Fadli Zon

Ahok Jangan Sombong, Fadli Zon Minta Jokowi Penuhi Janji

KONFRONTASI - Banjir yang melanda Jakarta menjadi bukti kalau janji Presiden Joko Widodo tidak terselesaikan dengan baik. "Ini salah satu janji presiden yang belum selesai," ujar Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon saat ditemui di Komplek Senayan, Jakarta (Selasa, 10/2).

Kata Fadli, dulu saat kampanye presiden, Jokowi pernah mengatakan bahwa banjir Jakarta akan mudah di atasi jika gubernur DKI menjadi presiden. Pasalnya, koordinasi antara gubernur dan presiden bisa mempermudah penanganan banjir.

Masyarakat Sudah Lelah Melihat Pertarungan Hasto versus Samad

KONFRONTASI - Terkait dugaan pelanggaran etika Ketua KPK, Abraham Samad, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengusulkan agar Hasto Kristiyanto dan Abraham Samad, dikonfrontir.

"Saya kira kalau perlu Pak Hasto dikonfrontasikan saja dengan Pak Abraham Samad. Jadi jelas langsung bertemu muka, bukan hanya memaparkan," kata Fadli, di gedung DPR, Jakarta, Senin, 9 Februari 2015.

Dengan konfrontir itu, kata Fadli, publik semakin jelas melihat alur pertemuan seperti yang dituduhkan Hasto.

Usulan Menteri Rini Soal PMN Rp72,9 Triliun untuk BUMN Patut Dicurigai

KONFRONTASI-Usulan Menteri BUMN Rini Soemarno tentang dana penyertaan modan lenagar (PMN) Rp 72,9 triliun untuk 35 perusahaan pelat merah harus dikritisi. Wakil Ketua DPR Fadli Zon bahkan meminta komisi di DPR yang membidangi BUMN ataupun yang mengurusi keuangan negara untuk menolak usulan PMN bagi BUMN yang tak layak.

"Harus kritis, kalau tidak layak diterima di-cut (potong, red) saja. Apalagi sudah go public, untuk apa mereka menerima (PMN), mereka harus bersaing, usaha mendapat keuntungan, bukan disuntik oleh negara," kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/2).

Soal Komjen BG, Fadli Zon: Mungkin Pak Jokowi Sedang Menunggu Wangsit!

KONFRONTASI-Publik masih bertanya-tanya, apakah Presiden Joko Widodo akan melantik Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri atau tidak? Padahal, apalagi masukan dari berbagai pihak dinilai sudah begitu banyak, namun Jokowi hingga saat ini masih belum mengambil keputusan.

Bahkan, para elite PDI Perjuangan, Selasa (3/2) sampai datang ke Istana Merdeka untuk memberi masukan kepada Presiden, seperti Panda Nababan, Hendropriyono dan sejumlah tokoh lain. Lantas apalagi yang menyebabkan Jokowi begitu berat mengambil keputusan untuk BG?

Jokowi Perpanjang Polemik Budi Gunawan

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk mengambil keputusan terkait pencalonan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kapolri. "Lebih cepat lebih bagus, supaya jelas," kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Fadli mengungkapkan dalam pertemuan dengan pemimpin DPR, Jokowi mengatakan akan mengambil keputusan setelah atau sebelum sidang praperadilan Budi Gunawan.  "Kita tunggu saja," tandas politikus Partai Gerindra ini. 

Fadli Zon: KMP Dukung Jokowi Bila Tak Lantik Budi Gunawan

KONFRONTASI - Soal pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan partai politik dalam Koalisi Merah Putih (KPM) menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.

"Kalau itu (pelantikan BG) dibatalkan, kita serahkan kepada presiden. Jadi kita menyerahkan ke presiden, apapun keputusannya," ujar Fadli

Kata Fadli Zon, Jokowi Berhasil Tambah Kesulitan Rakyat

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali mengunkit janji-janji Presiden Joko Widodo saat kampanye Pilpres 2014 kemarin. Bahkan, janji tersebut disampaikan sangat detail.

"Misalnya ada (janji membangun) 50 ribu puskesmas, pelabuhan dan lain-lain," jelas Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat menyambangi redaksi Rakyat Merdeka di gedung Graha Pena, Jalan Kebayoran Lama, Jakarta petang ini.

Selain Fadli, juga turut hadir Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

Fadli Zon: Komisioner KPK Bukan Malaikat

KONFRONTASI - Terkait permintaan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja agar komioner lembaga antirasuah itu diberi hak kekebalan hukum, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menegaskan semua warga negara memiliki kesamaan di depan hukum, termasuk pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tidak bisa. Semua berkesamaan di depan hukum," ujar Fadli saat ditemui di gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).

Fadli menilai, KPK sebagai lembaga akan sulit dilemahkan karena keberadaaanya dijamin UU. Sementara sebagai personal, komisioner KPK bisa lemah dan diganti.

Fadli Zon Kutuk Serangan pada Charlie Hebdo, Sekaligus Minta Negara-negara Barat Introspeksi

KONFRONTASI-Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengutuk keras tindakan brutal yang dilakukan tiga orang yang menyerang kantor Charlie Hebdo di Paris yang menewaskan sejumlah orang. Tindakan brutal tersebut bukan saja merusak nama baik Islam, melainkan juga merusak nilai-nilai kemanusian.

Namun di sisi lain, lanjut Fadli, negara-negara Barat yang menjunjung tinggi kebebasan tanpa batas itu untuk juga introspeksi. Negara-negara Barat harus sadar bahwa tidak ada kebebasan yang tanpa batas.

Janji Jokowi Bangun 50 Ribu Puskesmas Ditagih Fadli Zon

KONFRONTASI-Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menagih janji Presiden Joko Widodo ketika kampanye Pilpres yang lalu. Fadli seakan-akan mengingatkan Presiden Jokowi soal janjinya membangun 50 ribu puskesmas.

Ia mengatakan hal tersebut melalui akun twitternya, @fadlizon. Ia menyatakan hingga saat ini tak melihat langkah Jokowi untuk membangun puskesmas.

Padahal seharusnya dalam sehari, Pemerintahan Jokowi membangun 27 puskesmas. "Waktu kampanye @jokowi_do2 janji bangun 50.000 puskesmas. Artinya 1 Hari 27 puskesmas. Smp sskrg sdh hampir 3 bln, sdh blm kelihatan tanda2,"

Pages