Fadli Zon

Kata Fadli Zon, RI Mulai Dikucilkan Dunia karena Eksekusi Mati

KONFRONTASI- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon, mengungkapkan bahwa Indonesia mulai dikucilkan dunia, terutama dalam forum-forum internasional, karena persoalan eksekusi terhadap terpidana mati kasus narkoba. Namun itu terjadi bukan hukuman mati semata, melainkan lebih karena ketidaktegasan pemerintah melaksanakan hukum itu.

Sepanjang Reformasi, Pelemahan Rupiah di Era Jokowi Paling Parah

KONFRONTASI-Pemerintah diminta serius dalam mengurus anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.Menurut Wakil Ketua DPR Fadli Zon, anjloknya nilai tukar rupiah di era pemerintahan Jokowi, lebih parah ketimbang pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono lalu.

"Kalau ini luar biasa cepat dibanding dengan pemerintahan dahulu, ini termasuk state rupiah kita terlemah dalam era reformasi," kata Fadli digedung DPR, Senayan, Rabu (11/3/2015).

Menkumham Akui Golkar Munas Ancol, Fadli Zon: Pemerintah Mainkan Politik Standar Ganda

KONFRONTASI-Mayoritas anggota KMP kecewa dengan putusan Menkum HAM Yasonna Laoly mengakui Golkar hasil Munas Ancol. Koalisi yang mengusung pasangan Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014 lalu ini pun menjadwalkan pertemuan.

"Kita coba nanti malam (bertemu)," kata Waketum Partai Gerindra Fadli Zon, Selasa (10/3/2015).

Partai Gerindra sendiri menuturkan langkah Menkum HAM tidak menyelesaikan persoalan. Pemerintah cenderung menggunakan standar ganda dalam mengambil sikap di tengah kisruh parpol.

Fadli Zon: Selandia Baru Harus Jelaskan Isu Penyadapan

Konfrontasi - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan pemerintah Selandia Baru harus menjelaskan isu penyadapan yang diungkapakan Edward Snowden bahwa Badan Intelijen Selandia Baru (GCSB) telah menyadap komunikasi pejabat di negara Kepulauan Pasifik dan Indonesia.

"Sebaiknya kita segera meminta penjelasan terhadap Selandia Baru apakah info itu betul," kata Fadli saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (9/3).

Dia juga meminta Kementerian Luar Negeri Indonesia menindaklanjuti kabar tersebut misalnya dengan mengirimkan nota protes.

Fadli Zon Idolakan Sosok Mahatma Gandhi

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku sangat mengagumi sosok Mahatma Gandhi sebagai tokoh yang rela mengorbankan dirinya untuk kepentingan umat manusia.

"Gandhi memutuskan menjadi aktivis politik agar dapat mengubah hukum yang diskriminatif dan membentuk gerakan nonkekerasan," katanya dalam peresmian Patung Mahatma Gandhi sekaligus mempererat Persahabatan Indonesia-India di Rumah Budaya Fadli Zon di kompleks Aie Angek Cottage, Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (5/3).

Ahok Jangan Sombong, Fadli Zon Minta Jokowi Penuhi Janji

KONFRONTASI - Banjir yang melanda Jakarta menjadi bukti kalau janji Presiden Joko Widodo tidak terselesaikan dengan baik. "Ini salah satu janji presiden yang belum selesai," ujar Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon saat ditemui di Komplek Senayan, Jakarta (Selasa, 10/2).

Kata Fadli, dulu saat kampanye presiden, Jokowi pernah mengatakan bahwa banjir Jakarta akan mudah di atasi jika gubernur DKI menjadi presiden. Pasalnya, koordinasi antara gubernur dan presiden bisa mempermudah penanganan banjir.

Masyarakat Sudah Lelah Melihat Pertarungan Hasto versus Samad

KONFRONTASI - Terkait dugaan pelanggaran etika Ketua KPK, Abraham Samad, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengusulkan agar Hasto Kristiyanto dan Abraham Samad, dikonfrontir.

"Saya kira kalau perlu Pak Hasto dikonfrontasikan saja dengan Pak Abraham Samad. Jadi jelas langsung bertemu muka, bukan hanya memaparkan," kata Fadli, di gedung DPR, Jakarta, Senin, 9 Februari 2015.

Dengan konfrontir itu, kata Fadli, publik semakin jelas melihat alur pertemuan seperti yang dituduhkan Hasto.

Usulan Menteri Rini Soal PMN Rp72,9 Triliun untuk BUMN Patut Dicurigai

KONFRONTASI-Usulan Menteri BUMN Rini Soemarno tentang dana penyertaan modan lenagar (PMN) Rp 72,9 triliun untuk 35 perusahaan pelat merah harus dikritisi. Wakil Ketua DPR Fadli Zon bahkan meminta komisi di DPR yang membidangi BUMN ataupun yang mengurusi keuangan negara untuk menolak usulan PMN bagi BUMN yang tak layak.

"Harus kritis, kalau tidak layak diterima di-cut (potong, red) saja. Apalagi sudah go public, untuk apa mereka menerima (PMN), mereka harus bersaing, usaha mendapat keuntungan, bukan disuntik oleh negara," kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/2).

Soal Komjen BG, Fadli Zon: Mungkin Pak Jokowi Sedang Menunggu Wangsit!

KONFRONTASI-Publik masih bertanya-tanya, apakah Presiden Joko Widodo akan melantik Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri atau tidak? Padahal, apalagi masukan dari berbagai pihak dinilai sudah begitu banyak, namun Jokowi hingga saat ini masih belum mengambil keputusan.

Bahkan, para elite PDI Perjuangan, Selasa (3/2) sampai datang ke Istana Merdeka untuk memberi masukan kepada Presiden, seperti Panda Nababan, Hendropriyono dan sejumlah tokoh lain. Lantas apalagi yang menyebabkan Jokowi begitu berat mengambil keputusan untuk BG?

Jokowi Perpanjang Polemik Budi Gunawan

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk mengambil keputusan terkait pencalonan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kapolri. "Lebih cepat lebih bagus, supaya jelas," kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Fadli mengungkapkan dalam pertemuan dengan pemimpin DPR, Jokowi mengatakan akan mengambil keputusan setelah atau sebelum sidang praperadilan Budi Gunawan.  "Kita tunggu saja," tandas politikus Partai Gerindra ini. 

Pages