Facebook

Facebook Butuh 1.200 Karayawan Baru, Siapa Berminat?

Konfrontasi-Raksasa jejaring sosial Facebook saat ini tengah membutuhkan hampir 1.200 karyawan baru seiring pertumbuhan perusahaan belakangan ini. Dilaporkan, pertumbuhan karyawan Facebook bakal mencapai 14 persen. Saat ini saja jumlah karyawan Facebook seluruh dunia mencapai 8.348 karyawan dalam semua posisi.

"Kami adalah perusahaan dipimpin oleh CEO yang ambisius. Pengguna dan bisnis kami tumbuh, dan kami ingin mendukung perkembangan itu," jelas Kepala Operasi Facebook, Sheryl Sandberg, dilansir Reuters, Selasa 20 Januari 2015.

Hadirkan Layanan Video Streaming, Facebook Gandeng QuickFire

KONFRONTASI-Facebook pun menggandeng QuickFire Network untuk menghadirkan layanan video streaming bagi para penggunanya.

QuickFire Network merupakan sebuah perusahaan rintisan (start up) yang bergerak di bidang pemrosesan dan pemrograman (trans-coding) video di internet. Perusahaan itu berbasis di San Diego, California, Amerika Serikat.

Facebook Akuisisi Wit.ai

KONFRONTASI-Facebook mengakuisisi perusahaan pembuat teknologi pengenalan suara untuk perangkat yang dapat dipakai (wearable devices) dan peralatan Internet- terhubung, yang menandakan ambisinya untuk memperluas jangkauan di luar komputer dan smartphone.

Tak Terbukti Bersalah, Pengadilan Bebaskan Terdakwa Kasus Pencemaran Nama Baik di Facebook

KONFRONTASI-Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, memvonis bebas Ervani Emy Handayani, terdakwa perkara pencemaran nama baik terkait status atau tulisannya di media sosial Facebook.

"Menyatakan terdakwa Ervani Emy Handayani tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan," kata Ketua Majelis Hakim, Sulistyo M Dwi Putro di PN Bantul, Senin.

Facebook dan Twitter Dituding Ikut Dukung Islamophobia

KONFRONTASI-Raksasa jejaring sosial, Facebook dan Twitter, dituding mendukung kebencian terhadap Islam. Pasalnya, kedua jejaring sosial tersebut membiarkan para pengguna Facebook dan Twitter mengunggah status dan foto-foto yang menggambarkan Islamophobia. Akun yang melecehkan Islam pun tak kunjung ditutup meski ada pengaduan kepada kedua perusahaan raksasa ini.

Terkait "Year in Review", Facebook Minta Maaf

Konfrontasi - Fitur akhir tahun baru Facebook tidak berjalan semulus yang direncanakan, situs jejaring sosial tersebut meminta maaf setelah seseorang mengeluh bahwa aplikasi yang secara otomatis mem-posting "Year in Review" tersebut membawa kenangan buruk.

Aplikasi tersebut mengkompilasi foto pengguna selama tahun 2014 dan menambahkan judul, "It's been a great year! Thanks for being a part of it." (Ini merupakan tahun yang hebat! Terima kasih telah menjadi bagian darinya.)

SBY: Presiden Indonesia Harus Bisa Terbang di Wilayah Indonesia

Konfrontasi - Pembelian sebuah pesawat kepresidenan jenis Boeing Bussiness Jet2 yang baru dibeli beberapa waktu lalu, yang sedianya dibeli untuk mempermudah kerja presiden dalam lawatannya ke sejumlah wilayah. Membuat mantan presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedikit mencurahkan hatinya terkait besarnya peran yang ia lakoni untuk mendapatkan pesawat tersebut.

Di laman Facebook-nya, Jumat 26 Desember 2014, ia menepis anggapan beberapa pihak yang menyebut jika pesawat presiden hanya bersifat pemborosan.

Facebook must face lawsuit over scanning of users' Messages

(Reuters) - Facebook Inc must face a class action lawsuit accusing it of violating its users' privacy by scanning the content of messages they send to other users for advertising purposes, a U.S. judge has ruled.

U.S. District Judge Phyllis Hamilton in Oakland, California, on Tuesday dismissed some state-law claims against the social media company but largely denied Facebook's bid to dismiss the lawsuit.

Perang Dingin Facebook Lawan Belanda Dimulai

Konfrontasi - Satu lembaga pengawas Internet yang berafiliasi kepada pemerintah Belanda menyatakan tengah menyelidiki perubahan kebijakan privasi yang dilakukan Facebook yang disebut AFP sebagai bentuk perang otoritas Belanda dalam melawan penggunaan data personal online untuk tujuan komersial atau iklan.

Pernyataan ini hanya sehari setelah Badan Perlindungan Data (DPA) yang berpusat di Den Haag memperingatkan Google bahwa mesin pencari ini telah melanggara hukum perlindungan data dengan menggunakan data pribadi pengguna sebagai sasaran iklan.

Facebook Tinggalkan Bing dan Microsoft

Konfrontasi - Facebook menarik aplikasi Bing dari mesin pencari Microsoft. Facebook diyakini akan memakai mesinnya sendiri untuk mempermudah pengguna mencari komentar dan informasi posting lainnya.

Keputusan tersebut mungkin mencerminkan pentingnya peningkatan dalam situs teknologi mesin pencarian bagi Facebook yang selama ini didominasi oleh Google.

Pages