendominasi pasar valas di dalam negeri sehingga investor cenderung mengamankan asetnya dengan melepas mata uang rupiah.

Pages