Facebook

Lagi, Bareskrim Ciduk 4 Penyebar Hoax Lewat Facebook

Konfrontasi - Empat penyebar hoax (berita bohong) di media sosial ditangkap Bareskrim Polri. Keempatnya ditangkap di kawasan Jakarta dan Cikarang. 

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima detikcom dari Bareskrim Polri, Jumat (2/11/2018), empat penyebar hoax itu terdiri dari 3 laki-laki dan 1 perempuan. Penangkapan dilakukan pada 1-2 November 2018. 

Facebook Larang Perusahaan Ini Pasang Iklan

KONFRONTASI-Jesse Leimgruber adalah salah satu pendiri Bloom, perusahaan rintisan (startup) yang menyediakan teknologi untuk membantu orang-orang tetap mengontrol data pribadi mereka saat mereka masuk ke berbagai layanan dan aplikasi online.

Dia dan timnya melakukan apa yang dilakukan oleh banyak perusahaan rintisan untuk mempercepat pertumbuhan: beriklan di Facebook.

Skandal Cambridge Analytica Berbuntut Denda Rp9,8 Miliar bagi Facebook

KONFRONTASI-Gara-gara skandal Cambridge Analytica, Facebook diganjar dengan denda maksimal oleh pengawas privasi Inggris.

Kantor Komisioner Informasi (ICO) Inggris mengenakan denda 500.000 poundsterling (Rp 9,7 miliar), hukuman tertinggi yang bisa diberikan untuk kasus kebocoran data.

ICO pada bulan Juli berkata pihaknya bermaksud menaikkan denda terhadap Facebook setelah Cambridge Analytica mengeksploitasi data 87 juta pengguna yang dikumpulkan oleh pengembang Dr Aleksandr Kogan.

Asyik, Facebook Tambahkan Fitur Lip Sync Live

KONFRONTASI-Facebook pada Rabu (24/10) waktu setempat meluncurkan fitur baru berupa musik latar untuk konten yang diunggah ke platform jejaring sosial tersebut.

“Kadang-kadang sulit untuk menemukan kata yang pas untuk menggambarkan mood, perasaan atau kepribadian. Mulai hari ini, kami mengumumkan cara baru untuk mengekspresikan diri lewat musik di Facebook. Kami meluncurkan musik di Facebook Stories, menambah Lip Sync Live dan segera akan menambah lagu ke Profil,” kata Facebook di blog resmi mereka.

Urusan Belanja, Instagram Lebih Pengaruhi Keputusan Ketimbang Facebook

KONFRONTASI-Media sosial tidak hanya dimanfaatkan untuk memamerkan aktivitas sehari-hari atau hobi, tapi, juga digunakan oleh warganet untuk melihat-lihat barang idaman sebelum akhirnya membeli.

Industry Lead Digital natives Facebook, Arjun Sarwal, saat peluncuran festival belanja online Shopee 11.11 Big Sale, mengemukakan hal yang menarik tentang salah satu platform media sosial mereka, konten di Instagram berpengaruh kepada pembelian produk.

“Instagram lebih pengaruh ke keputusan membeli dibandingkan Facebook,” kata Sarwal kepada media.

Jutaan Data Pengguna Dicuri, Facebook Terancam Denda Rp24.776 Triliun

KONFRONTASI-Komisi Perlindungan Data Irlandia (Irish Data Protection Commission) memprediksi ada 3 juta data pengguna Facebook di Eropa yang dicuri para hacker dalam kasus peretasan yang terjadi pada September 2018.

Kasus pelanggaran keamanan ini akan menjadi ujian besar pertama Facebook terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Umum (GDPR) Eropa baru yang membuat media sosial ini bisa dijatuhi hukuman yang berat.

Pihak Facebook Revisi Jumlah Akun yang Terdampak Peretasan Menjadi 29 Juta Akun

KONFRONTASI -  Facebook Inc merevisi jumlah akun yang diretas pada akhir bulan lalu menjadi 29 juta akun, dari sebelumnya 50 juta akun.
 
Reuters melansir Sabtu (13/10/2018), para peretas mengambil detail profil para pengguna media sosial itu seperti tanggal lahir, pekerjaan, latar belakang pendidikan, agama, tipe gawai yang digunakan, laman resmi yang diikuti, data pencarian terakhir, dan check-in lokasi dari 14 juta akun.
 
Sementara itu, peretasan atas 15 juta akun lainnya terbatas di nama dan detail kontak pengguna. 

Nah Lho, Pembuat Grup LGBT di Facebook Diburu Polisi

KONFRONTASI-Kepolisian Resor Garut terus mencari pembuat akun grup media sosial Facebook kelompok penyuka sesama jenis pria atau "gay" karena telah menimbulkan keresahan masyarakat di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Kita dalami, cari siapa yang membuatnya sampai nantinya berhasil kita tangkap agar masyarakat tidak resah," kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Garut, Kamis.

Ia menuturkan, kepolisian sudah mendapatkan informasi tentang adanya grup "gay" yang tergabung dalam media sosial Facebook wilayah Garut.

Pages